• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Maknai Hari Pahlawan, Penjahit Ini Bagikan Keahlian ke Warga Sekitar

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 10 November 2021 - 12:21
in Ekonomi
bri
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peringatan 10 November menjadi momentum untuk menggelorakan semangat jiwa nasionalisme dan kecintaan pada Tanah Air. Pahlawan di masa sekarang berarti mereka yang berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa, seperti kemiskinan, masalah sosial dan bencana alam hingga pandemi Covid-19.

Adalah Christiana Kayat, perempuan yang berprofesi sebagai penjahit dari Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mampu mendirikan dan memiliki Lembaga Pelatihan Kursus (LPK) jahit.

BacaJuga:

Kejar Target Cofiring RUPTL, PLN EPI Dorong Ekonomi Kerakyatan Lewat BIODES

Pertamina Drilling Dorong Kemandirian Warga Klamono lewat Air Bersih dan Budidaya Ikan

PDC Perluas Implementasi CMS ISO 37301 ke Seluruh Fungsi Perusahaan

Mengusung nama LPK Christin Mekeng, perempuan berusia 43 tahun ini menebarkan ilmu dan keahlian jahit bagi warga di sekitar daerahnya, sehingga menebarkan jiwa kewirausahaan, menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Dengan semangat itu, Christiana membantu masyarakat meningkatkan taraf kesejahteraan, merdeka dari kemiskinan.

Baca Juga : Berdayakan Pelaku UMKM, Rumah BUMN BRI di Sumbar Antar Rendang Tembus Pasar Ekspor

Awal mulanya, Christiana yang mengaku berasal dari keluarga tidak mampu ini merintis usaha dari nol. Dengan segala keterbatasan, usai lulus Sekolah Menengah Kesejahteraan Keluarga (SMKK) jurusan tata busana di Jawa Tengah, Christiana memutuskan untuk kembali ke kampung halaman di Maumere.

Kepindahannya ke Maumere membuka jalan bagi Christiana untuk berwirausaha. Dia melihat di wilayah ini banyak yang membutuhkan jasa menjahit, tetapi di sisi lain jasa jahit masih minim. Warga setempat yang sering menggelar pesta kerap membutuhkan baju baru. Di sinilah terbuka peluang bagi Christiana.

Kala itu, tepatnya tahun 1998, Christiana memberanikan diri bekerja sambilan menerima pesanan jahitan pribadi, kendati ia sebenarnya masih bekerja di salah satu butik. Melihat potensi yang ada, tahun 2000 dia memutuskan untuk keluar dari tempatnya bekerja, mulai benar-benar berjuang sendiri membangun usaha.

Tak diduga, pelanggan pertama jasa jahitnya berasal dari karyawan BRI. Bermodalkan satu mesin jahit tua milik sang mertua, dengan tekun dia memenuhi pesanan tersebut.

“Pesanan kian bertambah. Tahun 2001 saya mencari tenaga kerja tambahan, tetapi cari tenaga kerja susah, apalagi mindset generasi muda Flores kebanyakan itu selesai kuliah harus PNS, jiwa wirausaha sangat kurang,” ujarnya.

Baca Juga : BRI Tutup Penjualan ORI020 Lampaui Target dan Optimistis ST008 Semakin Laris

Sulitnya menjaring tenaga kerja membuat Christiana berpikir untuk mulai mengajar, berbekal kemampuan dan ilmu yang dimilikinya. Baru pada 2015, dia memutuskan untuk membuka LPK jahit. Awalnya dari 10 orang yang mendaftar kursus, kemudian bertambah hingga kini menjadi 25 orang. Dia pun dibantu 1 orang asisten dalam memberikan pelatihan.

Bicara biaya kursus di LKP menjahitnya, Christiana mengenakan biaya pelatihan Rp 3,5 juta untuk 100 kali pertemuan dengan 7 kompetensi yang diajarkan. Kompetensi yang diajarkan dipastikan sudah pada level yang cukup tinggi.

Berkat usahanya tersebut, Christiana mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana S1 hingga Strata dua (S2), membiayai kebutuhan anak dan keluarga sehari-hari, serta kontrak tanah.

Dukungan BRI

Semenjak membuka lembaga pelatihan, Christiana sudah tidak menerima jasa menjahit. Namun, fokus mengajar saja, dan membantu anak didik mendapatkan pesanan jahit menjahit. Tujuannya untuk terus mengasah keterampilan mereka, membangun jiwa kewirausahaan demi taraf hidup yang lebih baik.

Jalan usaha Christiana kian lancar. Dia mengaku mendapatkan bantuan berupa 16 unit mesin jahit industri senilai Rp 104 juta dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Cabang Maumere.

Dia tidak pernah menyangka akan mendapatkan bantuan CSR dari BRI. Kaget pertama kali dihubungi BRI, dan sempat menolak tawaran bantuan tersebut. Namun dua minggu setelahnya, tepatnya Agustus 2021, BRI menyalurkan CSR bantuan untuk membeli 16 unit mesin jahit, termasuk mesin bordir komputer.

“Saya belum punya pikiran saya akan dapat bantuan CSR, tidak terbersit dalam kepala saya. Yang terbersit mereka mau menawarkan dana KUR untuk penambahan modal, saya pikir hutang saja belum selesai, jujur saya sempat tolak,” ungkapnya.

Terpisah, Pemimpin Cabang BRI Maumere, Nurdin mengungkapkan bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap UMKM khusus kepada pengusaha wanita. “Kami di BRI mempunyai program khusus yang didedikasikan untuk para wanita bisnis yang berdampak pada masyarakat luas. Kami berharap adanya peralatan ini lebih meningkatkan keterampilan dan kelancaran memproduksi berbagai produk yang nantinya bisa mempunyai nilai jual yang lebih,” ungkap Nurdin.

Dia juga berharap bantuan dari BRI bisa dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin dan dapat digunakan lebih lama dan lebih banyak yang menikmati. “Dan tentu saja lebih banyak output yang bisa dilahirkan dari LPK ini dan kelak bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat,” tambahnya.

Ke depan, Christiana berharap BRI bisa memberikan bantuan dalam bentuk pelatihan dan menyalurkan bantuan berupa mesin untuk pembuatan sandal dan tas kulit. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas pelatihan di LPK miliknya.

Daya juang dan kegigihan Christiana untuk menebarkan kewirausahaan, meningkatkan ilmu dan keterampilan serta kesejahteraan warga di daerahnya, menjadi bukti konkret semangat membangun negeri, pahlawan masa kini. Dia adalah pahlawan bagi masyarakat daerahnya. (adv)

 

Tags: Banjir Kota batuBantuan Tanggap BencanabriBRIPeduliCSR BRIhari pahlawan

Berita Terkait.

epi
Ekonomi

Kejar Target Cofiring RUPTL, PLN EPI Dorong Ekonomi Kerakyatan Lewat BIODES

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:07
driling
Ekonomi

Pertamina Drilling Dorong Kemandirian Warga Klamono lewat Air Bersih dan Budidaya Ikan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:31
pdc
Ekonomi

PDC Perluas Implementasi CMS ISO 37301 ke Seluruh Fungsi Perusahaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:11
bca
Ekonomi

Inklusi Keuangan untuk Semua, BCA Syariah Buka JWC 2026 dan Luruskan Miskonsepsi Bank Syariah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:40
np
Ekonomi

PLN NP Ungkap Kunci Kemitraan Global: Kepercayaan, Komunikasi dan Tata Kelola

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:29
donor
Ekonomi

HUT ke-45, PDC Kumpulkan 100 Kantong Darah dari Aksi Kemanusiaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:19

OLAHRAGA

Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan
Olahraga

Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan

Editor Laurens Dami
Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:12

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman meminta skuad Garuda memberikan penghormatan bagi para korban tragedi Stadion Kanjuruhan saat berhadapan...

SelengkapnyaDetails
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Optimistis Tatap Laga Penentu, John Herdman: Takdir Ada di Tangan Kita Sendiri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:17
Suara Pelanggan Jadi Inspirasi JAECOO J5 EV Genuine Body Kit

Indonesia-Malaysia Main Bareng, Ini Skenario Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:35
john

Jelang Lawan Bangladesh, Herdman Menagih Janji Takdir Garuda di SUGBK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:04
nurisa

Nurisa Dian Ukir Sejarah! Emas Panahan Pertama Indonesia di Asian Games

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:56

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3891 shares
    Share 1556 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3919 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1131 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.