Ekonomi

KemenKopUKM Optimalkan Pendampingan Program KUR

INDOPOSCO.IDKementerian Koperasi dan UKM berupaya mengoptimalkan pendampingan dari program Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para pelaku koperasi dan UMKM agar mereka dapat mengakses dan menaikkan skala usahanya.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya saat memberikan keterangan pers, Jumat (5/11/2021), menyampaikan pihaknya telah merespons berbagai keluhan para pelaku UMKM terkait program KUR.

Sejumlah hal yang banyak dikeluhkan tidak lain adalah soal pendampingan dan syarat agunan yang kerap kali sulit dipenuhi oleh UMKM.

Eddy mengatakan sampai sejauh ini sudah banyak dilakukan sosialisasi pendampingan bagi program KUR sehingga sudah saatnya untuk dioptimalkan. Selain itu, keluhan soal agunan kerap kali tidak terelakkan namun perlu dicari jalan tengahnya lantaran perbankan juga memiliki prinsip kehati-hatian yang tidak bisa dilanggar.

Baca Juga: KemenkopUKM akan Buka Layanan Aduan KUR UMKM

Terkait KUR pada tahun 2021, Pemerintah terus memberikan dukungan akses pembiayaan untuk UMKM melalui program ini dan telah mengeluarkan kebijakan diantaranya target penyaluran KUR menjadi sebesar Rp. 285 Triliun dari target sebelumnya sebesar Rp. 253 Triliun. Selain itu juga memperpanjang pemberian tambahan subsidi bunga KUR sebesar 3% dari Januari s.d Desember 2021 (sehingga suku bunga KUR tahun 2021 menjadi 3%), semua sektor ekonomi UMKM dapat diberikan KUR, dan plafon KUR Tanpa Jaminan ditetapkan sampai dengan Rp 100 Juta.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button