Ekonomi

Dongkrak Bisnis Potasium, RI-Belarus Lakukan Penjajakan

INDOPOSCO.ID – Indonesia dan Belarus menjajaki peluang peningkatan bisnis potasium sebagai bahan baku pupuk majemuk NPK maupun industri lainnya.

“Kami berharap dengan datang ke sini bisa melihat langsung produksi potasium untuk kepastian bahan baku pupuk dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” kata Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel pada kunjungan kerja ke Belarus, Minsk, Minggu (24/10).

Pada Sabtu, 23 Oktober 2021, delegasi Indonesia yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPR RI bidang Koordinasi Industri dan Pembangunan (Korinbang) itu turun ke tambang potasium di kedalaman 575 meter di Soligorsk, milik Belaruskali.

Sejumlah delegasi antara lain Ketua Komisi VII Sugeng Suparwoto, anggota Komisi XI Heri Gunawan, anggota Komisi X Ratih Megasari, serta pejabat dari Kementerian Perdagangan dan Perindustrian, dan Dirit PT Pupuk Kalimantan Timur Rahmad Pribadi ikut menemani melihat pengeboran potasium.

“Potasium menjadi komoditas utama impor kita dari Indonesia, salah satu penggunanya adalah PT Pupuk Kalimantan Timur,” kata Rachmat Gobel.

Dirut PT Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim) Rahmad Pribadi menambahkan setiap tahun Indonesia mengimpor sekitar 3 juta ton potasium yang sebagian besar untuk pupuk.

“Pupuk Indonesia sendiri mengimpor sekitar 600 ribu ton potasium atau 20 persen dari kebutuhan nasional, dari Rusia dan Kanada, di samping Belarus,” ujarnya seperti dikutip Antara, Minggu (24/10/2021).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button