Ekonomi

Rupiah Melemah Seiring Masih Tingginya Volatilitas Pasar

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi melemah seiring masih tingginya volatilitas pasar akibat perubahan kebijakan moneter di Amerika Serikat (AS).

Pada pukul 10.11 WIB, rupiah melemah 15 poin atau 0,1 persen ke posisi Rp14.448 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.433 per dolar AS.

“Pelaku pasar mencermati pernyataan Gubernur The Fed, bahwa kenaikan inflasi AS itu bakal bersifat temporer atau sesaat,” tulis Tim Riset NH Korindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Kamis (24/6), dikutip dari Antara.

Pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell menekankan bahwa ekonomi AS menguat, walaupun masih terdampak pandemi Covid-19.

Pada Rabu (23/6) kemarin, rupiah kembali tertekan. Analis pasar uang Bank Mandiri Rully Arya mengatakan terkoreksinya rupiah secara umum lebih dominan dari faktor eksternal.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button