Ekonomi

Kementerian PUPR Gunakan Teknologi Lapisan Ferosemen untuk Program BSPS

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggunakan teknologi Lapisan ferosemen untuk menguatkan struktur rumah masyarakat yang mendapatkan bantuan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Dengan pemanfaatan teknologi tersebut, rumah yang dibedah melalui Program BSPS diharapkan dapat memenuhi persyaratan layak huni, terutama dari segi keselamatan bangunan, meminimalisir kerusakan bangunan dan keselamatan penghuni terhadap dampak bencana alam yang terjadi.

“Kami akan terus mendorong pelaksanaan Program BSPS di seluruh wilayah Indonesia. Program BSPS selain dapat meningkatkan kualitas rumah masyarakat yang sebelumnya tidak layak huni menjadi layak huni dengan dana stimulant dari pemerintah,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawai di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dia menambahkan, pemerintah terus berupaya meningkatkan jumlah bantuan Program BSPS untuk membantu masyarakat agar dapat memiliki hunian yang layak. Pada 2020 lalu, jumlah dana Program BSPS yang disalurkan kepada masyarakat sebesar Rp17,5 juta sedangkan di tahun 2021 jumlahnya ditingkatkan menjadi Rp20 juta per unit rumah. Dana bantuan Program BSPS sebesar Rp20 juta dapat digunakan penerima bantuan untuk pembelian bahan material bangunan sebesar Rp17,5 juta dan pembayaran upah tukang sebesar Rp2,5 juta.

“Kami juga terus melakukan inovasi agar rumah masyarakat yang dibedah bisa kuat secara struktur bangunan dan layak dengan menggunakan berbagai teknologi yang ada seperti lapisan ferosemen,” ujarnya.

Indoposco
Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (Pupr) Menggunakan Teknologi Lapisan Ferosemen Untuk Menguatkan Struktur Rumah Masyarakat Yang Mendapatkan Bantuan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (Bsps)

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button