• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Bea Cukai Sulbagsel Yakinkan Perusahaan Gunakan Fasilitas Kawasan Berikat

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 23 Februari 2021 - 17:23
in Ekonomi
Seorang petugas Bea Cukai memeriksa di pos. Foto: Bea Cukai

Seorang petugas Bea Cukai memeriksa di pos. Foto: Bea Cukai

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tim fasilitas Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) kian gencar melaksanakan fungsi instansi sebagai industrial assistance. Salah satunya ialah dengan melaksanakan asistensi kepada perusahaan/eksportir untuk memanfaatkan fasilitas ekspor yang telah disediakan pemerintah seperti kawasan berikat.

Seksi Fasilitas dan Perijinan II Kanwil Bea Cukai Sulbagsel, Nasruddin mengatakan, pihaknya telah mengasistensi PT Ocean Champ Seafood (OCS) sejak Januari 2021 untuk dapat memenuhi persyaratan fisik dan administrasi sebelum mendapatkan fasilitas kawasan berikat, seperti yang disyaratkan PMK 131 mengenai Kawasan Berikat dan Pedirjen 19 tahun 2018.

BacaJuga:

Dukung Pembatasan Alih Fungsi Sawah oleh Kementerian ATR/BPN, Komisi II: Demi Ketahanan Pangan

Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor

Kolaborasi BTN dan Indosat Buka Jalan Baru Layanan Keuangan Digital Berbasis Ekosistem

“Fasilitas ini merupakan bentuk kemudahan bagi perusahaan untuk menimbun barang impor atau barang yang berasal dari tempat lain dalam daerah pabean guna diolah atau digabungkan. Hasilnya terutama untuk di ekspor dan perusahaan dalam hal ini dapat menimbun, mengolah, memamerkan, dan atau menyediakan barang untuk dijual dengan mendapatkan penangguhan bea masuk, efisiensi waktu, biaya, dan membantu pemerintah dalam mengembankan industri yang bisa menambah lapangan pekerjaan dan mengurangi tingkat pengangguran serta menambah devisa negara,” ujar Nasruddin dalam keteragannya, pada Selasa (23/2/2021).

Menurutnya, pemberian fasilitas ini sejalan dengan program pemerintah yang tengah mendorong ekspor, memangkas berbagai regulasi, serta menawarkan berbagai kemudahan kepada para stakeholders untuk mendorong ekspor.

“Kami berharap dengan pemberian fasilitas ini dapat dimanfaat sebaik-baiknya oleh perusahaan dan berkesinambungan dalam meningkatkan kepatuhan serta bersama sama berkomunikasi merumuskan sinergi yang tepat guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” jelas dia.

Ia juga berharap dengan adanya asistensi tersebut dapat memberikan gambaran yang lebih jelas dan menambah pengetahuan bagi peserta diskusi.

“Kami pun berharap dapat lebih komprehensif dalam mendampingi perusahaan terkait pengajuan pemanfaatan fasilitas kawasan berikat yang dimiliki oleh Bea Cukai. Dengan meningkatnya pengetahuan, tentunya ini akan mempersingkat waktu tempuh penelitian dan pengajuan, sehingga tujuan untuk mewujudkan visi dan misi Bea Cukai dalam meningkatkan perekonomian Indonesia melalui pemberian fasilitas dari Bea Cukai juga tetap terus terjaga dan pemulihan ekonomi nasional dapat disegerakan sehingga Indonesia maju akan terwujud,” pungkas Nasruddin. (ipo)

Tags: Bea Cukaikawasan berikat

Berita Terkait.

Dukung Pembatasan Alih Fungsi Sawah oleh Kementerian ATR/BPN, Komisi II: Demi Ketahanan Pangan
Ekonomi

Dukung Pembatasan Alih Fungsi Sawah oleh Kementerian ATR/BPN, Komisi II: Demi Ketahanan Pangan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:05
Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor
Ekonomi

Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor

Sabtu, 18 April 2026 - 19:43
Kolaborasi BTN dan Indosat Buka Jalan Baru Layanan Keuangan Digital Berbasis Ekosistem
Ekonomi

Kolaborasi BTN dan Indosat Buka Jalan Baru Layanan Keuangan Digital Berbasis Ekosistem

Sabtu, 18 April 2026 - 18:16
Nixon LP Napitupulu
Ekonomi

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Sabtu, 18 April 2026 - 15:25
miinuman
Ekonomi

Realisasi Cukai Minuman Berpemanis, YLKI Kritik Kebijakan Nutri Level Kemenkes

Sabtu, 18 April 2026 - 10:40
bumd
Ekonomi

BUMD Leaders Forum 2026: Sinergi Pembiayaan hingga Aset untuk Jakarta yang Tangguh

Sabtu, 18 April 2026 - 09:09

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.