Disway

1938 2022

INDOPOSCO.ID – Presiden dilarang meninggalkan Ibu Kota Ukraina, Kiev. Tiga hari lalu. Perang bisa meledak setiap saat. Tapi, Volodymyr Zelenskyy tetap pergi ke Muenchen, Jerman.”Pasti di antara kita ada yang berbohong,” ujarnya di depan forum Dewan Keamanan Eropa.

Hari itu semua Menteri Pertahanan Eropa hadir. Demikian juga Kamala Harris, wakil presiden Amerika Serikat (AS). Mereka membahas krisis Ukraina. Yang terancam diserang Rusia setiap saat.

Zelenskyy lagi sangat kesal. Dan itu bukan hanya akting seperti saat ia lagi melawak sebelum jadi presiden. ”Kami ingin damai. Rusia ingin damai. USA ingin damai. Eropa ingin damai. Tapi, ancaman perang begini nyata. Berarti, di antara kita ada yang berbohong,” tandasnya.

Berita Terkait

Maunya Zelenskyy: langsung saja Ukraina diterima sebagai anggota NATO (North Atlantic Treaty Organization) atau Pakta Pertahanan Atlantik Utara. Dengan demikian, menjadi kewajiban seluruh anggota NATO untuk melindungi Ukraina. Serangan terhadap salah satu anggota NATO memang berarti serangan kepada seluruh anggota NATO.

Tapi, pertemuan di Muenchen itu masih juga mbulet. Ancaman Rusia begitu nyata: ratusan ribu tentara Rusia dikerahkan ke perbatasan. Demikian juga tank dan senjata berat. Begitu Ukraina diterima sebagai anggota NATO, pasti pecah perang besar. Itu dianggap pernyataan perang terhadap Rusia.

Awalnya 1991: seiring dengan runtuhnya Uni Soviet. Referendum diadakan di Ukrainna. Hasilnya: lebih 80 persen mendukung pemisahan diri dari Uni Soviet. Termasuk dua wilayah Ukraina yang paling timur: Donetsk dan Luhansk. Dua wilayah itu disebut sebagai kawasan Donbas. Itu singkatan dari Donetsk Basin.

Rusia tidak mempermasalahkan pemisahan diri itu. Asalkan tidak menjadi anggota NATO. Yang membuat Rusia keberatan: Soviet dulu membangun terlalu banyak senjata nuklir di daratan Ukraina. Keseimbangan kepemilikan senjata nuklir akan berubah. Nuklir yang dibangun Soviet itu bisa menjadi seperti ”senjata makan tuan”.

Tapi, kecenderungan Ukraina berkiblat ke Eropa tidak bisa dibendung. Bahkan kian menjadi-jadi. Orientasi ke Eropa itu juga di bidang ekonomi. Keinginan untuk menjadi anggota Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) membuat sistem perekonomian Ukraina juga berubah. Menjadi lebih liberal. Sistem subsidi harus dihapus. Harga-harga naik. Di daerah-daerah industri terjadi efisiensi. Daerah seperti Donetsk dan Luhansk pun menderita.

Dua daerah itu sebenarnya tidak miskin. Itu daerah penghasil batu bara sejak 1700-an. Ekspor batu bara terbesar Ukraina dari sana: 30 persen. Tidak heran kalau industri-industri besar dibangun di Donbas. Termasuk industri dasar. Seperti pabrik baja, kendaraan tempur, alat-alat berat, dan rel kereta api. Sebagai gudang energi, Donbas berkembang menjadi daerah industri.

Tapi, selama dua tahun menjadi bagian dari Ukraina, nasib Donbas kian melorot. Maka, hanya dua tahun setelah referendum, mereka menuntut otonomi daerah. Alasannya: mereka mampu mandiri secara ekonomi. Penduduk mereka kurang dari 5 juta jiwa. Separuh di antaranya berkebangsaan Rusia, berbahasa Rusia.

Penentangan pada pemerintah pusat kian kuat. Gerakan separatis mulai melakukan perlawanan. Terjadilah perang lokal pada 2014. Lalu, atas turun tangannya banyak negara, mereka berdamai pada 2015. Itulah perdamaian Minsk –ditandatangani di Ibu Kota Belarus, tetangga utara Ukraina.

Belarus dulu juga bagian dari Uni Soviet. Lalu merdeka, seperti Ukraina. Hanya, Belarus tidak punya niat menjadi bagian dari NATO. Sebenarnya Zelenskyy was-was juga datang ke Muenchen. Di kota itu, Eropa pernah membuat kesepakatan 1938. Isinya: sebagian wilayah Cekoslovakia disetujui diambil Jerman. Toh, wilayah itu memang berbahasa Jerman.

Ia khawatir di pertemuan Muenchen 2022 ini akan terjadi kesepakatan serupa: Eropa menyetujui Donbas diambil alih Rusia. Tidak ada kesepakatan seperti itu di Muenchen 2022. Tapi, di hari terakhir pertemuan, ada perkembangan baru di Moskow: Rusia secara resmi mengakui dua wilayah itu menjadi negara merdeka. Rusia juga akan mendukung penuh bila ada serangan dari Ukraina maupun sekutu barunya.

Eropa pun kaget –hanya kaget. Amerika Serikat ikut kaget –hanya ikut. Setelah menunjukkan rasa kaget ala kadarnya, Jerman membuat pernyataan: tetap meneruskan kerja sama ekonomi dengan Rusia. Demikian juga Prancis.

Peristiwa Pulau Krimea terulang di Donbas. Bahkan, jangan-jangan juga tidak perlu terjadi perang. Maka, sejak kemarin Donbas tidak mau lagi kirim batu bara ke Ukraina. Kalau Rusia juga menyetop pasokan gasnya, Ukraina bisa menderita.

Jerman mulai juga bergantung pada gas alam dari Rusia. Lewat Nord Stream 1 dan 2. Yakni, empat pipa bawah laut sepanjang hampir 1.300 km dari daratan Rusia langsung ke daratan Jerman –tanpa lewat Ukraina lagi. Maka, menarik kita tunggu: apa yang akan terjadi besok. Atau lusa. Atau kapan-kapan. (*)

Anda bisa menanggapi tulisan Dahlan Iskan dengan berkomentar http://disway.id/. Setiap hari Dahlan Iskan akan memilih langsung komentar terbaik untuk ditampilkan di Disway.

Komentar Pilihan Dahlan Iskan di Tulisan Berjudul Besek Wadas

Liam

Richest Journalists In The World James Daniel May – $15 Million USD. … Jackie Guerrido – $10 Million USD. … Jon Ronson – $5 Million USD. … Kenny Mayne – $5 Million USD. … Carrie Bickmore – $5 Million USD. Lisa Joyner – $4 Million USD. Chris Rose – $3 Million USD. Ian Halperin – $2 Million USD. Kayaknya harus di revisi itu daftar nya ya

Hardiyanto Prasetiyo

Disamping Besek Wadas ini tulisan mahal, ternyata terselip didalamnya filosofi Genba-Genchi-Genbutsu ala Toyota. Genba Genchi Genbutsu punya makna sebuah kebiasaan untuk terjun ke lapangan dan melihat atau mengecek sendiri segala hal yg terjadi. Informasi yg didapat pun terpercaya meskipun harus spend sejuta dan dapat pula pohon Durian Wadas sebagai penanda pada anak cucu klo pernah hadir di sana.

I WAN

Abah piyan ini behitungan bujur…. bejalan ke wadas duit bensin 1 juta…. tpi piyan buliknya dapat 4 biji durian….

Thisway291285 Thiss

Bensin 1 juta itu apa bah? Pertalite? pertamax? Pertamax Turbo? Dexlite? Coba aja ke spbu bilang masuk isi bensin 1 juta pasti bingung petugasnya

Najih Ae

Bagaimana Pembacaan Puisi Abah, kasih Skor dong 1-10 Saya kasih 7 , masih kurang penghayatan , ngapunten Bah

CuNur Yani

Membaca artikel Besek Wadas ini banyak bersyukurnya; 1. Alhamdulillah, pak DI bisa investigasi langsung ke Wadas. 2. Alhamdulillah, ada pemuda-pemuda yang peduli dengan ilmunya mendampingi masyarakat Wadas. 3. Alhamdulillah, kalau ada kyai wafat segera ada penggantinya. 4. Alhamdulillah, desa Wadas memang ingin lestari dengan air, tanah, udaranya. Bahkan samuderanya, padahal jauh letaknya. Komitmen cinta NKRI. 5. Alhamdulillah, ada produksi besek yang dikerjakan para ibu dgn memanfaatkan SDA yang ada. 6. Alhamdulillah, penduduk Wadas inovatif punya durian tanpa biji, yang pak DI belum tahu sebagai penikmat durian, masa sihhh. 7. Alhamdulillah, Bu DI bisa menyertai tour kali ini. Semoga sehat selalu Bu. 8. Alhamdulillah, Bu DI sangat cekatan menyelipkan (mungkin uang) ke saku pemilik bibit durian. 9. Alhamdulillah, mobil Tesla nya tidak diajak. 10. Alhamdulillah, pak DI sebagai “sesuatu” masih mengeluhkan uang bensin 1 jt, sama seperti saya yang selalu mengeluh dan menghitung pengeluaran bensin, yang bukan sesuatu. 11. Alhamdulillah, saya masih bisa memberikan komentar dan membaca beberapa komentar pemirsa Disway. #Alhamdulillah…

Aryo Mbediun

Sebagus-bagusnya pring petung, tidak ada yg bisa dipakai u bikin kue putu. Pasti pake bambu apus. Hahahaha

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button