INDOPOSCO.ID – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait menekankan pentingnya menjaga kualitas material dalam pelaksanaan Gerakan Gentengisasi di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Program itu diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas hunian masyarakat melalui pemanfaatan genteng produksi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi persiapan gentengisasi bersama pemerintah daerah di Jakarta, Selasa (13/10/2026). Rapat membahas kesiapan pelaksanaan kegiatan, kapasitas produksi, pemenuhan standar kualitas, jadwal peluncuran, serta mekanisme distribusi genteng untuk mendukung Program Bedah Rumah.
Ara sapaan karib Maruarar menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM perlu berjalan seiring dengan peningkatan mutu produk. Seluruh genteng yang digunakan harus memenuhi standar kualitas yang ditetapkan agar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
“Sekaligus mendorong pengrajin dan pelaku usaha lokal untuk terus meningkatkan kapasitas produksinya,” kata Ara di Jakarta dikutip Rabu (14/10/2026).
Selain itu, seluruh tahapan pelaksanaan gentengisasi harus dilakukan secara terukur, didukung data yang dapat dipertanggungjawabkan, serta memperhatikan kesiapan produksi dan ketepatan sasaran penerima manfaat.
Dalam rapat tersebut, Ara memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Majalengka atas kesiapan pelaksanaan gentengisasi yang dijadwalkan berlangsung pada 8 November 2026.
Jawa Barat menyampaikan kesiapan sebanyak 2,4 juta keping genteng atau setara dengan 600 truk. “Sebanyak 34 UMKM genteng telah memiliki sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI), sementara 11 UMKM telah lolos uji mekanis,” ujar Ara. Harga genteng melalui koperasi tercatat sebesar Rp2.500 per keping.
Sementara itu, Jawa Tengah menyampaikan kesiapan sebanyak 1 juta keping genteng bersertifikat keandalan untuk kegiatan gentengisasi yang dijadwalkan pada 4 Desember 2026 di Kabupaten Kebumen. Persiapan tersebut telah dikoordinasikan dan disepakati bersama Gubernur Jawa Tengah.
Untuk Jawa Timur, persiapan gentengisasi diarahkan pada penyediaan sebanyak 800 ribu keping genteng dengan pemenuhan persyaratan sertifikasi keandalan. Kabupaten Trenggalek menjadi lokasi yang dipersiapkan untuk pelaksanaan kegiatan, sementara jadwal peluncuran masih dalam tahap koordinasi. (dan)

















