INDOPOSCO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau gedung integrasi SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 Jakarta di Jalan Raya Bogor, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (12/10/2026).
Gedung baru sekolah itu mengusung konsep desain modern bertingkat untuk menyiasati keterbatasan lahan tanpa menggusur area lapangan olahraga. Bangunannya mulai digunakan secara resmi pada Agustus 2026 setelah proses renovasi total rampung.
Menurut Pramono, sekolah tersebut memiliki standar setara sekolah global berkat keterpaduan sistem yang ditunjang oleh fasilitas dan ruang kelas yang memadai.
“Sekolah ini nggak kalah dengan sekolah-sekolah di luar negeri karena terintegrasi dengan baik, mempunyai lift, sarana dan prasarana yang cukup lengkap, ada perpustakaan, ada kantin, dan tentunya ruang tempat belajar mengajar yang representatif,” kata Pramono di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (12/10/2026).
Ia mengemukakan, anggaran yang diperlukan untuk mengintegrasikan tingkat SD dan SMP menelan biaya lebih dari seratus miliar rupiah dan syukurnya sudah terealisasi.
“Untuk melakukan integrasi ini dari SD dan kemudian SMP, biaya yang dibutuhkan adalah Rp101,3 miliar rupiah dan Alhamdulillah sudah dibiayai,” ujar Pramono.
Keberadaan gedung sekolah yang baru itu diharapkan dapat membuat para murid bersekolah dengan lebih baik serta berkembang menjadi lulusan yang berkemampuan tinggi.
“Dengan demikian, saya berharap bahwa anak-anak didik di tempat ini tentunya bisa lebih mudah dan apa yang bisa bersekolah dengan baik dan tentunya menghasilkan anak-anak didik yang lebih berkualitas,” imbuhnya. (dan)
















