• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

6th Palm Biodiesel Conference: Perkuat Transisi dan Kemandirian Energi di Asia Tenggara

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 21 September 2026 - 16:00
in Nasional
diesel

Chairman of Thai Biodiesel Producer Association, Sanin Triyanond, menjelaskan perkembangan mandatori biodiesel di Nusa Dua, Bali, Jumat (18/9/2026). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI) bersama asosiasi biodiesel dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara mengadakan 6th Palm Biodiesel Conference 2026 di Nusa Dua, Bali, yang berlangsung pada 17-18 September 2026. Konferensi ini ini menegaskan peran strategis palm biodiesel sebagai pilar utama ketahanan energi nasional dan transisi menuju nol emisi karbon (net-zero emissions).

Dalam pidato pembukaannya, Wakil Ketua Umum APROBI, Catra Aradea de Thouars menyampaikan bahwa pasar energi global saat ini tengah menghadapi tantangan dalam menjaga kedaulatan energi sembari menekan emisi karbon. Di kawasan Asia Tenggara, pengembangan bahan bakar nabati berbasis sawit dinilai terbukti efektif mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil.

BacaJuga:

Wajib Halal Oktober di Depan Mata, BPJPH Klaim Dukungan dari 80 Negara

DPD RI, BRIN dan ICMI Siap Susun RUU Kecerdasan Artifisial

Kelola Dana Haji Rp184 Triliun, BPKH Utamakan Keamanan

“Di Asia Tenggara, kemajuan kita terlihat nyata. Indonesia mempelopori mandatori pencampuran tinggi melalui transisi dari B40 menuju B50, sementara Malaysia dan Thailand turut memperluas program domestik mereka. Biodiesel sawit bukan lagi sekadar bahan bakar alternatif, melainkan fondasi kemandirian energi dan stabilitas ekonomi,” ujar Catra di Sofitel Bali Nusa Dua, Kamis (17/9/2026).

Catra menambahkan, ekspansi industri kini tidak hanya berfokus pada kendaraan darat, tetapi juga mulai merambah ke pengembangan bioetanol, B100 konsentrasi tinggi, hingga bahan bakar penerbangan berkelanjutan (Sustainable Aviation Fuel/SAF).

Forum yang digagas APROBI bersama Malaysian Biodiesel Association (MBA) dan Thai Biodiesel Producer Association (TBPA) ini juga didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Pancaran Group, dan PT Pertamina Trans Kontinental. Dalam konferensi ini dibahas perkembangan mandatori biodiesel, kesiapan bahan baku, update teknologi, regulasi, kesiapan hingga keberlanjutan bahan baku serta penerapan standar ISPO/RSPO.

Pada kesempatan yang sama, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengonfirmasi bahwa implementasi mandatori B50 akan dilanjutkan pada 2027. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menjelaskan bahwa keberhasilan B50 sangat bergantung pada komitmen pasokan serta kesiapan investasi di lini produksi maupun logistik distribusi (offtaker).

“Target B50 ini ditargetkan juga untuk tahun 2027. Kami ingin memastikan komitmen penyaluran B50 di pasar berjalan tanpa kendala, sehingga dibutuhkan kolaborasi erat dengan seluruh rantai pasok dan pengiriman guna mendorong investasi serta pemenuhan volume,” jelas Eniya dalam keynote speech-nya mewakili Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Sementara itu, Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah, yang memjadi salah satu menjelaskan bahwa skema pendanaan biodiesel menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan mandatori. Sebab, harga biodiesel dan harga solar tidak selalu berada pada tingkat yang sama.

“Peranan BPDP memberikan insentif untuk menutup selisih harga indeks pasar biodiesel dengan harga indeks pasar bahan bakar minyak jenis solar,” jelasnya.

Konsumsi Biodiesel di Malaysia dan Thailand
Tren penggunaan biodiesel di Malaysia berpeluang naik di tahun depan seiring kebutuhan sektor industri dan transportasi. President of Malaysia Biodiesel Association, Tee Lip Teng, menjelaskan bahwa konsumsi biodiesel di Malaysia akan meningkat menjadi 1,4 juta ton di tahun depan.

“Ada kenaikan dari tahun lalu sebesar 1 juta ton menjadi 1,4 juta ton di tahun ini,” ujar Tee Lip di 6th Palm Biodiesel Conference di Nusa Dua, Bali, Jumat (18/9/2026).

Peningkatan sekitar 40%, menurut Tee Lip, didorong oleh penerapan berbagai variasi pencampuran biodiesel (blending) untuk sektor transportasi dan industri. Saat ini, Malaysia menerapkan kebijakan pencampuran biodiesel yang bervariasi mulai dari B7 untuk sektor industri, hingga B10, B12, B15, dan B20 untuk sektor transportasi. (aro)

Tags: 6th Palm Biodiesel Conferenceasia tenggaraenergiPalm Biodiesel Conference

Berita Terkait.

haikal
Nasional

Wajib Halal Oktober di Depan Mata, BPJPH Klaim Dukungan dari 80 Negara

Selasa, 22 September 2026 - 00:30
dpd
Nasional

DPD RI, BRIN dan ICMI Siap Susun RUU Kecerdasan Artifisial

Senin, 21 September 2026 - 23:23
bpkh
Nasional

Kelola Dana Haji Rp184 Triliun, BPKH Utamakan Keamanan

Senin, 21 September 2026 - 22:02
fatwa
Nasional

MUI: Tak Ada Lagi Keraguan, Wajib Halal Oktober 2026 Siap Dilaksanakan

Senin, 21 September 2026 - 21:50
pelajar
Nasional

Densus 88 Dukung Aturan Kemenag Batasi Penggunaan Gawai Siswa, Singgung Kasus SMAN 72

Senin, 21 September 2026 - 21:11
gontor
Nasional

Perjalanan KH Sofwan Manaf Membawa Darunnajah Meraih Penghargaan Satu Abad Gontor

Senin, 21 September 2026 - 19:09

OLAHRAGA

ole
Olahraga

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Editor Dilianto
Senin, 21 September 2026 - 20:12

INDOPOSCO.ID - Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny dan penjaga gawang Maarten Paes sudah berada di Jakarta pada Senin (21/9/2026). Kehadiran...

SelengkapnyaDetails
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5538 shares
    Share 2215 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    887 shares
    Share 355 Tweet 222
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.