• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Potensi 724 MMBOE, Pertamina Siapkan Pengembangan MNK Rokan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 16 September 2026 - 08:25
in Ekonomi
rokan

Foto: Dokumen PHE

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menegaskan komitmennya mengembangkan sumber daya migas nonkonvensional (MNK) di Zona Rokan, Provinsi Riau. Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan Kontrak Bagi Hasil (KBH) MNK Rokan melalui anak usahanya, PT PHE Rokan Nonkonvensional.

Penandatanganan tersebut menjadi tonggak awal pengembangan MNK secara komersial di Indonesia sekaligus bagian dari strategi jangka panjang PHR untuk menjaga keberlanjutan produksi migas di tengah makin matangnya lapangan-lapangan konvensional.

BacaJuga:

24 Mahasiswa Rasakan Langsung Kehidupan Pekerja Migas di Rig Pertamina Drilling

Baja China Banjiri Indonesia, KADI Mulai Usut Impor Galvanis

PLN EPI Bangun Jaringan LNG Nusa Tenggara, 477 MW Pembangkit Disiapkan Tinggalkan BBM

Pengembangan MNK Rokan berawal dari pengeboran Gulamo DET-1 pada 2023, yang kemudian dilanjutkan dengan Kelok DET-1 pada 2024. Kedua kegiatan tersebut merupakan bagian dari studi potensi migas nonkonvensional di struktur North Aman, Wilayah Kerja Rokan.

Berdasarkan hasil pemboran dan pengujian, PHR melihat potensi pengembangan MNK di struktur North Aman. Struktur tersebut diperkirakan memiliki sumber daya terambil (recoverable resources) mencapai 724 juta barel setara minyak (MMBOE).

Potensi itu menjadi dasar bagi PHR untuk melanjutkan tahapan appraisal guna mengonfirmasi besaran sumber daya serta peluang pengembangannya. Selain North Aman, pengembangan MNK di Zona Rokan juga berpotensi diperluas ke struktur lain, seperti South Aman, Rangau, dan Balam.

Keberadaan infrastruktur produksi, fasilitas pendukung, akses operasional, serta ekosistem rantai pasok yang telah berkembang di Zona Rokan menjadi modal penting bagi pengembangan MNK secara bertahap.

Namun, pengembangan MNK membutuhkan penerapan teknologi yang kompleks dan dukungan ekosistem yang terintegrasi. Kepastian regulasi dan fiskal menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong investasi serta memastikan keberlanjutan proyek.

Dukungan tersebut diperkuat melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 246.K/MG.04/MEM.M/2026 tentang Percepatan Pelaksanaan Pengusahaan Minyak dan Gas Bumi Non Konvensional Wilayah Kerja Rokan.

Kebijakan itu mencakup skema cost recovery dengan split adaptif dan insentif investasi. Skema tersebut dirancang untuk menyeimbangkan daya tarik investasi dengan penerimaan negara, sekaligus mendukung keekonomian pengembangan MNK dalam jangka panjang.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto mengatakan, pengembangan MNK Rokan menjadi langkah penting untuk membuka sumber pertumbuhan produksi baru di tengah semakin matangnya lapangan migas konvensional.

“Rokan kita dorong menjadi pionir sekaligus pembuktian bahwa Migas Non Konvensional dapat dikembangkan secara komersial di Indonesia,” kata Djoko.

Menurutnya, potensi sumber daya yang besar perlu diterjemahkan menjadi cadangan dan produksi nyata melalui percepatan appraisal, penerapan teknologi yang tepat, serta dukungan keekonomian dan regulasi yang kompetitif.

“Potensinya sudah kita lihat, regulasi dan insentif juga telah disiapkan. Sekarang yang paling penting adalah bagaimana seluruh tahapan dapat berjalan lebih cepat sampai menghasilkan produksi,” ujarnya.

Djoko menambahkan, keberhasilan MNK Rokan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan potensi MNK di wilayah lain serta mendukung peningkatan produksi dan ketahanan energi nasional.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza menegaskan, pengembangan MNK Rokan tidak hanya berfokus pada pengeboran sumur, tetapi juga pembangunan kapabilitas dan ekosistem migas nonkonvensional nasional.

“Yang kita bangun bukan hanya sumurnya, tetapi ekosistemnya. MNK membutuhkan integrasi kemampuan subsurface, drilling dan completion, stimulasi, teknologi, supply chain, serta sumber daya manusia yang berbeda dari pengembangan migas konvensional,” ujar Oki.

Ia mengatakan, Zona Rokan menjadi titik awal bagi Pertamina dan Indonesia untuk membangun pengalaman serta kemampuan teknis dalam pengembangan MNK.

“Jika ekosistem ini berhasil kita bangun dan keekonomiannya semakin kompetitif, model yang dikembangkan di Rokan dapat direplikasi ke potensi MNK lainnya. Inilah langkah awal menuju pengembangan MNK Indonesia dalam skala yang lebih besar,” tambahnya.

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Sunaryanto menyampaikan optimisme bahwa pengembangan MNK di Indonesia dapat berkontribusi terhadap peningkatan produksi minyak nasional pada masa mendatang.

“Pengembangan MNK memiliki potensi besar untuk mendukung peningkatan produksi minyak di dalam negeri,” jelasnya.

Direktur Utama PHR Muhamad Arifin menilai penandatanganan KBH MNK Rokan merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus membangun kompetensi baru di sektor hulu migas.

“MNK bukan hanya proyek eksplorasi, melainkan fondasi baru yang akan menjadi investasi strategis untuk meningkatkan ketahanan energi nasional dan membangun kompetensi baru di hulu migas di Indonesia,” katanya.

Arifin menambahkan, dukungan regulasi, ekosistem operasional, serta peta jalan menuju tahap komersialisasi menjadi faktor penting dalam pengembangan MNK Rokan.

Dengan dimulainya pengembangan MNK Rokan, PHR menegaskan komitmennya mendorong inovasi, memperkuat ketahanan energi, dan membangun ekosistem baru yang berpotensi memberikan dampak berganda bagi perekonomian nasional. (rmn)

Tags: Migas NonkonvensionalMNK Zona Rokanpertamina hulu rokanPHE Rokan NonkonvensionalPHR

Berita Terkait.

idtc
Ekonomi

24 Mahasiswa Rasakan Langsung Kehidupan Pekerja Migas di Rig Pertamina Drilling

Rabu, 16 September 2026 - 08:35
baja
Ekonomi

Baja China Banjiri Indonesia, KADI Mulai Usut Impor Galvanis

Rabu, 16 September 2026 - 02:20
PLTMGU Lombok Peaker
Ekonomi

PLN EPI Bangun Jaringan LNG Nusa Tenggara, 477 MW Pembangkit Disiapkan Tinggalkan BBM

Selasa, 15 September 2026 - 17:17
kdmp
Ekonomi

Sinergi KDKMP-KNMP Dorong Kesejahteraan Nelayan Melalui Ekosistem Usaha Terintegrasi

Selasa, 15 September 2026 - 16:19
Magnifina PHR Tingkatkan Pendapatan Pembudidaya Ikan hingga 55,95 Persen
Ekonomi

Magnifina PHR Tingkatkan Pendapatan Pembudidaya Ikan hingga 55,95 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 13:49
Permintaan Masyarakat Naik, PGN Perluas Jargas Surabaya-Gresik, Sasar 59.990 Sambungan
Ekonomi

Permintaan Masyarakat Naik, PGN Perluas Jargas Surabaya-Gresik, Sasar 59.990 Sambungan

Selasa, 15 September 2026 - 10:20

OLAHRAGA

hardiyanto
Olahraga

Cetak Sejarah Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Jakarta Barat Banjir Bonus dari Kenneth

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 16 September 2026 - 09:30

​INDOPOSCO.ID – Kontingen Jakarta Barat (Jakbar) mengukir sejarah baru di Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Popprov) DKI Jakarta 2026. Untuk pertama...

SelengkapnyaDetails
Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan Jaga Kredibilitas APBN

Lepas 6 Karateka ke Asian Games 2026, Forki Bidik 2 Emas dan Tantang Jepang

Selasa, 15 September 2026 - 09:45
Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Senin, 14 September 2026 - 14:45
Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

Senin, 14 September 2026 - 13:50
asean

Siap Gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Minta Suporter Jaga Sikap Sambut Tamu

Senin, 14 September 2026 - 11:16

BERITA POPULER

  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1656 shares
    Share 662 Tweet 414
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    935 shares
    Share 374 Tweet 234
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.