INDOPOSCO.ID – Google memperkenalkan inisiatif “With Gemini, In Craft” untuk menunjukkan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam mendukung proses kreatif pelaku industri mode Indonesia.
Inisiatif tersebut menampilkan penggunaan Gemini sebagai alat pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, dan pelaku usaha dalam sejumlah tahapan kerja, mulai dari riset, pengembangan konsep, storytelling, hingga produksi.
Google menyebut pemanfaatan teknologi AI tetap diarahkan untuk mendukung kreativitas dan keahlian manusia, terutama dalam menjaga autentisitas seni serta warisan kriya Indonesia.
Country Director Google Indonesia Veronica Utami mengatakan, teknologi dapat memberikan manfaat lebih besar ketika digunakan untuk memperkuat kreativitas manusia.
“Dengan Gemini, In Craft membuktikan sebuah kebenaran mendasar: teknologi mencapai potensi terbaiknya ketika memberdayakan imajinasi manusia,” ujar Veronica, Kamis (3/9/2026).
Menurut dia, Gemini dapat digunakan untuk membantu menyederhanakan proses riset, mengembangkan materi kreatif ke dalam berbagai format multimedia, serta mendukung kebutuhan bisnis para pelaku industri kreatif.
Dalam inisiatif tersebut, Google melibatkan tiga label mode Indonesia, yakni KRATON Auguste Soesastro, STELLARISSA oleh Stella Rissa, dan TWO STITCHES yang didirikan Andy Tan dan Jerome Kurnia.
Auguste Soesastro menggunakan Gemini dalam proses riset untuk pengembangan koleksi adibusana khusus bagi Kenya Kamalashila Soekarno, putri seniman Enrico Soekarno.
Gemini Deep Research digunakan untuk membantu mengakses arsip internasional, menerjemahkan dokumen sejarah berbahasa asing, serta menelusuri informasi mengenai silsilah keluarga di sejumlah wilayah leluhur.
Sementara itu, Stella Rissa memanfaatkan Gemini dalam pengembangan karakter Starlet yang sebelumnya dibuat melalui lukisan tangan. Karakter tersebut dikembangkan ke berbagai format, termasuk konsep serial animasi podcast dan figur seni tiga dimensi.
Adapun TWO STITCHES menggunakan Gemini dalam proses pengembangan koleksi “MRTYNY”. Teknologi tersebut dimanfaatkan untuk membantu mengubah sketsa konseptual menjadi simulasi tiga dimensi, termasuk simulasi jatuh kain dan pengepasan virtual.
Pemanfaatan teknologi tersebut ditujukan untuk mempercepat proses pengembangan produk yang sebelumnya membutuhkan pembuatan sampel fisik dalam waktu lebih lama. TWO STITCHES juga menggunakan analisis pasar dan tolok ukur harga sebagai bagian dari pengembangan produk.
Google menyebut industri mode menjadi salah satu subsektor penting dalam ekonomi kreatif Indonesia. Pada awal 2026, sektor mode disebut menyumbang 58,55 persen dari total ekspor barang kreatif Indonesia.
Di sisi lain, adopsi teknologi digital di Indonesia juga terus berkembang. Google menyatakan Indonesia kini termasuk lima besar negara dengan penggunaan Gemini secara global.
Menurut Google, sekitar satu dari dua prompt pengguna di Indonesia bersifat multimodal, yakni memadukan teks dengan gambar atau video. Pengguna di Indonesia juga disebut menghasilkan hampir sembilan juta gambar melalui aplikasi Gemini setiap hari.
Google menilai perkembangan tersebut menunjukkan semakin luasnya penggunaan AI untuk mendukung aktivitas kreatif, termasuk di sektor mode, dengan tetap menempatkan peran manusia sebagai bagian utama dalam proses penciptaan. (dil)























