• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Hasil Hidroponik Tak Sekadar Dijual Segar, Pertamina EP Bunyu Field Ajarkan Produk Turunan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 1 September 2026 - 15:15
in Daerah
umkm

Suasana pelatihan manajemen usaha dan pengolahan produk turunan tanaman hidroponik bagi kelompok masyarakat, pada Sabtu (15/8/2026), di Rumah Produksi UMKM, Jalan Dewa Ruci, Desa Bunyu Selatan, Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, diikuti 22 peserta dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Amanah, KWT Kebun Sayur, dan Kelompok Squadap. Foto: Dokumen PEP Bunyu Field

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field terus mendorong kemandirian usaha masyarakat di sekitar wilayah operasinya di Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Salah satunya dilakukan melalui pelatihan manajemen usaha dan pengolahan produk turunan tanaman hidroponik bagi kelompok masyarakat setempat.

Pelatihan yang digelar pada Sabtu (15/8/2026) di Rumah Produksi UMKM, Jalan Dewa Ruci, Desa Bunyu Selatan, tersebut diikuti 22 peserta dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Amanah, KWT Kebun Sayur, dan Kelompok Squadap.

BacaJuga:

Tinjau Karhutla Way Kambas, Kepala BNPB Sebut 40 Hektare Lahan Belum Padam

PHR dan APH Bongkar Jejak DPO Kasus Illegal Tapping Jalur Pipa PEP Jambi

Kejurnas Catur 2026 Diikuti 963 Peserta, Wagub Banten Soroti Dampak Ekonomi

Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam mengolah hasil panen, tetapi juga memperkuat kemampuan mereka dalam mengelola usaha secara lebih profesional.

Sejumlah materi diberikan, mulai dari pencatatan keuangan, penghitungan Harga Pokok Produksi (HPP), strategi pemasaran, hingga praktik membuat berbagai produk turunan berbahan hasil pertanian hidroponik.

Dalam pelaksanaannya, PEP Bunyu Field menggandeng Rismiyati, pelaku UMKM Yumna Food dari Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, sebagai pemateri sekaligus instruktur praktik.

Salah satu fokus pelatihan adalah meningkatkan pemahaman peserta mengenai HPP. Sebelumnya, hampir 60 persen peserta mengaku belum pernah menghitung HPP dan masih menjadikan harga pasar sebagai acuan utama dalam menentukan harga jual produk.

Melalui pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan dengan cara menghitung komponen biaya produksi secara lebih menyeluruh, termasuk memperhitungkan biaya tenaga kerja anggota kelompok. Dengan demikian, peserta diharapkan dapat menentukan harga jual secara lebih tepat sekaligus mengetahui potensi keuntungan dari produk yang dihasilkan.

Selain manajemen usaha, peserta juga mendapatkan pengalaman baru dalam mengolah hasil hidroponik menjadi berbagai produk bernilai tambah. Sekitar 91 persen peserta mengaku memperoleh pengalaman baru dalam membuat produk turunan, seperti dodol melon, keripik kulit semangka, serta mi kering berbahan sawi, wortel, dan buah naga.

Keterampilan tersebut membuka perspektif baru bagi kelompok masyarakat dalam memanfaatkan hasil pertanian. Jika sebelumnya hasil hidroponik mayoritas dipasarkan dalam bentuk sayuran dan buah segar, kini produk tersebut dapat diolah menjadi pangan dengan masa konsumsi lebih panjang dan memiliki peluang nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Ketua KWT Amanah, Munsi, mengatakan pelatihan tersebut memberikan pengetahuan yang dapat langsung diterapkan untuk mengembangkan usaha kelompok.

“Kami jadi tahu bahwa hasil hidroponik tidak hanya bisa dijual dalam bentuk sayuran atau buah segar, tetapi dapat diolah menjadi berbagai produk turunan. Kami juga belajar menghitung HPP, mencatat keuangan, dan memasarkan produk. Ini membuat kami lebih percaya diri untuk mengembangkan usaha,” ujar Munsi.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat diterapkan dan dikembangkan secara berkelanjutan oleh kelompok.

“Semoga setelah pelatihan ini kami bisa terus berinovasi dan mengembangkan berbagai produk dari hasil hidroponik kelompok kami,” ujarnya.

Munsi juga mengapresiasi keterlibatan pelaku UMKM sebagai instruktur dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman praktis yang dibagikan pemateri memberikan motivasi bagi peserta untuk berani mengembangkan produk dan usaha mereka.

Sementara itu, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Bunyu, Adriani, mengapresiasi upaya PEP Bunyu Field dalam meningkatkan kapasitas masyarakat. Ia menilai pengolahan hasil hidroponik menjadi produk turunan dapat menjadi salah satu cara untuk mengoptimalkan potensi ekonomi lokal.

“Kami berharap ibu-ibu dari KWT Amanah, KWT Kebun Sayur, dan Kelompok Squadap tidak hanya mengikuti pelatihan, tetapi juga dapat menerapkan ilmu dan keterampilan yang telah diberikan oleh pemateri dalam mengembangkan usaha kelompok,” ujar Adriani.

Menurutnya, pelatihan tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi kelompok masyarakat untuk terus menghasilkan produk olahan yang inovatif, memiliki nilai tambah, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat Bunyu.

Head Communication Relations & CID Zona 10, Elis Fauziyah, mengatakan program Pengembangan dan Pelibatan Masyarakat (PPM) merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Menurut Elis, keberlanjutan perusahaan tidak dapat dipisahkan dari kemandirian masyarakat dan kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasi.

“Pengembangan potensi lokal seperti pertanian hidroponik perlu dilakukan secara berkelanjutan agar manfaat program tidak berhenti pada pemberian bantuan oleh perusahaan, namun masyarakat sendiri memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengembangkan potensi tersebut secara mandiri dan berkelanjutan,” tutur Elis.

Ia menjelaskan, pertanian hidroponik merupakan salah satu potensi lokal di Pulau Bunyu yang masih dapat dikembangkan lebih jauh. Melalui peningkatan kemampuan pengolahan hasil panen, masyarakat memiliki peluang untuk tidak hanya menjual komoditas dalam bentuk segar, tetapi juga menghasilkan produk turunan dengan nilai ekonomi lebih tinggi.

“Kami berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dan dikembangkan oleh kelompok, sehingga mampu membuka peluang usaha baru bagi UMKM dan masyarakat yang lebih luas,” imbuhnya.

Pelaksanaan PPM dan pelatihan tersebut merupakan hasil kolaborasi PEP Bunyu Field bersama KWT Amanah, KWT Kebun Sayur, dan Kelompok Squadap, dengan dukungan Pemerintah Kecamatan Bunyu, Pemerintah Desa Bunyu Barat, serta Pemerintah Desa Bunyu Selatan.

Melalui penguatan keterampilan produksi dan manajemen usaha secara bersamaan, PEP Bunyu Field berharap pengembangan pertanian hidroponik di Bunyu dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Tidak hanya menghasilkan panen, potensi tersebut diharapkan mampu melahirkan produk baru, usaha baru, serta nilai ekonomi baru bagi masyarakat. (rmn)

Tags: Kemandirian UMKMPertamina EP Bunyu FieldProduk Olahan OrganikUMKM

Berita Terkait.

Tinjau Karhutla Way Kambas, Kepala BNPB Sebut 40 Hektare Lahan Belum Padam
Daerah

Tinjau Karhutla Way Kambas, Kepala BNPB Sebut 40 Hektare Lahan Belum Padam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:15
ep
Daerah

PHR dan APH Bongkar Jejak DPO Kasus Illegal Tapping Jalur Pipa PEP Jambi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:11
dimyati
Daerah

Kejurnas Catur 2026 Diikuti 963 Peserta, Wagub Banten Soroti Dampak Ekonomi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:04
gempa
Daerah

Gempa Bumi Dangkal M4,1 Guncang Kabupaten Gayo Lues di Aceh Pagi Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:49
jatim
Daerah

Titik Api Muncul Bersamaan, BNPB Duga Ada Unsur Kesengajaan dalam Karhutla Jatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 03:33
soni
Daerah

Warisi Nama Besar Pendahulu, Andra Soni Dorong Sineas Muda Banten Terus Berkarya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:11

OLAHRAGA

NOC Indonesia
Olahraga

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 12 atlet muda Indonesia bersiap membawa Merah Putih ke panggung dunia melalui Youth Olympic Games (YOG) Dakar...

SelengkapnyaDetails
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

BERITA POPULER

  • IWBIF

    IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1315 shares
    Share 526 Tweet 329
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.