• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Pendidikan Merata dan Terjangkau, Komitmen Andra Soni Lewat USB dan Program Sekolah Gratis

Dilianto Editor Dilianto
Senin, 31 Agustus 2026 - 18:47
in Daerah
soni

Gubernur Banten Andra Soni saat meresmikan tujuh USB di SMAN 33 Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang. Foto istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gubernur Banten Andra Soni berkomitmen terus memperluas akses pendidikan melalui pembangunan Unit Sekolah Baru (USB), pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), serta Program Sekolah Gratis (PSG) bagi sekolah swasta.

Berbagai kebijakan itu merupakan peta jalan untuk mencapai visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten dalam mewujudkan pendidikan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan melalui program unggulan Banten Cerdas.

BacaJuga:

Metranet Kawinkan Inovasi Digital dan Aksi Sosial, Perkuat Gerakan Cegah Stunting

Pasokan Pertalite untuk Manado Diperkuat, Pertamina Atur Distribusi hingga SPBU

Kabut Asap Selimuti Medan, Pertamina Sumbagut Turun Tangan Lindungi Masyarakat

Hal itu disampaikan Gubernur Banten Andra Soni saat meresmikan tujuh USB di SMAN 33 Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Senin (31/8/2026).

Enam USB lainnya yakni SMKN 16 Kabupaten Tangerang, SMKN 12 Kota Tangerang, SKh 01 Kabupaten Serang, SMKN 2 Cihara Kabupaten Lebak, SMAN 9 Kota Serang, dan SMKN 17 Kabupaten Pandeglang.

Andra Soni mengungkapkan, pembangunan pendidikan di Provinsi Banten terus diarahkan pada tiga hal utama, yakni pendidikan yang tersedia, terjangkau, dan berkualitas.

Oleh karena itu, lanjutnya, Pemprov Banten melakukan pembangunan USB sebagai salah satu intervensi untuk memperluas akses dan pemerataan layanan pendidikan. Pada tahun 2025 telah dibangun tujuh USB tersebut dengan tambahan daya tampung sekitar 1.356 peserta didik.

“Tidak hanya sekadar membangun gedung sekolah, tetapi lebih dari itu guna menghadirkan kesempatan belajar yang lebih dekat dan lebih luas bagi anak-anak di Provinsi Banten,” katanya.

Selain pembangunan USB, pemerataan pendidikan juga diperkuat melalui PSG. Pada tahun 2025, Program Sekolah Gratis telah menjangkau 801 SMA, SMK, dan SKh swasta dengan jumlah peserta didik penerima manfaat sebanyak 60.705 siswa. “Kita arahkan untuk mewujudkan pendidikan yang semakin merata, terjangkau, dan berkualitas,” imbuhnya.

Ke depan, untuk mempercepat pemerataan akses pendidikan, Andra Soni mendorong Bupati/Wali Kota meningkatkan kolaborasi dalam hal penyiapan lahan. Karena bagaimanapun persoalan lahan ini menjadi hal yang cukup panjang prosedurnya dalam pelaksanaan pembangunan USB.

“Lahannya disiapkan oleh masing-masing Kabupaten/Kota, pembangunan infrastrukturnya oleh Provinsi,” katanya.

Andra Soni menegaskan bahwa Pemprov Banten akan terus melakukan evaluasi agar program ini semakin tepat sasaran, semakin efektif, dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga mengaku bersyukur beberapa indikator pembangunan bidang pendidikan menunjukkan pertumbuhan.

Data BPS menunjukkan bahwa Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/SMK sederajat di Provinsi Banten meningkat dari 63,50 persen pada tahun 2024 menjadi 65,28 persen pada tahun 2025.

“Data tersebut menunjukkan bahwa semakin banyak penduduk usia sekolah menengah yang mengikuti pendidikan pada jenjang yang sesuai dengan usianya,” katanya.

Demikian pula Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK sederajat meningkat dari 79,42 persen pada tahun 2024 menjadi 82,97 persen pada tahun 2025. Ini berarti terdapat peningkatan 3,55 poin persentase dalam satu tahun.

Di balik angka tersebut ada anak-anak Banten yang kembali mendapatkan kesempatan belajar. Ada orang tua yang semakin yakin menyekolahkan anaknya. Ada anak yang memiliki kesempatan lebih besar untuk melanjutkan pendidikan. Dan ada keluarga yang mulai melihat bahwa pendidikan adalah jalan untuk memperbaiki masa depan.

“Namun kita tidak boleh cepat berpuas diri. APM 65,28 persen berarti masih ada ruang yang sangat besar untuk kita tingkatkan. APK 82,97 persen juga menunjukkan bahwa masih banyak anak Banten yang harus kita pastikan memperoleh akses pendidikan menengah,” ujarnya.

“Karena itu, pekerjaan kita belum selesai. Justru angka-angka itu menjadi alasan mengapa Pemprov Banten harus terus memperkuat kebijakan pendidikan yang berpihak kepada masyarakat,” tambahnya.

Ketua RT setempat, Muhadi (64), yang ikut hadir dalam peresmian tersebut mengaku terharu karena penantian panjang dirinya bersama ratusan warga lainnya untuk mendapatkan akses pendidikan yang terjangkau akhirnya bisa terealisasi di era kepemimpinan Gubernur Banten dan Wakil Gubernur Banten Andra Soni – Dimyati Natakusumah.

Menurut Muhadi, sejak kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui sistem zonasi diberlakukan, banyak anak-anak di tempatnya tidak bisa mendapatkan akses pendidikan ke sekolah negeri, mengingat jarak terdekat mencapai sekitar 1,5 KM. Sementara untuk di sekolah swasta waktu itu masih berbayar.

“Tapi sekarang Alhamdulillah. Kami sangat bersyukur adanya program sekolah gratis ditambah lagi dengan adanya sekolah baru ini yang lebih dekat,” jelasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan warga sekitar lainnya, Tri Hardi (60). Tri yang hadir pada peresmian itu mengatakan, akses untuk SMAN di sini paling dekat ke SMAN 2 Kutabumi, di mana jaraknya cukup jauh. Sementara mayoritas warga di sini juga ingin mendapatkan akses pendidikan yang gratis seperti yang diterapkan di sekolah negeri.

“Pertama kita merasa terbantu dengan adanya program sekolah gratis dari Bapak Gubernur Andra Soni. Di sini ada Yayasan Perintis yang sudah menyelenggarakan PSG baik untuk tingkat SMA maupun SMK,” katanya.

Kemudian, dengan telah beroperasinya SMAN 33 Kabupaten Tangerang ini, menambah kemudahan masyarakat untuk mendapatkan akses ke sekolah negeri. Belum lagi nanti ada SMKN di sebelahnya yang masih dalam tahap pembangunan.

“Kami sangat senang dan bangga. Karena selama ini keluhan warga setiap PPDB itu pasti zonasi. Tapi dengan adanya sekolah ini, persoalan itu sudah terselesaikan,” pungkasnya.

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, mengatakan dirinya siap mendukung kebijakan Gubernur Banten Andra Soni dalam bidang pendidikan. Kendati untuk tingkat SMAN sederajat itu kewenangan Provinsi, namun yang mendapat manfaatnya adalah masyarakat Kabupaten Tangerang.

“Oleh karena itu kita siap berkolaborasi bersama Pemprov dalam pembangunan USB ke depan,” katanya.

Selain itu, Pemkab Tangerang juga melaksanakan program serupa terhadap sekolah yang menjadi kewenangannya. Sehingga program yang digagas Pemprov Banten itu bisa diselaraskan oleh Pemkab Tangerang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Jamaluddin, memastikan USB yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal melalui pemenuhan guru, tenaga kependidikan, sarana, dan prasarana penunjang lainnya.

Selain itu, peningkatan mutu pembelajaran, penguatan tata kelola sekolah, kemitraan SMK dengan dunia usaha dan dunia industri, serta monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan.

Khusus pada jenjang SMK, pembangunan USB diarahkan untuk memperluas akses pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri serta potensi ekonomi daerah.

“Kami terus mendorong penguatan kemitraan SMK dengan dunia usaha dan dunia industri agar lulusan memiliki kompetensi, karakter, dan daya saing untuk bekerja maupun berwirausaha,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Andra Soni menyerahkan sejumlah bantuan sosial dan bantuan pendidikan, meliputi bantuan sembako, bantuan pendidikan anak yatim piatu, guru ngaji, musala, dan masjid di sekitar sekolah, bantuan sosial anak, bantuan bagi penyandang disabilitas, lanjut usia terlantar, bantuan jaminan sosial keluarga, dan bantuan usaha ekonomi produktif.

Kemudian bantuan beasiswa program sarjana penggerak desa melalui bantuan keuangan desa, bantuan pangan beras, serta bantuan kacamata baca gratis bagi siswa. Serta dilaksanakan pula peninjauan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Cek Kesehatan Gratis bagi siswa dan siswi. (yas)

Tags: Andra SoniGubernur BantenpendidikanSekolah GratisUSB

Berita Terkait.

Metranet Kawinkan Inovasi Digital dan Aksi Sosial, Perkuat Gerakan Cegah Stunting
Daerah

Metranet Kawinkan Inovasi Digital dan Aksi Sosial, Perkuat Gerakan Cegah Stunting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:03
Pasokan Pertalite untuk Manado Diperkuat, Pertamina Atur Distribusi hingga SPBU
Daerah

Pasokan Pertalite untuk Manado Diperkuat, Pertamina Atur Distribusi hingga SPBU

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:47
Kabut Asap Selimuti Medan, Pertamina Sumbagut Turun Tangan Lindungi Masyarakat
Daerah

Kabut Asap Selimuti Medan, Pertamina Sumbagut Turun Tangan Lindungi Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:15
soni
Daerah

Gubernur Banten: Linmas Itu Dekat dengan Rakyat, Harus Humanis dan Lindungi Kelompok Rentan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:14
rokok
Daerah

Bea Cukai Sumbawa Amankan 1,88 Juta Batang Rokok Ilegal hingga September 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:33
bc
Daerah

Bea Cukai Tanjungpinang Musnahkan Barang Ilegal Rp4,3 Miliar, Potensi Kerugian Negara Rp2,6 Miliar Diselamatkan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:47

OLAHRAGA

gp
Olahraga

Fasilitas dari Bea Cukai Ini Bantu Kesuksesan Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2026

Editor Laurens Dami
Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 atau MotoGP Mandalika turut didukung oleh kelancaran logistik lintas negara....

SelengkapnyaDetails
super

Jadwal Super League Pekan 5: Persija Diuji Persita, Persib Hadapi Ancaman Persik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:01
psm

Jamu PSM Makassar di Bantul, PSIM Jogjakarta Usung Misi Raih Tiga Poin Perdana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40
esi

PB ESI 2026-2030 Fokus Ubah Potensi Generasi Digital Jadi Prestasi Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:07
Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

Hasil Liga Champions: Liverpool Pesta Gol, PSG Mengamuk di Markas City

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:57

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    1920 shares
    Share 768 Tweet 480
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

    995 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    948 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.