• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PHE Dorong Indonesia Jadi Kolaborator Regional Pengembangan CCS

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:02
in Ekonomi
Dannif-Danusaputro

Direktur Investasi dan Pengembangan Bisnis PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Dannif Danusaputro, dalam International Indonesia CCS Forum (IICCS Forum) 2026 di Jakarta, 26-27 Agustus 2026. Foto: Dokumen PHE

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina mendorong pengembangan Carbon Capture and Storage (CCS) di Indonesia untuk memperkuat posisi Tanah Air sebagai penggerak jaringan CCS lintas negara di kawasan.

Direktur Investasi dan Pengembangan Bisnis PHE Dannif Danusaputro mengatakan, Indonesia memiliki peluang strategis untuk menjadi jangkar konektivitas CCS regional dengan memanfaatkan potensi geologi, kedekatan geografis dengan negara-negara di kawasan, serta peluang pembangunan infrastruktur bersama.

BacaJuga:

PLN Energi Gas-Polda Kaltim Sinergi Perkuat Keamanan Objek Vital di Tanjung Batu

Purbaya Beber Strategi Menjaga APBN 2027 Tetap Prudent

UMKM Terdampak Bencana Sumatera Dapat Angin Segar, Banpres Rp1,2 Triliun Disalurkan Bertahap

Hal tersebut disampaikan Dannif dalam International Indonesia CCS Forum (IICCS Forum) 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 26-27 Agustus 2026.

Menurut Dannif, salah satu peluang pengembangan CCS terdapat di Asri Basin. Wilayah tersebut memiliki potensi penyimpanan karbon yang dapat dikembangkan sebagai CCS hub untuk mengonsolidasikan volume karbon dioksida (CO₂) dari sumber domestik maupun regional.

“Indonesia dapat menjadi jangkar bagi terbentuknya jaringan CCS regional. Pengembangan dalam skala regional dapat dimulai dari satu proyek jangkar, yang kemudian berkembang melalui pemanfaatan infrastruktur bersama,” katanya.

Namun, menurut dia, pengembangan CCS lintas negara membutuhkan kesiapan dari berbagai aspek. Hal itu mencakup penyelarasan regulasi, kepastian permintaan dan skema komersial, integrasi seluruh rantai nilai, hingga jaminan keselamatan dan kepercayaan antarpihak.

Penyelarasan regulasi juga diperlukan dalam sejumlah aspek, seperti perizinan, penghitungan volume CO₂, Monitoring, Reporting and Verification (MRV), akses data, serta pengaturan tanggung jawab jangka panjang terhadap penyimpanan karbon.

“Seluruh rantai nilai harus direncanakan secara terintegrasi, mulai dari penangkapan, pengangkutan, terminal, jaringan pipa, hingga penyimpanan CO₂,” ujar Dannif.

Untuk memperkuat kesiapan tersebut, PHE menjalankan pengembangan aspek teknis, kerangka pendukung, pasar, dan ekosistem CCS secara paralel. Dari sisi teknis, PHE mengintegrasikan desain sistem pengangkutan CO₂, terminal, jaringan pipa, sumur, hingga fasilitas penyimpanan.

PHE juga menyiapkan lingkup kerja untuk memasuki tahap Front-End Engineering Design (FEED), pelaksanaan Hazard Identification (HAZID), kajian geomekanika, serta perencanaan Monitoring, Measurement, and Verification (MMV).

Di sisi komersial, PHE menyelaraskan struktur bisnis dengan regulasi CCS di Indonesia. Perusahaan juga mendukung kerja sama antarpemerintah terkait MRV dan pertukaran data, sekaligus memperluas kolaborasi dengan industri penghasil emisi CO₂, penyedia jasa, sektor pelayaran, perusahaan rekayasa, hingga pemodal strategis.

Ke depan, PHE akan melanjutkan sejumlah tahapan penting, mulai dari penyelesaian kerangka bilateral dan komitmen industri penghasil emisi CO₂, appraisal dan FEED, hingga pengambilan keputusan investasi.

Tahapan tersebut selanjutnya diarahkan untuk meningkatkan skala pengembangan menuju terbentuknya jaringan CCS regional yang terhubung.

Dengan pendekatan tersebut, PHE tidak ingin CCS hanya dipandang sebagai fasilitas penyimpanan CO₂, tetapi sebagai bagian dari ekosistem dekarbonisasi regional yang terintegrasi.(rmn)

Tags: carbon capture and storageindustri hulu migasPertamina Hulu EnergiPHE

Berita Terkait.

PLN-EG
Ekonomi

PLN Energi Gas-Polda Kaltim Sinergi Perkuat Keamanan Objek Vital di Tanjung Batu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:14
Purbaya
Ekonomi

Purbaya Beber Strategi Menjaga APBN 2027 Tetap Prudent

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:23
Maman
Ekonomi

UMKM Terdampak Bencana Sumatera Dapat Angin Segar, Banpres Rp1,2 Triliun Disalurkan Bertahap

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:01
Logo-BI
Ekonomi

Komisi XI Ketuk Palu, 3 Pimpinan BI Disiapkan untuk Periode 2026-2031

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:40
Kurniawan
Ekonomi

PLN Nusantara Power Buka Peluang Kerja Sama Energi Bersih dengan Bangladesh

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:20
Muhammad-Baron
Ekonomi

Pertamina Eco RunFest 2026 Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan, Target Nol Jejak Sampah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:10
Piala-AFF
Olahraga

Bekuk Tailan di Final AFF, Kim Sang Sik Ukir Sejarah untuk Vietnam

Editor Ali Rachman
Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:43

INDOPOSCO.ID - Kim Sang Sik akhirnya menempatkan namanya dalam sejarah sepak bola Vietnam. Pelatih asal Korea Selatan (Korsel) itu sukses...

SelengkapnyaDetails
RF

Jakarta Jadi Saksi, RF ONLINE NEXT Bawa Kejutan Besar untuk Player Indonesia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:03
Persija

TC di Thailand Usai, Shin Tae-yong Pamerkan Persija yang Berbeda

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:02
Pemain-Persib

Persib Rilis 32 Pemain untuk 4 Kompetisi, Duo Timnas Turut Hiasi Skuad

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:40
Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:40

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.