INDOPOSCO.ID – Tren pertumbuhan laba dan kinerja positif mendorong PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten terus berekspansi. Hal itu ditandai dengan peresmian sekaligus relokasi Kantor Cabang Pandeglang oleh Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah, Rabu (26/8/2026).
Kantor yang kini beralamat di Jalan Raya Serang-Pandeglang Km 1 Nomor 26 ini hadir dengan fasilitas yang lebih luas dan representatif. Relokasi ini merupakan strategi perseroan untuk memperkuat kualitas layanan, memperluas akses perbankan, dan meningkatkan kapasitas bisnis di Kabupaten Pandeglang.
“Karena akan mengelola bisnis dan potensi dana yang besar, diperlukan sarana yang memadai. Sekarang kantornya representatif, layak, dan bagus. Mudah-mudahan Bank Banten semakin melesat,” ujar Wagub Dimyati dalam sambutannya.
Di momentum tersebut, Dimyati mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang meningkatkan sinergi dengan Bank Banten. Menurutnya, kerja sama wajib diperkuat mengingat Bank Banten adalah BUMD yang mandat utamanya memberikan manfaat bagi masyarakat Banten.
“Pemegang saham pengendali Bank Banten adalah Pemerintah Provinsi Banten. Manfaatnya juga harus dirasakan oleh masyarakat Banten. Khusus di Pandeglang, saya berharap kerja sama dengan Bank Banten dapat terus dimaksimalkan,” tuturnya.
Langkah ekspansi fisik ini sejalan dengan tren positif kinerja perseroan. Dalam tiga tahun terakhir, Bank Banten mencatat pertumbuhan laba bersih konsisten, yakni Rp26,59 miliar (2023), Rp39,33 miliar (2024), dan Rp52,53 miliar (2025).
Tren positif berlanjut hingga semester I 2026. Per 30 Juni 2026, laba bersih tercatat Rp21,4 miliar, melonjak dari Rp6,3 miliar pada periode sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ditopang aset yang mencapai Rp10,4 triliun atau naik 21,91% yoy. Penyaluran kredit menyentuh Rp5,9 triliun, tumbuh 43,25%. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga naik 15,48% menjadi Rp6,8 triliun. Kualitas kredit membaik dengan NPL Gross turun dari 7,07% menjadi 4,38%.
Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, mengatakan relokasi bertepatan dengan perayaan 10 tahun Bank Banten yang juga meluncurkan logo baru sebagai simbol transformasi.
“Kami berharap dengan tempat yang strategis dan representatif ini, kinerja cabang makin baik. Ke depan sangat ditentukan oleh koordinasi dan sinergi antara Bank Banten, Pemkab Pandeglang, serta masyarakat,” papar Busthami.
Ke depan, pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kabupaten Pandeglang diharapkan dapat dikelola melalui Bank Banten untuk memperkuat fundamental bisnis.
Busthami menyebut Bank Banten akan menyasar ASN, masyarakat umum, hingga UMKM melalui 3 lini: penyaluran kredit, penghimpunan dana, dan pendapatan berbasis bisnis lewat layanan digital.
Untuk mendukung Rencana Bisnis 2026 dan Corporate Plan 2030, manajemen menetapkan 4 strategi: pertumbuhan bisnis berkelanjutan, service & operational excellence, penguatan kemitraan, serta pengembangan SDM profesional dan berintegritas.
“Sebelum implementasi, kami telah melakukan assessment mendalam mulai dari sistem TI, bisnis, operasional, hingga kesiapan SDM,” pungkasnya. (yas)





















