• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PDSI Didorong Naik Kelas, dari Drilling Company Menjadi National Drilling Champion

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:51
in Ekonomi
Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Arie Gumilar, pada acara Sarasehan Energi HUT ke-16 Serikat Pekerja PT Pertamina Drilling Services Indonesia (SP PDSI) di Indonesia Drilling Training Center (IDTC) PDSI, Kecamatan Mundu, Kabupaten Indramayu, Provinisi Jawa Barat, Rabu (26/8/2026). Foto: Rachman/INDOPOSCO

Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Arie Gumilar, pada acara Sarasehan Energi HUT ke-16 Serikat Pekerja PT Pertamina Drilling Services Indonesia (SP PDSI) di Indonesia Drilling Training Center (IDTC) PDSI, Kecamatan Mundu, Kabupaten Indramayu, Provinisi Jawa Barat, Rabu (26/8/2026). Foto: Rachman/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Masa depan industri hulu migas Indonesia tidak hanya ditentukan oleh seberapa besar cadangan yang tersimpan di bawah permukaan bumi. Kemampuan untuk menemukan, mengebor, mengembangkan, hingga mempertahankan produksi menjadi faktor yang tak kalah menentukan. Di titik inilah kapabilitas pengeboran nasional dinilai harus ditempatkan sebagai kekuatan strategis.

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) mendorong PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) untuk mengambil peran lebih besar dan dikembangkan sebagai National Drilling Champion Indonesia.

BacaJuga:

Ekspor Indonesia Tembus USD 193,64 Miliar, Kemendag Genjot Produk Lokal

Program Beasiswa Ini Perluas Akses Pendidikan Tinggi Anak Kurang Mampu

UMKM Binaan Pertamina Lestarikan Budaya hingga Berdayakan Perajin Lokal

Pandangan itu mengemuka dalam Sarasehan Energi HUT ke-16 Serikat Pekerja PT Pertamina Drilling Services Indonesia (SP PDSI) di Indonesia Drilling Training Center (IDTC) PDSI, Kecamatan Mundu, Kabupaten Indramayu, Provinisi Jawa Barat, Rabu (26/8/2026).

Forum yang dihadiri Presiden FSPPB Arie Gumilar, aktivis energi Ugan Gandar, pengamat energi nasional, Ketua Umum SP PDSI, serta perwakilan serikat pekerja konstituen FSPPB tersebut membahas masa depan bisnis pengeboran, transformasi Pertamina Subholding Upstream, ketahanan energi, hingga posisi strategis PDSI dalam ekosistem hulu migas nasional.

Presiden FSPPB Arie Gumilar mengatakan transformasi di tubuh Pertamina harus diarahkan bukan sekadar untuk merapikan struktur organisasi, tetapi menghasilkan perusahaan yang semakin kuat dan kompetitif.

“Streamlining tidak boleh berhenti pada pengurangan struktur atau peleburan entitas. Ukurannya adalah apakah transformasi tersebut menghasilkan Pertamina yang lebih kuat, lebih efisien, lebih produktif, lebih andal, serta mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi perusahaan, negara, dan rakyat Indonesia,” ujar Arie.

Menurutnya, pengeboran merupakan jantung penting dalam rantai bisnis hulu migas. Cadangan yang besar tidak akan memberikan manfaat maksimal bagi negara apabila tidak ditopang kemampuan teknologi, manusia, dan operasi pengeboran yang mumpuni.

Karena itu, drilling tidak semestinya hanya dilihat sebagai fungsi pendukung atau komponen biaya. Kapabilitas tersebut merupakan kemampuan strategis yang menentukan seberapa jauh Indonesia mampu mengelola sumber daya energinya sendiri.

PDSI dinilai memiliki modal yang cukup kuat untuk memainkan peran tersebut. Selain memiliki sumber daya manusia dan pengalaman panjang, perusahaan ini ditopang skala operasi dengan armada 58 unit rig yang mampu mendukung kegiatan pengeboran onshore maupun offshore.

Skala tersebut membuka ruang bagi PDSI untuk meningkatkan utilisasi aset, memperkuat standardisasi operasi dan HSSE, menciptakan efisiensi, mempercepat mobilisasi, serta memperluas penerapan teknologi dan digitalisasi.

“Efisiensi bukan berarti menghilangkan capability. Efisiensi adalah bagaimana capability yang kita miliki dikonsolidasikan, dioptimalkan, dan dibuat semakin produktif. Dengan skala yang kuat, PDSI mempunyai ruang besar untuk menjadi center of excellence pengeboran Pertamina sekaligus Indonesia,” jelas Arie.

Lebih jauh, FSPPB melihat National Drilling Champion bukan sekadar perusahaan dengan jumlah rig yang besar. Predikat tersebut harus mencerminkan kemampuan menyediakan solusi pengeboran yang aman, andal, efisien, kompetitif, berteknologi maju, adaptif, serta mampu menangani berbagai tingkat kompleksitas lapangan.

PDSI juga didorong memperkuat kemampuan one stop drilling solution, integrated project management, associated drilling services, digital drilling, serta teknologi pengeboran yang mampu menjawab tantangan lapangan migas masa depan.

Tantangan itu semakin besar seiring kebutuhan Indonesia meningkatkan produksi migas melalui pengembangan lapangan mature, eksplorasi wilayah baru, deepwater hingga unconventional resources.

Dalam konteks tersebut, FSPPB menilai Indonesia membutuhkan perusahaan drilling nasional yang tidak hanya kuat di dalam negeri, tetapi juga memiliki kemampuan bersaing di pasar global.

“National Drilling Champion bukan tentang membesarkan satu perusahaan untuk kepentingan perusahaan itu sendiri. Ini adalah tentang membangun dan menjaga strategic national capability,” ungkap Arie

Menurutnya, makin kuat kemampuan pengeboran nasional, makin besar pula kapasitas Indonesia untuk menjaga kesinambungan produksi migas dan memperkuat ketahanan energi.

“Negara yang ingin memiliki ketahanan energi harus memiliki kemampuan menemukan cadangan, mengebor, mengembangkan lapangan, dan menjaga produksinya. Makin kuat kemampuan drilling Pertamina, makin kuat pula kemampuan Indonesia menjaga keberlanjutan produksi migas dan mengurangi ketergantungan terhadap pihak lain,” lanjutnya.

FSPPB pun menegaskan bahwa transformasi Pertamina harus menjadi jalan untuk memperbesar kemampuan strategis tersebut. PDSI diharapkan tidak berhenti sebagai perusahaan jasa pengeboran milik Pertamina, tetapi berkembang menjadi pusat keunggulan pengeboran nasional dengan standar dan daya saing kelas dunia.

“Visinya harus lebih jauh. PDSI jangan hanya menjadi drilling company Pertamina. Kita harus membangun PDSI menjadi National Drilling Champion Indonesia yang suatu saat berdiri sejajar dengan perusahaan drilling kelas dunia,” pungkas Arie. (rmn)

Tags: Arie GumilarFSPPBPDSIPertamina DrillingSerikat PekerjaSP PDSI

Berita Terkait.

Ekspor
Ekonomi

Ekspor Indonesia Tembus USD 193,64 Miliar, Kemendag Genjot Produk Lokal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:08
Program Beasiswa Ini Perluas Akses Pendidikan Tinggi Anak Kurang Mampu
Ekonomi

Program Beasiswa Ini Perluas Akses Pendidikan Tinggi Anak Kurang Mampu

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:24
UMKM Binaan Pertamina Lestarikan Budaya hingga Berdayakan Perajin Lokal
Ekonomi

UMKM Binaan Pertamina Lestarikan Budaya hingga Berdayakan Perajin Lokal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:22
FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan
Ekonomi

Pertamina Genjot Pasokan BBM, SPBU Modular hingga Layanan Tambahan Disiapkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:27
FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan
Ekonomi

FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:21
generali
Ekonomi

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:13

OLAHRAGA

BLISPI
Olahraga

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Editor Nasuha
Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16

INDOPOSCO.ID - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B. Najamudin membuka Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLISPI) Youth Cup...

SelengkapnyaDetails
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    2067 shares
    Share 827 Tweet 517
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    901 shares
    Share 360 Tweet 225
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    827 shares
    Share 331 Tweet 207
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.