INDOPOSCO.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta August Hamonangan menyoroti kebakaran rumah kos dan tempat usaha fotokopi di Tebet, Jakarta Selatan (Jaksel), yang mengakibatkan 4 orang meninggal dunia pada Senin (24/8/2026) dini hari WIB.
Ia menegaskan, bahwa kejadian itu merupakan momen untuk meninjau kembali aspek keamanan kebakaran dalam wilayah padat pemukiman, termasuk rumah para warganya itu sendiri.
“Kejadian seperti ini sebenarnya bukan hanya terjadi sekali atau dua kali saja. Melainkan, sudah sering terjadi di tempat-tempat lainnya. Oleh karena itu, saya pikir Pemprov DKI harus mengevaluasi keselamatan warga dari kebakaran di wilayah-wilayah yang padat pemukiman,” kata August dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (25/8/2026).
Ia juga mengritik bahwa program-program Pemprov DKI Jakarta, salah satunya program menyediakan satu alat pemadam api ringan (APAR) untuk setiap Rukun Tetangga (RT).
Menurutnya, program-program seperti itu tidak cukup apabila tidak dibarengi dengan perbaikan-perbaikan mendasar lainnya seperti pencegahan korsleting yang seringkali menjadi penyebab kebakaran di dalam banyak kasus.
“Saya kira sudah jelas bahwa program-program yang selama ini diselenggarakan masih belum cukup. Buktinya, kebakaran masih saja terjadi dan korbannya bertambah dari waktu ke waktu. Ini harus menjadi refleksi kita bersama-sama,” ucap August.
Pemprov DKI Jakarta diminta bekerja nyata mengatasi permasalahan kebakaran dari sumbernya. Salah satunya dengan mengatasi risiko terjadinya korsleting sepenuhnya yang seringkali mengakibatkan terjadinya kebakaran.
“Sehingga, kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang lagi di masa depan,” jelas politikus PSI itu.
Tak lupa, ia menyampaikan dukacita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam musibah tersebut. “Saya turut berduka cita atas kematian empat orang akibat kebakaran yang terjadi pada hari Senin kemarin. Semoga pihak keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan untuk menghadapi kejadian naas ini,” imbuhnya. (dan)





















