• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Kaktus Langka di Cibodas, Duh Ada yang Tinggal Satu Batang loh

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:32
in Daerah
kaktus

Koleksi tanaman kaktus di Kebun Raya Cibodas/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Jangan anggap kaktus cuma tanaman berduri yang cocok dipajang di sudut rumah. Di Kebun Raya Cibodas, kaktus justru menjadi bagian penting dari upaya menyelamatkan keanekaragaman hayati, termasuk sejumlah jenis yang terancam punah.

Direktorat Pengelolaan Koleksi Ilmiah (DPKI) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mencatat, hingga 2026 Kebun Raya Cibodas memiliki 768 eksperimen kaktus yang terdiri atas 131 nomor koleksi, 33 marga, dan 76 jenis.

BacaJuga:

Kabut Asap Selimuti Medan, Pertamina Sumbagut Turun Tangan Lindungi Masyarakat

Gubernur Banten: Linmas Itu Dekat dengan Rakyat, Harus Humanis dan Lindungi Kelompok Rentan

Bea Cukai Sumbawa Amankan 1,88 Juta Batang Rokok Ilegal hingga September 2026

Sejumlah koleksi tersebut bahkan masuk dalam daftar merah atau Red List International Union for Conservation of Nature (IUCN). Yang lebih mengkhawatirkan, beberapa jenis hanya tersisa satu spesimen dalam koleksi Kebun Raya Cibodas sehingga harus mendapat perhatian khusus untuk diperbanyak.

Pelaksana Fungsi Pemrosesan Koleksi Ilmiah Hayati Hidup-KKI Kebun Raya Cibodas BRIN, Abidin Ibrahim, menyebut beberapa jenis tersebut antara lain Espostoa baumannii, Ferocactus hamatacanthus, Lemaireocereus hollianus, Mammillaria spinosissima, Mammillaria backebergiana, Opuntia anacantha var. anacantha, Opuntia basilaris, Rhipsalis fasciculata, Setiechinopsis mirabilis, dan Soehrensia formosa.

“Upaya yang dilakukan Kebun Raya Cibodas untuk perbanyakan adalah menerapkan sejumlah teknik perbanyakan biji, setek batang, penyerbukan buatan, dan pengambilan anakan,” kata Abidin dalam keterangan, Selasa (25/8/2026).

Menurut Abidin, Kebun Raya Cibodas memiliki posisi penting sebagai pusat konservasi tumbuhan di luar habitat aslinya. Kaktus yang umumnya hidup di kawasan kering dan semi-kering menghadapi sejumlah ancaman, mulai eksploitasi untuk tanaman hias, perubahan iklim, hingga alih fungsi lahan.

“Kebun Raya bukan hanya tempat rekreasi, tetapi juga benteng pertahanan terakhir bagi pelestarian tanaman yang rentan terhadap kepunahan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, konservasi tidak sebatas menyimpan dan merawat tanaman. Kebun Raya Cibodas juga menjalankan penelitian dan identifikasi, menjaga keberagaman genetik, mendukung pemulihan tanaman, serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konservasi.

“Perawatan koleksi kaktus dilakukan secara rutin melalui penyiraman, penyiangan, pemupukan, pengendalian hama, dan pembersihan rumah kaca,” katanya.

“Penyiraman dilakukan sekitar satu kali dalam sepekan, bergantung pada kondisi tanaman,” sambungnya.

Sementara, lanjut dia, penyiangan dilakukan dengan membersihkan gulma di sekitar tanaman agar tidak terjadi persaingan dalam memperoleh nutrisi dan sinar matahari.

Keberadaan koleksi kaktus tersebut, menurutnya, memberikan manfaat ekologis, edukatif, dan ekonomi. Selain menjaga keanekaragaman hayati, koleksi itu menjadi sarana pembelajaran botani dan konservasi, sekaligus memiliki potensi sebagai objek wisata maupun tanaman hias.

“Melalui pengelolaan koleksi ilmiah yang berkelanjutan, kami harapkan mampu menjadi salah satu benteng penyelamatan tumbuhan langka untuk generasi mendatang,” katanya.

“Melestarikan tumbuhan hari ini berarti menjaga kehidupan masa depan,” imbuh Abidin. (nas)

Tags: cibodasKaktus Langka

Berita Terkait.

Kabut Asap Selimuti Medan, Pertamina Sumbagut Turun Tangan Lindungi Masyarakat
Daerah

Kabut Asap Selimuti Medan, Pertamina Sumbagut Turun Tangan Lindungi Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:15
soni
Daerah

Gubernur Banten: Linmas Itu Dekat dengan Rakyat, Harus Humanis dan Lindungi Kelompok Rentan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:14
rokok
Daerah

Bea Cukai Sumbawa Amankan 1,88 Juta Batang Rokok Ilegal hingga September 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:33
bc
Daerah

Bea Cukai Tanjungpinang Musnahkan Barang Ilegal Rp4,3 Miliar, Potensi Kerugian Negara Rp2,6 Miliar Diselamatkan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:47
donor
Daerah

Bakti BCA Perluas Donor Darah ke Kampus, Ratusan Kantong Darah Terkumpul di Unisma

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:20
Masyarakat Diimbau Tak Khawatir, Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Telah Dialihmediakan
Daerah

Masyarakat Diimbau Tak Khawatir, Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Telah Dialihmediakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:33

OLAHRAGA

gp
Olahraga

Fasilitas dari Bea Cukai Ini Bantu Kesuksesan Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2026

Editor Laurens Dami
Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 atau MotoGP Mandalika turut didukung oleh kelancaran logistik lintas negara....

SelengkapnyaDetails
super

Jadwal Super League Pekan 5: Persija Diuji Persita, Persib Hadapi Ancaman Persik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:01
psm

Jamu PSM Makassar di Bantul, PSIM Jogjakarta Usung Misi Raih Tiga Poin Perdana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40
esi

PB ESI 2026-2030 Fokus Ubah Potensi Generasi Digital Jadi Prestasi Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:07
Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

Hasil Liga Champions: Liverpool Pesta Gol, PSG Mengamuk di Markas City

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:57

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    1470 shares
    Share 588 Tweet 368
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1065 shares
    Share 426 Tweet 266
  • Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

    992 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    947 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.