• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

PTK Kembalikan Kehidupan di Mangrove Kariangau, Satwa dan Flora Terus Bertambah

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 25 Agustus 2026 - 03:10
in Nasional
Petugas

Petugas melakukan monitoring ekosistem mangrove sebagai bagian dari evaluasi Program PORTAL PTK di Shorebase Tanjung Batu, Kariangau. Foto: Dokumen PTK

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Suasana kawasan mangrove di Kariangau, Balikpapan Barat, perlahan berubah. Bukan hanya pepohonan bakau yang semakin tumbuh, tetapi juga kehidupan yang mengikutinya. Burung, reptil, amfibi hingga mamalia mulai mengisi kembali ruang-ruang alami di kawasan operasional Pertamina Trans Kontinental Shorebase Tanjung Batu (PSTB).

Perubahan itu terekam dalam monitoring dan evaluasi Program Revitalisasi Mangrove (PORTAL) PT Pertamina Trans Kontinental (PTK). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan keanekaragaman hayati sejak program tersebut dikembangkan pada 2022.

BacaJuga:

Mendagri Pastikan Bantuan Kemasyarakatan Presiden untuk Bencana di NTT Sudah Ditransfer

PN Tangerang Kabulkan Sebagian Gugatan Ahli Waris Yuamah: Kebenaran Lebih Terang dari Cahaya

IBSW Nilai Langkah Prabowo Hadapi Karhutla Sudah Tepat dan Terukur

Vice President HSSE PTK, Nasruli, mengatakan revitalisasi mangrove tidak semata-mata ditujukan untuk menghijaukan kawasan, tetapi juga mengembalikan fungsi ekologis, ekonomi, dan fisik hutan bakau. Dengan ekosistem yang lebih sehat, kawasan pesisir diharapkan semakin terlindungi dari abrasi sekaligus mampu menopang kehidupan berbagai spesies.

“Program PORTAL merupakan salah satu upaya menjaga kelestarian alam yang dikembangkan PTK sejak tahun 2022, sekaligus menjadi rumah bagi beragam flora dan fauna. Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL), PTK Shorebase Tanjung Batu juga menjalankan monitoring dan evaluasi kawasan mangrove untuk mengukur dampak nyata atas program tersebut,” kata Nasruli dalam keterangannya, Senin (24/8/2026).

Data evaluasi memperlihatkan perubahan cukup signifikan. Pada kelompok fauna, tercatat 49 jenis dari 33 famili. Peningkatan paling menonjol terjadi pada keanekaragaman burung yang melonjak 48 persen, dari 25 jenis pada 2022 menjadi 37 jenis pada 2026.

Tak hanya burung. Herpetofauna yang mencakup amfibi dan reptil bertambah dari enam menjadi sembilan jenis, sedangkan mamalia meningkat dari dua menjadi tiga jenis.

Kabar baik juga datang dari kelompok tumbuhan. Keanekaragaman flora meningkat 61 persen, dari 13 jenis pada 2022 menjadi 21 jenis pada 2026. Vegetasi didominasi habitus pohon sebesar 57 persen, dengan Bakau Minyak (Rhizophora apiculata) dan Api-api Hitam (Avicennia alba) menjadi jenis mangrove dominan yang berperan dalam menstabilkan substrat sekaligus menyerap karbon.

“Peningkatan jumlah spesies yang teridentifikasi ini menjadi bukti nyata pentingnya kawasan mangrove PTK Shorebase Tanjung Batu sebagai benteng perlindungan biodiversitas Indonesia,” jelas Nasruli.

Menurut PTK, bertambahnya spesies menjadi salah satu indikator bahwa kawasan konservasi mangrove mulai menjalankan perannya sebagai habitat alami. Ekosistem pesisir yang terjaga bukan hanya memberi ruang hidup bagi satwa, tetapi juga memperkuat perlindungan lingkungan di sekitar wilayah operasional.

“Melalui temuan ini, PTK terus memperkuat komitmen menjaga kelestarian ekosistem secara berkelanjutan, melindungi habitat alami satwa endemik, serta menciptakan lingkungan yang sehat agar tercipta keseimbangan ekologis yang memberi manfaat nyata bagi kehidupan di sekitarnya,” tambahnya.

Untuk memastikan perubahan tersebut terukur, evaluasi dilakukan dengan pendekatan ilmiah terpadu. Metode yang digunakan meliputi jalur berpetak (line transect), Point Count/Indices Point of Abundance (IPA), Visual Encounter Survey (VES), hingga pemasangan kamera jebak (camera trap).

Pengamatan dilakukan pada empat formasi kluster alami mangrove, yakni Kluster Sonneratia, Sonneratia–Avicennia, Avicennia–Rhizophora, dan Rhizophora.

Bagi PTK, hasil tersebut menunjukkan bahwa upaya memulihkan mangrove dapat menghasilkan dampak yang lebih luas daripada sekadar menambah tutupan vegetasi. Ketika habitat kembali sehat, kehidupan pun perlahan mengikuti.

PTK merupakan anak usaha Subholding Integrated Logistics PT Pertamina International Shipping. Sebagai penyedia layanan maritim terpadu, PTK mengoperasikan ratusan armada kapal di sejumlah wilayah strategis Indonesia, dengan layanan yang mencakup Support Vessel Provider, Marine Service, Port Operations Services, hingga Shorebase.(her)

Tags: FloraKawasan MangrovePertamina Trans Kontinentalsatwa

Berita Terkait.

Tito
Nasional

Mendagri Pastikan Bantuan Kemasyarakatan Presiden untuk Bencana di NTT Sudah Ditransfer

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:06
Cluster
Nasional

PN Tangerang Kabulkan Sebagian Gugatan Ahli Waris Yuamah: Kebenaran Lebih Terang dari Cahaya

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:25
Prabowo
Nasional

IBSW Nilai Langkah Prabowo Hadapi Karhutla Sudah Tepat dan Terukur

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:15
Mendagri
Nasional

Rapat Bersama Presiden Prabowo, Mendagri Tito Dorong Pencegahan Karhutla di Riau Diperkuat

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:05
Abdul-Muti
Nasional

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan 2026, Mendikdasmen: Prioritaskan Sekolah Terdampak Gempa Flores

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:24
Tomsi
Nasional

IPH Sejumlah Komoditas Naik, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Jaga Stabilitas Harga Acuan

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:04

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.