• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Bank Mandiri Diminta Tak Lempar Tanggung Jawab soal Pemblokiran Rekening Nasabah

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 24 Agustus 2026 - 18:18
in Headline
mandiri

Ilustrasi - Menara Mandiri di Jakarta. Foto: Dok. Bank Mandiri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Polemik pemblokiran rekening milik Supriyono alias Botok selaku koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), mendapat sorotan dari pegiat perlindungan konsumen.

Pemblokiran tersebut ramai diberitakan terjadi setelah Botok disebut akan terlibat dalam aksi demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (27/8/2026) mendatang. Pihak Bank Mandiri menyatakan pemblokiran dilakukan atas permintaan aparat. Namun, alasan tersebut dinilai belum cukup untuk menjelaskan dasar dan mekanisme pemblokiran rekening nasabah secara transparan.

BacaJuga:

Polemik Hijab Kadet Unhan Memanas, DPR Soroti Pelaksanaan Aturan di Lapangan

Maulid Nabi Muhammad SAW, Menag: Akhlak Fondasi Peradaban

Prabowo di Riau: Edukasi Warga Larangan Bakar Lahan, Sikat Korporasi Nakal

Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI), Tulus Abadi, menilai tindakan pemblokiran tersebut, apabila dilakukan tanpa dasar hukum dan prosedur yang jelas, merupakan langkah gegabah dan berpotensi merugikan hak konsumen.

“Dalam kasus tersebut, pihak Bank Mandiri melakukan tindakan yang gegabah, dan jelas melanggar hak-hak konsumen yang dijamin oleh UU Perbankan dan atau UU Perlindungan Konsumen. Plus UU Perlindungan Data Pribadi,” kata Tulus melalui gawai, Senin (24/8/2026).

Menurut Tulus, pembatasan akses terhadap rekening nasabah tidak semestinya dilakukan secara serampangan tanpa penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan. “Aksi pemblokiran itu sangat merugikan konsumen sebagai nasabah,” tegasnya.

Tulus menilai persoalan tersebut tidak cukup diselesaikan hanya dengan permintaan maaf dari manajemen Bank Mandiri. Nasabah dan publik, kata dia, berhak mendapatkan penjelasan mengenai pihak yang meminta pemblokiran, dasar hukumnya, serta prosedur yang dijalankan.

“Tidak cukup bagi manajemen Bank Mandiri hanya minta maaf pada nasabah. Bank Mandiri harus memberikan penjelasan secara gamblang, dan tidak akan mengulanginya kembali,” ujar Tulus.

Ia juga menyebut Bank Mandiri semestinya mempertimbangkan kompensasi apabila pemblokiran tersebut terbukti menimbulkan kerugian. “Bank Mandiri juga seharusnya memberikan kompensasi atas kerugian moral yang dialami nasabahnya, bahkan mungkin kerugian material,” ungkapnya.

Tulus turut mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk turun tangan memastikan tindakan terhadap rekening nasabah dilakukan berdasarkan kewenangan, prosedur, dan dasar hukum yang jelas. “OJK harus berindak tegas dan menegur keras aksi gegabah Bank Mandiri tersebut. Apalagi PPATK tidak memerintahkan aksi pemblokiran tersebut. Semoga klaim ini bukan aksi saling lempar tanggung jawab,” terangnya.

Menurut Tulus, transparansi diperlukan agar masyarakat mengetahui dasar dilakukannya pemblokiran rekening nasabah sekaligus mencegah munculnya persepsi bahwa rekening dapat dibatasi tanpa landasan hukum yang kuat.

Ia menegaskan pembatasan rekening harus memiliki dasar dan mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan. “Aksi pemblokiran seharusnya hanya dilakukan saat ada perintah dari pengadilan,” kata eks Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) itu.

Tulus khawatir jika persoalan tersebut tidak dijelaskan secara terbuka dan dievaluasi serius, kasus ini dapat menjadi preseden buruk bagi kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan. “Aksi pemblokiran oleh Bank Mandiri menjadi preseden buruk bagi performa dan kinerja bank di Indonesia,” tutupnya. (her)

Tags: bankmandiriPemblokiran Rekening NasabahRekening Nasabah

Berita Terkait.

sukamta
Headline

Polemik Hijab Kadet Unhan Memanas, DPR Soroti Pelaksanaan Aturan di Lapangan

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:02
menag
Headline

Maulid Nabi Muhammad SAW, Menag: Akhlak Fondasi Peradaban

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:37
riau
Headline

Prabowo di Riau: Edukasi Warga Larangan Bakar Lahan, Sikat Korporasi Nakal

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:17
api
Headline

BNPB Klaim Karhutla di Beberapa Wilayah Telah Padam

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:14
Kebakaran Sade Hanguskan 167 Bangunan, Kementerian Kebudayaan Kaget Temuan Data Ini
Headline

Kebakaran Sade Hanguskan 167 Bangunan, Kementerian Kebudayaan Kaget Temuan Data Ini

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:27
Totok
Headline

Bank Mandiri Blokir Rekening Koordinator AMPB Senilai Rp80 Juta

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:43

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.