INDOPOSCO.ID – Pasar kendaraan listrik di Indonesia terus berkembang. Persaingan tidak hanya terjadi pada mobil listrik berjenis SUV, tetapi juga merambah segmen crossover yang menawarkan perpaduan desain, performa, teknologi, dan kepraktisan.
Salah satu model yang menarik perhatian adalah OMODA O4. Crossover listrik dari OMODA & JAECOO ini mengusung desain futuristis yang dipadukan dengan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) serta berbagai fitur bantuan pengemudi.
OMODA O4 diperkenalkan melalui konsep “Hacking Reality” yang menjadi bagian dari karakter kendaraan tersebut. Konsep ini diterjemahkan melalui tiga elemen utama, yakni Cyber Mecha, Cyber Pilot, dan Cyber Verse, yang mencakup desain, pengalaman berkendara, hingga hiburan di dalam kabin.
Dari sisi performa, OMODA O4 mengandalkan electric powertrain dengan tenaga 160 kW dan torsi maksimum 275 Nm. Berdasarkan standar pengujian CLTC, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 611 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Jarak tempuh tersebut menjadi salah satu aspek yang patut diperhatikan, khususnya bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan listrik untuk mobilitas sehari-hari sekaligus perjalanan jarak jauh.
Secara desain, OMODA O4 mengusung bahasa Cyber Mecha dengan karakter futuristis. Identitas tersebut terlihat melalui Cyber Lightning Headlamps, Mecha Flow body contour, serta desain kokpit yang mengambil inspirasi dari nuansa starship.
Tidak hanya mengandalkan tampilan, OMODA O4 juga dirancang dengan memperhatikan aspek aerodinamika. Kendaraan ini memiliki koefisien hambatan udara sebesar 0,292 Cd.
Sementara itu, konsep Cyber Pilot menjadi bagian yang menonjol dari sisi teknologi. OMODA O4 dibekali 18 fungsi Advanced Driver Assistance System (ADAS) dan sistem kamera 540 surround yang mendukung pengemudi dalam berbagai situasi berkendara.
Kabin OMODA O4 turut dilengkapi AI Voice Assistant, layar sentuh berukuran 13,2 inci, serta 50W wireless fast charging. Kehadiran fitur tersebut melengkapi pengalaman digital yang ditawarkan kepada pengguna.
Selain itu, OMODA O4 membawa konsep Cyber Verse yang berfokus pada pengalaman di dalam kabin. Melalui pendekatan ini, kabin tidak hanya menjadi ruang untuk berkendara, tetapi juga ruang personal bagi pengguna, termasuk ketika kendaraan sedang berhenti.
“OMODA O4 dirancang untuk menjadi bagian dari aktivitas dan gaya hidup penggunanya, baik saat berkendara maupun ketika kendaraan sedang berhenti. Kami membangun OMODA O4 dengan kombinasi performa EV, teknologi AI, dan desain yang berani, bukan sekadar untuk tampil beda, tetapi untuk menghadirkan value yang selama ini belum banyak ditemukan di segmen crossover EV,” ujar Jim Ma, Business Unit Director OMODA & JAECOO Indonesia.
Di Indonesia, OMODA O4 disebut berpotensi masuk ke segmen crossover EV dengan kisaran harga Rp400 jutaan. Namun, hingga saat ini harga tersebut belum dapat dianggap sebagai banderol resmi karena OMODA & JAECOO Indonesia belum mengumumkan harga maupun jadwal peluncuran OMODA O4 di Tanah Air.
Jika nantinya dipasarkan pada rentang harga tersebut, OMODA O4 memiliki sejumlah modal untuk bersaing, mulai dari jarak tempuh yang diklaim mencapai 611 kilometer, tenaga 160 kW, teknologi AI, hingga fitur ADAS.
Kepastian harga dan waktu peluncuran akan menjadi faktor penting untuk melihat posisi OMODA O4 di pasar Indonesia. Terlebih, segmen crossover EV kini semakin kompetitif dan konsumen memiliki lebih banyak pilihan dengan teknologi yang semakin beragam. (srv)






















