• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PLN EPI Pacu Ekosistem Hidrogen Hijau, Siapkan Pasokan untuk Industri dan Aviasi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 26 Juli 2026 - 14:06
in Ekonomi
Tongkol jagung sebagai salah satu agricultural waste berpotensi dikembangkan menjadi biohidrogen, mendukung pemanfaatan energi rendah karbon dan pengembangan ekosistem hidrogen PLN EPI. Foto: Dokumen PLN EPI

Tongkol jagung sebagai salah satu agricultural waste berpotensi dikembangkan menjadi biohidrogen, mendukung pemanfaatan energi rendah karbon dan pengembangan ekosistem hidrogen PLN EPI. Foto: Dokumen PLN EPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) terus memperluas langkah dalam mendukung transisi energi nasional dengan membangun ekosistem hidrogen hijau yang terintegrasi. Tak hanya menyiapkan teknologi dan rantai pasok, perusahaan juga mulai merancang model bisnis yang diyakini mampu membuka pasar baru bagi energi rendah karbon di berbagai sektor strategis.

Komitmen tersebut disampaikan Vice President Strategi dan Pengembangan Bisnis Biomassa PLN EPI Anita Puspita Sari saat menjadi pembicara dalam sesi Bioenergy to Biohydrogen: Unlocking the Next Clean Energy Opportunity pada Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (23/7/2026).

BacaJuga:

Rumah BUMN BRI Antar UMKM Oleh-Oleh Khas Demak Tembus Pasar Lebih Luas

PHE Perluas Portofolio Eksplorasi lewat Akuisisi WK Baru dan Kolaborasi Global

Monetisasi Sengeti Jadi Titik Balik Pengembangan Gas Bumi di Jambi

Menurut Anita, pengembangan hidrogen menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang PLN Group dalam mewujudkan target Net Zero Emissions (NZE) pada 2060. Setelah memperkuat pemanfaatan biomassa melalui program co-firing, PLN EPI kini melangkah lebih jauh dengan membangun rantai nilai hidrogen hijau sebagai mesin pertumbuhan bisnis berikutnya.

“Selain terus mengembangkan energi terbarukan, pembangkit nuklir, Carbon Capture, Utilization and Storage (CCUS), energy storage, dan Green Energy Super Grid, PLN Group juga menjadikan hidrogen dan amonia sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk mendukung sistem energi rendah karbon,” ujar Anita.

PLN EPI menyiapkan pengembangan hidrogen secara bertahap. Mulai dari penyusunan model bisnis, menjalin kemitraan strategis, hingga menyiapkan skema komersialisasi yang dapat mempercepat terbentuknya pasar hidrogen di Indonesia.

Salah satu pendekatan yang ditawarkan adalah melalui skema Hydrogen Gas Purchase Agreement (HGPA) maupun Kerja Sama Operasi (KSO) bersama mitra yang membangun fasilitas produksi hidrogen. Dalam model tersebut, PLN EPI akan mengambil peran sebagai agregator sekaligus penyedia pasokan hidrogen bagi berbagai sektor pengguna.

“Sebagai subholding yang mengelola energi primer, kami melihat hidrogen sebagai komoditas energi masa depan. Peran PLN EPI tidak hanya memastikan ketersediaan pasokan, tetapi juga membangun ekosistem bisnis agar hidrogen dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh PLN Group maupun sektor industri,” jelas Anita.

Pada fase awal pengembangan, perusahaan memfokuskan pasar pada sektor industri yang telah memiliki kebutuhan hidrogen dalam jumlah besar. Industri pupuk dan amonia, kilang minyak dan petrokimia, baja, logam, hingga industri kimia dipandang sebagai calon pengguna utama hidrogen hijau di Indonesia.

Tak berhenti di sektor industri, PLN EPI juga melihat prospek besar dari pengembangan electro-Sustainable Aviation Fuel (e-SAF), bahan bakar penerbangan rendah karbon yang diproyeksikan menjadi kebutuhan penting industri aviasi di masa depan.

“Melalui teknologi ini, hidrogen hijau dikombinasikan dengan karbon dioksida hasil penangkapan emisi untuk menghasilkan synthetic crude, yang selanjutnya diolah menjadi bahan bakar penerbangan rendah karbon melalui konsep closed carbon loop,” terangnya.

Permintaan terhadap e-SAF diperkirakan akan terus meningkat seiring hadirnya berbagai regulasi internasional yang mendorong penggunaan bahan bakar penerbangan berkelanjutan sebagai upaya menekan emisi karbon sektor aviasi.

Anita menilai Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi pemain utama dalam industri hidrogen hijau karena didukung potensi energi terbarukan yang melimpah. Namun, pengembangan industri tersebut memerlukan percepatan pembangunan ekosistem, penguasaan teknologi, dan pembentukan pasar yang kuat.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain penting dalam industri hidrogen hijau karena didukung sumber energi terbarukan yang melimpah. Tantangan berikutnya adalah mempercepat pembangunan ekosistem, penguasaan teknologi, serta menciptakan pasar yang mampu mendukung pengembangan hidrogen secara berkelanjutan,” tambahnya.

Dalam peta jalan NZE PLN Group, hidrogen dan amonia diposisikan sebagai bagian penting dari bauran energi nasional di masa mendatang. Seiring meningkatnya pemanfaatan energi baru dan terbarukan, pembangkit listrik berbasis gas juga akan diarahkan menuju pemanfaatan co-firing hidrogen hingga 100 persen pada 2060.

Melalui pembangunan ekosistem hidrogen hijau yang mencakup teknologi, rantai pasok, hingga pengembangan pasar, PLN EPI berharap dapat mempercepat dekarbonisasi sektor industri, ketenagalistrikan, dan transportasi. Di saat yang sama, langkah tersebut juga diyakini mampu membuka peluang investasi baru, melahirkan industri hijau, serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai hidrogen global menuju target Net Zero Emissions 2060 atau lebih cepat. (her)

Tags: GHES 2026Hidrogen Hijaupln epiTransisi Energi

Berita Terkait.

Rumah BUMN BRI Antar UMKM Oleh-Oleh Khas Demak Tembus Pasar Lebih Luas
Ekonomi

Rumah BUMN BRI Antar UMKM Oleh-Oleh Khas Demak Tembus Pasar Lebih Luas

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:09
AMMAN Tuntaskan Smelter Tembaga Terintegrasi, Siap Dongkrak Nilai Tambah Mineral Nasional
Ekonomi

PHE Perluas Portofolio Eksplorasi lewat Akuisisi WK Baru dan Kolaborasi Global

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:37
Monetisasi Sengeti Jadi Titik Balik Pengembangan Gas Bumi di Jambi
Ekonomi

Monetisasi Sengeti Jadi Titik Balik Pengembangan Gas Bumi di Jambi

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:26
AMMAN Tuntaskan Smelter Tembaga Terintegrasi, Siap Dongkrak Nilai Tambah Mineral Nasional
Ekonomi

Kepemimpinan Visioner Edwin Bangun Antar PLN Energi Gas Raih Pengakuan Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:06
AMMAN Tuntaskan Smelter Tembaga Terintegrasi, Siap Dongkrak Nilai Tambah Mineral Nasional
Ekonomi

AMMAN Tuntaskan Smelter Tembaga Terintegrasi, Siap Dongkrak Nilai Tambah Mineral Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:07
Bapanas Klaim Beras Premium Aman Meski Ditemukan Ritel Kosong
Ekonomi

Bapanas Klaim Beras Premium Aman Meski Ditemukan Ritel Kosong

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:02

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3199 shares
    Share 1280 Tweet 800
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2907 shares
    Share 1163 Tweet 727
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.