• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Data Akurat dan Kepastian Hukum Perkuat Iklim Usaha serta Kepatuhan Pajak

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 15 Juli 2026 - 23:23
in Ekonomi
akurat

Sejumlah narasumber memaparkan pentingnya kepastian hukum, akurasi data, dan transformasi digital sebagai fondasi penguatan sistem perpajakan nasional dalam Seminar Nasional di Jakarta, Rabu (15/7/2026). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penguatan kepastian hukum, akurasi data, dan transformasi digital menjadi pilar penting dalam membangun sistem perpajakan yang modern sekaligus mendorong iklim usaha yang sehat.

Isu tersebut menjadi perhatian utama dalam Tax Payer Conference 2026 yang digelar Tax Payer Community pada Seminar Nasional bertema “Pajak Adil, Data Akurat, Kepatuhan Tumbuh, Indonesia Berkah” di Jakarta, Rabu (15/7/2026).

BacaJuga:

Hadapi Ketidakpastian Global, Purbaya Andalkan Reformasi Pajak dan PNBP Perkuat APBN

Berangkat dari Keterbatasan, Biru Tsabita Kembangkan Usaha Tas dan Dompet Wanita Bersama Pemberdayaan BRI

BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan Indonesia, Dukung Pembangunan Nasional Bersama Danantara

Forum tersebut menghadirkan perwakilan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), pelaku usaha, UMKM, organisasi profesi, asosiasi bisnis, hingga media untuk membahas arah kebijakan perpajakan nasional di tengah percepatan transformasi digital.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2 Humas) DJP, Inge Diana Rismawanti, menegaskan bahwa pajak masih menjadi tulang punggung pembiayaan negara. Karena itu, peningkatan kepatuhan wajib pajak harus dibarengi sistem administrasi yang modern, mudah diakses, dan memberikan kepastian layanan.

Menurutnya, edukasi mengenai fungsi pajak serta pengenalan sistem administrasi perpajakan terbaru, Coretax, menjadi bagian penting dalam memperkuat kepatuhan sukarela masyarakat.

“Kami ingin masyarakat memahami apa itu pajak dan juga manfaatnya. Apa itu Coretax, serta bagaimana menjadi wajib pajak yang baik,” ujar Inge dalam sambutannya.

Inge mengakui implementasi awal Coretax masih menghadapi sejumlah kendala teknis. Meski demikian, DJP terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan berdasarkan berbagai masukan dari wajib pajak agar sistem semakin optimal.

“Transformasi digital memang memerlukan proses belajar bersama. Kami terus menerima masukan dari masyarakat dan wajib pajak untuk menyempurnakan layanan,” jelas Inge.

Menurutnya, penyempurnaan Coretax diharapkan mampu mempercepat layanan administrasi, memudahkan pelaporan serta permohonan layanan secara digital, sekaligus meningkatkan efisiensi bagi wajib pajak maupun otoritas.

“Penyempurnaan Coretax diharapkan dapat mempercepat layanan administrasi perpajakan, mempermudah proses pelaporan dan permohonan layanan secara digital, serta meningkatkan efisiensi baik bagi wajib pajak maupun otoritas pajak,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Tax Payer Community, Arfan, menilai keberhasilan reformasi perpajakan pada akhirnya ditentukan oleh tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Ia mengapresiasi berbagai langkah reformasi yang telah dilakukan pemerintah, mulai dari penyempurnaan regulasi, digitalisasi administrasi, hingga peningkatan kualitas pelayanan. Namun, menurutnya, kemajuan tersebut belum akan memberikan dampak maksimal apabila belum diikuti meningkatnya kepercayaan publik.

“Reformasi pajak tidak hanya ditentukan oleh regulasi atau teknologi. Yang paling menentukan adalah kepercayaan antara pembayar pajak dan pemerintah,” kata Arfan.

Ia menambahkan, kepercayaan akan tumbuh ketika masyarakat merasakan bahwa pajak yang dibayarkan benar-benar kembali dalam bentuk pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, pendidikan, layanan kesehatan, dan program perlindungan sosial.

Arfan juga menegaskan bahwa kepatuhan pajak yang paling kuat lahir dari kesadaran, bukan semata karena ancaman sanksi. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, pajak tetap menjadi instrumen utama untuk menjaga kesinambungan pembangunan nasional.

“Pajak adalah investasi sosial yang manfaatnya dirasakan seluruh masyarakat,” jelas Arfan.

Senada, Ketua Tax Payer Community Abdul Koni menegaskan bahwa terciptanya sistem perpajakan yang adil, transparan, dan memiliki kepastian hukum menjadi prasyarat penting untuk membangun kepercayaan dunia usaha. Menurutnya, tata kelola perpajakan yang kredibel tidak hanya meningkatkan kepatuhan wajib pajak secara sukarela, tetapi juga memperkuat daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi.

“Uang pajak harus dikelola secara transparan, akuntabel, adil, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutup Koni.

Melalui forum ini, Tax Payer Community berharap terbangun komitmen bersama untuk memperkuat ekosistem perpajakan yang akuntabel, berbasis data akurat, dan mampu memberikan kepastian bagi dunia usaha. Dengan administrasi yang semakin baik serta kepatuhan yang meningkat, penerimaan negara diharapkan semakin optimal dalam mendukung pembangunan dan memperkuat daya saing ekonomi Indonesia. (her)

Tags: Data AkuratKepastian Hukumpajakusaha

Berita Terkait.

purbaya
Ekonomi

Hadapi Ketidakpastian Global, Purbaya Andalkan Reformasi Pajak dan PNBP Perkuat APBN

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:06
Tas
Ekonomi

Berangkat dari Keterbatasan, Biru Tsabita Kembangkan Usaha Tas dan Dompet Wanita Bersama Pemberdayaan BRI

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:09
ATM
Ekonomi

BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan Indonesia, Dukung Pembangunan Nasional Bersama Danantara

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:28
Madu
Ekonomi

Melalui Pemberdayaan BRI, Suhita Lebah Indonesia Berhasil Mengembangkan Usaha Madu Berkelanjutan Berbasis Komunitas

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:08
Maman
Ekonomi

Driver Ojol Masuk Prioritas Pemberdayaan, Kementerian UMKM Siapkan Program Pendampingan

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:57
Andi-Joko
Ekonomi

PGE Tegaskan 3 Pilar Strategis Sambut Abad Kedua Panas Bumi Indonesia

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:47

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    11922 shares
    Share 4769 Tweet 2981
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2664 shares
    Share 1066 Tweet 666
  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1527 shares
    Share 611 Tweet 382
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1259 shares
    Share 504 Tweet 315
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1179 shares
    Share 472 Tweet 295
Mbapee
Olahraga

Curhat Mbappe Setelah Prancis Ditekuk Spanyol, Singgung Kegagalan Taktik di Semifinal

Editor Dilianto
Rabu, 15 Juli 2026 - 14:24

INDOPOSCO.ID - Kapten Timnas Prancis Kylian Mbappe menyesali kegagalan strategi dan lemahnya eksekusi di lapangan yang membuat Les Bleus gagal...

SelengkapnyaDetails
Pemberantasan Korupsi Tak Cukup dengan Dukungan Politik, Pengamat Tekankan Konsistensi

Resep Spanyol ke Final Piala Dunia 2026: Setia pada Fondasi dan Regenerasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:42
Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:12
Hasil Piala Dunia: Oyarzabal-Porro Bawa Spanyol ke Final Usai Bekuk Prancis

Hasil Piala Dunia: Oyarzabal-Porro Bawa Spanyol ke Final Usai Bekuk Prancis

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:40
Timnas-Prancis

Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis Takkan Biarkan Spanyol Dominasi Bola

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:13
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.