INDOPOSCO.ID – Kebutuhan kendaraan operasional yang efisien terus meningkat seiring berkembangnya sektor usaha dan perdagangan digital di Indonesia. Melihat tren tersebut, PT Ofero Technology Indonesia meluncurkan motor listrik terbaru Carria 1 dalam ajang Jakarta Fair 2026 di Kemayoran sebagai solusi mobilitas bagi pelaku UMKM, layanan pengiriman, bisnis logistik, hingga perusahaan dengan armada operasional.
Pertumbuhan e-commerce nasional menjadi salah satu faktor yang mendorong meningkatnya kebutuhan kendaraan operasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai transaksi e-commerce Indonesia mencapai Rp1.288,93 triliun pada 2024 atau meningkat sekitar 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, pemerintah juga terus mendorong digitalisasi UMKM dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional sebagai bagian dari transformasi transportasi yang lebih berkelanjutan.
Menjawab kebutuhan tersebut, Ofero menghadirkan Carria 1 yang dirancang untuk menunjang mobilitas produktif. Motor listrik ini mengusung slogan “Kerja Cepat, Muat Lebih Banyak” dengan sistem Dual Battery yang mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer dalam sekali pengisian daya serta kapasitas angkut mencapai 200 kilogram.
Brand Department Ofero Indonesia, Auditya Gunawan, mengatakan kendaraan listrik kini telah berkembang menjadi bagian penting dalam mendukung produktivitas pelaku usaha.
“Kami melihat kendaraan listrik kini tidak lagi sekadar menjadi alternatif transportasi, melainkan sudah berkembang menjadi instrumen produktivitas. Melalui Carria 1, kami ingin menghadirkan solusi mobilitas yang dapat membantu pelaku UMKM, pengusaha lokal, kurir, hingga perusahaan logistik meningkatkan efisiensi operasional tanpa mengurangi produktivitas,” ujar Auditya.
Untuk mendukung penggunaan harian, Carria 1 dibekali sejumlah teknologi, seperti Traction Control System (TCS) untuk menjaga traksi kendaraan di berbagai kondisi jalan serta Automatic Repair System (ARS) yang memungkinkan sistem melakukan pemulihan otomatis saat terjadi kendala tertentu sehingga kendaraan tetap dapat digunakan menuju titik layanan terdekat.
Motor listrik ini juga dilengkapi berbagai fitur modern, antara lain panel instrumen digital 6 inci dengan auto brightness, NFC keyless access, USB charging port, alarm antimaling, bagasi berkapasitas 34 liter, serta jok panjang yang memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna.
Retail Training Ofero Indonesia, Zhaenal Fanani, mengatakan Carria 1 dikembangkan berdasarkan kebutuhan pengguna di Indonesia yang memiliki mobilitas tinggi.
“Kendaraan operasional harus mampu digunakan setiap hari, menghadapi berbagai kondisi jalan, membawa kebutuhan kerja maupun keluarga, serta tetap memberikan rasa aman dan nyaman saat dikendarai. Karena itu, kami membekali Carria 1 dengan berbagai fitur keselamatan dan teknologi yang mendukung pengalaman berkendara yang lebih andal,” kata Zhaenal.
Selain menawarkan performa, Ofero juga menyoroti efisiensi biaya operasional kendaraan listrik. Berdasarkan simulasi penggunaan sejauh 200 kilometer per hari, motor listrik disebut mampu menghemat biaya operasional hingga sekitar Rp14,6 juta per tahun dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin berkat biaya energi yang lebih rendah dan kebutuhan perawatan yang lebih minim.
Salah seorang pengemudi ojek online, Ryan, menilai Carria 1 sesuai dengan kebutuhan pengendara yang mengandalkan kendaraan untuk bekerja setiap hari.
“Buat kami sebagai driver, yang terpenting bukan sekadar motornya bertenaga, tetapi juga nyaman dipakai seharian, irit biaya operasional, dan bisa mengakomodasi berbagai kebutuhan kerja. Saat harus mengantar penumpang, membawa paket, atau belanjaan pelanggan, motor yang punya ruang angkut memadai dan memberikan rasa aman tentu sangat membantu. Menurut saya, Carria 1 punya karakter yang sesuai dengan kebutuhan driver yang mobilitasnya tinggi setiap hari,” ujarnya.
Melalui peluncuran Carria 1, Ofero menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi mobilitas berbasis teknologi lithium yang efisien, andal, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Perusahaan optimistis kendaraan listrik akan memainkan peran yang semakin besar dalam mendukung aktivitas ekonomi produktif sekaligus mempercepat transformasi menuju sistem transportasi yang lebih berkelanjutan. (srv)

















