• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator Usaha untuk Cetak 10 Juta Wirausaha Baru

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 25 Juni 2026 - 13:05
in Ekonomi
Riza-Damanik-Riza

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Riza Damanik Riza. Foto: Dok. Kementerian UMKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat peran lembaga inkubator usaha sebagai bagian dari strategi nasional mencetak 10 juta wirausaha baru pada 2029.

Upaya ini dinilai penting untuk memperluas kesempatan berusaha, meningkatkan kualitas kewirausahaan, sekaligus mempersiapkan Indonesia menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.

BacaJuga:

Legalitas Bukan Beban, tapi Bekal UMKM Mengejar Modal dan Pasar

Dua Konflik Dunia Mengintai, Begini Prospek Harga Emas Pekan Depan

BTN Dorong Kualitas dan Keterhunian Rumah Subsidi di Jambi

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Riza Damanik Riza dalam Talkshow UMKM Insight di Jakarta, Rabu (24/6), mengatakan berbagai penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha yang mengikuti program inkubasi memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang membangun usaha tanpa pendampingan.

“Banyak orang memiliki ide bisnis, tetapi belum mampu mewujudkannya menjadi usaha yang berkelanjutan. Melalui lembaga inkubator, calon wirausaha dapat memperoleh pendampingan, akses pembiayaan, pemasaran, sertifikasi, dan standardisasi yang dibutuhkan untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan,” kata Riza.

Menurut Riza, lembaga inkubator, termasuk yang berada di lingkungan perguruan tinggi, memiliki peran strategis dalam mendampingi pelaku usaha sekaligus mendorong lahirnya inovasi dan teknologi yang mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya alam secara berkelanjutan. Kehadiran inkubator tidak hanya membantu menciptakan usaha baru, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi rakyat.

Oleh karena itu, Kementerian UMKM terus memberikan dukungan agar kapasitas kelembagaan inkubator dan kualitas layanan pendampingannya semakin optimal.

Riza menjelaskan, program pendampingan yang dilakukan lembaga inkubator akan disinergikan dengan berbagai program prioritas Kementerian UMKM, termasuk Bursa Wirausaha Unggulan dan Program Kesejahteraan Produktif (Pro-Kesra Produktif).

“Pendampingan melalui lembaga inkubator kami integrasikan dengan program Bursa Wirausaha Unggulan dan Pro-Kesra Produktif agar target 10 juta penduduk berwirausaha dapat tercapai secara lebih efektif,” ujarnya.

Bursa Wirausaha Unggulan dirancang sebagai ekosistem pembinaan kewirausahaan yang terintegrasi, mulai dari pelatihan, penguatan kapasitas usaha, fasilitasi legalitas dan sertifikasi, pelatihan manajemen keuangan, hingga perluasan akses pembiayaan dan pemasaran.

Melalui program tersebut, generasi muda, calon wirausaha, pelaku UMKM, maupun pengusaha dapat mengakses berbagai layanan pengembangan usaha secara lebih mudah dan terhubung dalam satu ekosistem.

Sementara itu, Pro-Kesra Produktif difokuskan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pendampingan dari tahap pra-produksi hingga pasca-produksi, dengan sasaran utama kelompok masyarakat pada desil 5 hingga 10.

Untuk memperluas jangkauan layanan, Kementerian UMKM juga tengah mengintegrasikan proses pendampingan inkubasi ke dalam platform SAPA UMKM. Langkah ini diharapkan memudahkan pelaku usaha di berbagai daerah mengakses layanan pengembangan usaha secara lebih cepat, mudah, dan merata.

Riza optimistis penguatan peran lembaga inkubator akan mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha baru sekaligus mempercepat pertumbuhan UMKM yang tangguh dan berdaya saing.

Selain memperluas akses layanan, Kementerian UMKM juga terus meningkatkan kualitas proses inkubasi dan kompetensi pendamping kewirausahaan melalui penerapan standar pelatihan, sistem penilaian, serta pemeringkatan lembaga inkubator.

“Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kapasitas lembaga inkubator, meningkatkan kualitas layanan pendampingan, dan memperluas peluang UMKM untuk berkembang hingga naik kelas,” kata Riza.

Dalam kesempatan yang sama, Head of BINUS Incubator Aloysius Bernanda Gunawan mengatakan minat berwirausaha sering tumbuh sejak seseorang berada di bangku pendidikan. Namun, tidak sedikit pula wirausahawan yang lahir karena kebutuhan untuk menciptakan peluang kerja bagi dirinya sendiri.

Oleh sebab itu, menurut Aloysius, calon wirausaha maupun pelaku usaha rintisan memerlukan pendampingan yang komprehensif sejak tahap perumusan ide, pengembangan prototipe, hingga penyempurnaan produk agar mampu tumbuh menjadi pengusaha yang kompetitif.

“Generasi muda memiliki kemampuan belajar yang cepat, adaptif terhadap perubahan, dan kaya akan ide. Jika didukung dengan pendampingan yang tepat, mereka tidak hanya mampu membangun usaha, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru,” ujarnya.

Senada dengan itu, Founder Kasisolusi Deryansha Azhary menekankan pentingnya pelatihan kewirausahaan yang praktis, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan usaha saat ini. Menurutnya, pelatihan tidak hanya mencakup aspek teknis bisnis, tetapi juga kemampuan komunikasi, literasi, dan penguatan personal branding melalui platform digital.

Dery menilai pendekatan tersebut sangat dibutuhkan oleh pelaku UMKM, terutama di daerah, agar mereka mampu berkembang secara mandiri, meningkatkan daya saing, dan beradaptasi dengan perubahan zaman.

Ia juga mengapresiasi langkah Kementerian UMKM dalam menghadirkan platform SAPA UMKM sebagai sarana pendampingan yang dapat diakses secara lebih luas oleh pelaku usaha di seluruh Indonesia.

“Pendampingan usaha yang merata melalui SAPA UMKM memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh pelaku UMKM untuk berkembang. Dengan demikian, pertumbuhan usaha tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau daerah-daerah di seluruh Indonesia,” kata Dery.(srv)

Tags: Indonesia Emas 2045Kementerian UMKMRiza Damanik RizaWirausaha

Berita Terkait.

umkm
Ekonomi

Legalitas Bukan Beban, tapi Bekal UMKM Mengejar Modal dan Pasar

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:40
emas
Ekonomi

Dua Konflik Dunia Mengintai, Begini Prospek Harga Emas Pekan Depan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:09
btn
Ekonomi

BTN Dorong Kualitas dan Keterhunian Rumah Subsidi di Jambi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:04
icar
Ekonomi

iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS Surabaya 2026, Tawarkan Dua Pilihan Teknologi Kendaraan Energi Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 - 04:40
omoda
Ekonomi

OMODA & JAECOO Hadirkan Empat Pilihan NEV di GIIAS Surabaya 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:23
dai
Ekonomi

Penjualan Daihatsu di Jatim Naik 14 Persen, Rocky Hybrid Jadi Sorotan GIIAS Surabaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:11

OLAHRAGA

Marquez
Olahraga

Klasemen MotoGP 2026 Makin Panas Usai Marc Marquez Menang di Aragon

Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 31 Agustus 2026 - 09:01

INDOPOSCO.ID - Persaingan menuju takhta MotoGP 2026 semakin sulit ditebak. Marc Márquez kembali menunjukkan taringnya dengan merebut kemenangan dalam balapan...

SelengkapnyaDetails
GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik

GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:31
Jay Idzes Tampil Penuh, 3 Sapuannya Warnai Kemenangan Perdana Sassuolo

Jay Idzes Tampil Penuh, 3 Sapuannya Warnai Kemenangan Perdana Sassuolo

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:55
Hasil Liga Inggris: City Berpesta, Liverpool Nyaris Celaka

Hasil Liga Inggris: City Berpesta, Liverpool Nyaris Celaka

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:01
u20

Ini Daftar 23 Pemain Timnas U-20 untuk Kualifikasi Piala Asia

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:07

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.