INDOPOSCO.ID – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperkuat penyaluran kredit kepemilikan rumah (KPR) subsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Provinsi Jambi sekaligus mendorong peningkatan kualitas dan keterhunian rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui seremonial akad massal KPR BTN Bersubsidi “250 Dreams Unlocked” di Perumahan Grand Citra Asri Pudak, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Sabtu (29/8/2026). Bersama LIP House, BTN memfasilitasi akad bagi 250 debitur yang langsung menerima kunci rumah.
Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar mengatakan rumah subsidi tidak hanya harus terjangkau, tetapi juga layak, aman, nyaman, sehat, dan segera dihuni. BTN juga mendorong sinergi dengan pemerintah daerah dan pengembang agar pembangunan hunian sesuai kebutuhan masyarakat.
Berdasarkan data BP Tapera, tingkat keterhunian rumah FLPP di Jambi mencapai 95,07 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional 94,02 persen.
Wali Kota Jambi, Maulana menyatakan pemerintah daerah berkomitmen mendukung pembangunan fasilitas dasar, termasuk pendidikan, kesehatan, dan air bersih, serta memastikan pengembangan perumahan sesuai tata ruang dan tidak berada di kawasan rawan banjir.
Chief Executive Officer (CEO) LIP House Raymond Tanoto mengungkapkan 250 akad tersebut menjadi salah satu capaian penting karena keberhasilan pembangunan perumahan tidak hanya diukur dari jumlah unit, tetapi juga dari jumlah masyarakat yang benar-benar memperoleh dan menghuni rumah. LIP House juga mengembangkan hunian dengan akses fasilitas dan lingkungan yang mendukung.
Sepanjang 2026, BTN Group telah menyalurkan lebih dari 100 ribu unit KPR FLPP. Di Jambi hingga Juni 2026, BTN mencatat penyaluran 1.517 unit KPR dengan nilai plafon sekitar Rp240,99 miliar.
BTN menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, BP Tapera, pengembang, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperluas akses rumah subsidi yang berkualitas, tepat sasaran, dan benar-benar dihuni masyarakat yang membutuhkan. (rmn)























