• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kebijakan Ekspor Satu Pintu Bisa Ubah Indonesia dari Penjual Menjadi Penentu Harga Komoditas Dunia

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 24 Juni 2026 - 16:29
in Ekonomi
Diskusi

Diskusi forum Strategic Dialogue bertajuk “Ekspor Satu Pintu dan Masa Depan Industri Sawit dan Tambang Nasional” di Jakarta, Rabu (24/6/2026). Foto: Dokumentasi pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Reformasi tata kelola ekspor komoditas strategis menjadi agenda penting pemerintah untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional di tengah dinamika perdagangan global. Sebagai negara yang kaya sumber daya alam, Indonesia memiliki posisi strategis dalam perdagangan internasional melalui ekspor komoditas unggulan seperti minyak kelapa sawit (CPO) beserta turunannya, batu bara, hingga produk logam.

Gagasan penerapan kebijakan ekspor satu pintu dinilai dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi tawar Indonesia dalam perdagangan komoditas global, khususnya pada sektor kelapa sawit dan pertambangan yang selama ini menjadi tulang punggung ekspor nasional.

BacaJuga:

Harga Emas Masih Fluktuatif, Siap-Siap Hadapi Dua Skenario Pekan Depan

Indonesia Makin Dilirik Pasar Pangan Dunia, SIAL Food & Drinks 2026 Hadir di Jakarta

GIIAS Surabaya 2026 Hadir Lebih Meriah, 37 Merek Otomotif Siap Pamerkan Produk Terbaru

Hal tersebut mengemuka dalam diskusi bertajuk “Ekspor Satu Pintu dan Masa Depan Industri Sawit dan Tambang Nasional” yang ditayangkan oleh TV Tempo pada Rabu (24/6/2026). Forum tersebut menghadirkan perwakilan pemerintah, pelaku industri, dan lembaga kajian ekonomi untuk membahas transformasi tata kelola ekspor Indonesia di tengah perubahan lanskap perdagangan dunia.

Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber yang mewakili unsur pemerintah, industri, dan kalangan akademisi, yaitu:

  • Dr. Ferry Irawan, S.E., M.S.E., Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian;
  • Dr. Ir. Tungkot Sipayung, Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI);
  •  Arif Perdana Kusumah, Ketua Umum Forum Industri Nikel Indonesia (FINI);
  • Nailul Huda, M.E., Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS).

Dalam diskusi tersebut, berbagai aspek implementasi kebijakan ekspor satu pintu dibahas secara mendalam, mulai dari dampaknya terhadap tata kelola perdagangan nasional, efisiensi rantai pasok, daya saing industri sawit dan pertambangan, percepatan hilirisasi, hingga pengaruhnya terhadap iklim investasi.

Tungkot Sipayung menyoroti fakta bahwa meskipun Indonesia merupakan produsen sawit terbesar di dunia, pembentukan harga komoditas sawit global masih banyak dipengaruhi pusat perdagangan dan bursa komoditas di luar negeri.

“Indonesia seharusnya tidak hanya menjadi produsen terbesar, tetapi juga memiliki pengaruh lebih besar dalam pembentukan harga global,” ujarnya.

Menurut Tungkot, model ekspor yang lebih terintegrasi dapat meningkatkan daya tawar Indonesia dalam rantai perdagangan internasional. Konsolidasi ekspor yang lebih baik dinilai mampu mendorong Indonesia naik kelas, dari sekadar pemasok bahan mentah menjadi aktor utama dalam mekanisme harga komoditas dunia.

Sementara itu, Ferry Irawan menjelaskan bahwa penguatan tata kelola ekspor merupakan bagian dari upaya menciptakan sistem perdagangan yang lebih efisien, transparan, dan mampu memberikan nilai tambah lebih besar bagi perekonomian nasional.

Di sektor pertambangan, Arif Perdana Kusumah menekankan pentingnya memastikan kebijakan ekspor mendukung agenda hilirisasi nasional. Menurutnya, penguatan kendali terhadap rantai pasok dan perdagangan komoditas strategis akan meningkatkan daya saing industri nasional di pasar global.

Di sisi lain, Nailul Huda mengingatkan bahwa setiap kebijakan perlu dirancang secara hati-hati agar mampu menjaga keseimbangan antara peningkatan daya saing nasional, kepastian usaha, dan iklim investasi yang sehat.

Para narasumber sepakat bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk memperkuat posisi strategisnya dalam perdagangan komoditas dunia. Namun, keberhasilan kebijakan ekspor satu pintu membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga keuangan, serta dukungan regulasi yang adaptif.

Melalui penguatan tata kelola ekspor, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi produsen utama komoditas strategis dunia, tetapi juga memiliki pengaruh lebih besar dalam pembentukan harga, peningkatan nilai tambah, serta penciptaan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.(dan)

Tags: CPOEkspor KomoditasPerdagangan Globalsawittambang

Berita Terkait.

Harga Emas Masih Fluktuatif, Siap-Siap Hadapi Dua Skenario Pekan Depan
Ekonomi

Harga Emas Masih Fluktuatif, Siap-Siap Hadapi Dua Skenario Pekan Depan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:45
12 Tahun Projo, Budi Arie Serukan Pemberantasan Korupsi di Lingkaran Kekuasaan
Ekonomi

Indonesia Makin Dilirik Pasar Pangan Dunia, SIAL Food & Drinks 2026 Hadir di Jakarta

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:08
12 Tahun Projo, Budi Arie Serukan Pemberantasan Korupsi di Lingkaran Kekuasaan
Ekonomi

GIIAS Surabaya 2026 Hadir Lebih Meriah, 37 Merek Otomotif Siap Pamerkan Produk Terbaru

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:05
Fantastik UMKM Kopi Indonesia Tembus Pasar Inggris, Nilainya Rp2,64 Miliar
Ekonomi

Fantastik UMKM Kopi Indonesia Tembus Pasar Inggris, Nilainya Rp2,64 Miliar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:06
Changan
Ekonomi

Changan Kantongi 1.120 SPK di GIIAS 2026, Nevo Q05 Sumbang 78 Persen

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:06
Kapal-BAg
Ekonomi

15 Tahun Berlayar, BAg Terus Perkuat Keandalan Transportasi Energi Indonesia

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:05

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.