• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

BRIN Dorong Sains Lewat Keterbukaan Ilmu Pengetahuan

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 23 Juni 2026 - 20:45
in Nasional
Ilustrasi hilirisasi inovasi riset. Foto: Dok INDOPOSCO

Ilustrasi hilirisasi inovasi riset. Foto: Dok INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gerakan keterbukaan ilmu pengetahuan atau open science terus diperkuat di Indonesia. Melalui Konferensi Open Indonesia 2026, BRIN mengajak pemerintah, akademisi, komunitas, organisasi masyarakat sipil, hingga masyarakat umum membangun budaya riset yang lebih transparan, inklusif, dan kolaboratif.

Open Indonesia sendiri lahir pada 2025 sebagai bentuk komitmen bersama berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat keterbukaan pengetahuan, data, budaya, dan teknologi sebagai bagian penting pembangunan nasional.

BacaJuga:

Menko PMK Buka EDRR Indonesia 2026, Tekankan Penguatan Aksi Merespon Peringatan Dini dan Transfer Teknologi Kebencanaan

Kementerian UMKM Kumpulkan Puluhan Lembaga, Dorong SAPA UMKM Jadi Satu Pintu Layanan Nasional

Kemendukbangga Jalin Kerja Sama dengan Kementerian PKP Melalui Program Bedah Rumah untuk Keluarga Berisiko Stunting

Kepala BRIN, Arif Satria, mengatakan keterbukaan ilmu pengetahuan merupakan fondasi penting dalam menghadapi tantangan global, mulai dari perubahan iklim, krisis kesehatan, hingga kesenjangan sosial.

Menurutnya, open science bukan sekadar slogan akademik, melainkan paradigma baru yang mengubah cara ilmu pengetahuan diproduksi, diverifikasi, dan dimanfaatkan.

“Open science mempercepat diseminasi pengetahuan, memperluas akses bagi peneliti dan masyarakat, serta meningkatkan kredibilitas sains melalui transparansi data, metode, dan publikasi,” ujar Satria dalam keterangan, Selasa (23/6/2026).

Arif menambahkan, Indonesia yang memiliki tantangan dan karakteristik wilayah yang beragam membutuhkan kolaborasi lintas disiplin ilmu agar mampu menghasilkan solusi berbasis bukti yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ia menuturkan, keterbukaan ilmu pengetahuan tidak dapat berjalan tanpa dukungan infrastruktur riset yang memadai. Karena itu, BRIN terus memperkuat pengelolaan data penelitian melalui pengembangan Repositori Ilmiah Nasional (RIN) yang dikelola Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah (RMPI).

“Keterbukaan tidak terjadi secara otomatis. Dibutuhkan infrastruktur yang kuat, kebijakan yang mendukung, serta investasi jangka panjang agar data penelitian dapat ditemukan, diakses, dimanfaatkan kembali, dan memberi manfaat yang lebih luas,” tegasnya.

Arif juga menyoroti pentingnya citizen science atau sains warga sebagai bagian dari ekosistem sains terbuka. Keterlibatan masyarakat dalam proses penelitian dinilai mampu memperluas kapasitas riset sekaligus meningkatkan literasi ilmiah publik.

Direktur RMPI, BRIN, Hendro Subagyo menambahkan, Konferensi Open Indonesia 2026 merupakan tindak lanjut dari Peta Jalan Open Indonesia yang telah disusun bersama berbagai pemangku kepentingan.

Menurut Hendro, konferensi tersebut menjadi forum strategis untuk mempertemukan komunitas, akademisi, pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan berbagai pihak lainnya guna membahas tantangan, berbagi praktik baik, serta menyusun strategi bersama dalam memperkuat gerakan keterbukaan di Indonesia.

“Keterbukaan ilmu pengetahuan bukan hanya penting bagi kemajuan riset, tetapi juga menjadi fondasi kolaborasi yang lebih luas. Hasil penelitian bisa dimanfaatkan lebih optimal, inovasi lebih cepat lahir, transparansi meningkat, dan akses masyarakat terhadap pengetahuan semakin terbuka,” katanya. (nas)

Tags: Arif SatriaBRINKonferensi Open Indonesia

Berita Terkait.

Pratikno
Nasional

Menko PMK Buka EDRR Indonesia 2026, Tekankan Penguatan Aksi Merespon Peringatan Dini dan Transfer Teknologi Kebencanaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:03
Maman
Nasional

Kementerian UMKM Kumpulkan Puluhan Lembaga, Dorong SAPA UMKM Jadi Satu Pintu Layanan Nasional

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:32
Wihaji
Nasional

Kemendukbangga Jalin Kerja Sama dengan Kementerian PKP Melalui Program Bedah Rumah untuk Keluarga Berisiko Stunting

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:02
Purbaya
Nasional

Belajar Makin Interaktif, Purbaya Ingin Papan Edukasi Digital Diperluas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:01
MOU
Nasional

ADUPI, IDCTA dan ESGIN Bangun Infrastruktur Digital Industri Daur Ulang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:40
pratikno
Nasional

Peringatan Dini Saja Tak Cukup, BNPB Genjot Teknologi Kebencanaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:07

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2211 shares
    Share 884 Tweet 553
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    998 shares
    Share 399 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.