• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim

PLN EPI Group

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 19 Juni 2026 - 17:17
in Nusantara
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kolaborasi PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) dan PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (PT BAg) di Padukuhan Jomblang Tengah berfokus pada pengelolaan sampah organik rumah tangga melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) yang terintegrasi dengan peternakan dan pertanian. Foto: Dokumen PT BAg

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kolaborasi PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) dan PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (PT BAg) di Padukuhan Jomblang Tengah berfokus pada pengelolaan sampah organik rumah tangga melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) yang terintegrasi dengan peternakan dan pertanian. Foto: Dokumen PT BAg

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Program pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi sirkular yang didukung PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (PT BAg) dan PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) berhasil mengantarkan Padukuhan Jomblang Tengah, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meraih penghargaan Padukuhan Tangguh Iklim DIY 2026.

Penghargaan tersebut diberikan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta dalam puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema “Act Now for Climate, Saatnya Bekerja untuk Iklim”.

BacaJuga:

HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 5,8 Kembali Hantam Wilayah NTT

Hadapi Dampak Gempa dan Longsor, Pertamina Patra Niaga Pastikan BBM-LPG Tetap Tersalurkan

Sejumlah Daerah Kini Mulai Bergolak, Disintegrasi Bangsa Mengancam

Penghargaan diserahkan di Bangsal Kepatihan Yogyakarta sebagai bentuk apresiasi terhadap komunitas dan pegiat lingkungan yang berkontribusi nyata dalam pelestarian lingkungan dan penguatan ketahanan iklim berbasis masyarakat.

Keberhasilan Padukuhan Jomblang Tengah tidak terlepas dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan PT BAg bersama PLN EPI Group. Program tersebut berfokus pada pengelolaan sampah organik rumah tangga melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) yang terintegrasi dengan sektor peternakan dan pertanian warga.

Melalui program ini, masyarakat didorong untuk memilah sampah sejak dari rumah. Sampah organik yang terkumpul kemudian dimanfaatkan sebagai pakan maggot BSF. Hasil budidaya maggot digunakan sebagai pakan ternak ayam dan ikan lele, sedangkan residu pengolahannya dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk budidaya sayuran dan tanaman obat keluarga.

Model pengelolaan tersebut menciptakan siklus ekonomi yang berkelanjutan. Selain mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, program ini juga mendukung ketahanan pangan lokal dan membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY, Kusno Wibowo, menilai keberhasilan masyarakat Karangasem menjadi contoh nyata bagaimana pengelolaan sampah dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan dan perekonomian warga.

“Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat aksi nyata dalam menghadapi perubahan iklim. Apa yang dilakukan masyarakat Karangasem menunjukkan bahwa pengelolaan sampah dapat menjadi solusi lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga,” ujarnya.

Ketua Bank Sampah Ngupadi Rejeki, Riyanta, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh warga yang secara konsisten menjalankan pola pengelolaan sampah berkelanjutan.

“Penghargaan ini menjadi milik seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi memilah dan mengelola sampah secara berkelanjutan. Melalui pengolahan sampah organik, budidaya maggot, dan pemanfaatan pupuk organik, kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat mampu mengelola lingkungan secara mandiri sekaligus memperoleh manfaat ekonomi,” katanya.

Direktur Utama PT Pelayaran Bahtera Adhiguna, Tri Susanto, turut mengapresiasi capaian yang diraih masyarakat Jomblang Tengah. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha mampu menghasilkan dampak yang nyata dan berkelanjutan.

“Kami mengucapkan selamat kepada Bank Sampah Ngupadi Rejeki dan seluruh masyarakat Padukuhan Jomblang Tengah atas penghargaan yang diterima. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha mampu menghasilkan perubahan yang nyata. Kami bangga dapat menjadi bagian dari upaya yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Penghargaan Padukuhan Tangguh Iklim DIY 2026 menjadi pengakuan atas keberhasilan masyarakat dalam menerapkan prinsip ekonomi sirkular yang berdampak langsung terhadap lingkungan dan kehidupan sosial ekonomi warga. Program ini juga menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang dimulai dari tingkat rumah tangga dapat berkembang menjadi gerakan kolektif yang mendukung mitigasi perubahan iklim, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selaras dengan filosofi Hamemayu Hayuning Bawana, warga Karangasem membuktikan bahwa pelestarian lingkungan dapat diwujudkan melalui gotong royong, inovasi, dan komitmen berkelanjutan. Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membangun ketahanan iklim berbasis masyarakat dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten. (rmn)

Tags: Padukuhan Tangguh Iklim DIYPelayaran Bahtera AdhigunaPLN EPI GroupPT BAg

Berita Terkait.

Gempa-NTT
Nusantara

HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 5,8 Kembali Hantam Wilayah NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:40
spbu
Nusantara

Hadapi Dampak Gempa dan Longsor, Pertamina Patra Niaga Pastikan BBM-LPG Tetap Tersalurkan

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:20
djohan
Nusantara

Sejumlah Daerah Kini Mulai Bergolak, Disintegrasi Bangsa Mengancam

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:23
pertamina
Nusantara

Gempa Flores, Pertamina Patra Niaga Pastikan Bantuan dan Energi Tetap Mengalir

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:09
BUMN Dipangkas dari 1.600 Jadi 300, DPR: Harus Lebih Untung dan Menyejahterakan Rakyat
Nusantara

Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Hingga 14 Hari ke Depan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:35
Jelang Musim Hujan, Aceh Selatan Kejar Serapan TKD untuk Infrastruktur di Atas 50 Persen
Nusantara

Jelang Musim Hujan, Aceh Selatan Kejar Serapan TKD untuk Infrastruktur di Atas 50 Persen

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:25

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    1546 shares
    Share 618 Tweet 387
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3817 shares
    Share 1527 Tweet 954
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • FBR Kutuk Newport terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.