INDOPOSCO.ID – Kapten Timnas Iran Mehdi Taremi menyampaikan keluhannya setelah melakoni laga perdana Piala Dunia 2026, karena menemui sejumlah persoalan. Salah satunya, ketidaklengkapan ofisial skuadnya akibat terganjal masalah visa dari Pemerintah Amerika Serikat.
“Kami tidak memiliki (pemimpin tertinggi-red) kami, dan juga tidak ada seorang pun dari staf, yang sangat penting bagi kami,” kata Mehdi Taremi seperti dilansir dari Sky Sports, Selasa (16/6/2026).
Permasalahan lainnya adalah skuad Team Melli harus bolak-balik antara Meksiko dan Amerika Serikat, mengingat kamp latihan mereka dipindahkan dari Tucson, Arizona ke Kota Tijuana.
Bahkan, Timnas Iran baru saja dipaksa langsung bertolak ke Meksiko setelah menjalani laga perdana Grup G Piala Dunia 2026 di SoFi Stadium, Inglewood, Amerika Serikat.
Belum lagi, pelatih Iran kesulitan melakukan wawancara setelah laga. Kondisi itu digambarkan sebagai petaka yang menimpa skuad Iran.
“Manajer kami, misalnya, datang ke sini untuk melakukan tugas media, dan Anda tahu semuanya seperti bencana bagi kami,” keluh Mehdi Taremi.
Pelatih Timnas Iran Amir Ghalenoei tak habis pikir dengan kondisi eksternal yang dialami skuadnya di Piala Dunia 2026. Seharusnya mereka masih bisa menginap sehari di Amerika Serikat, sebelum kembali ke markas mereka pada Rabu (17/6/2026) besok. Namun, pemangku kepentingan AS bertindak berlebihan.
“Kami tidak tahu mengapa mereka memulangkan kami. Saya pikir ini sangat aneh,” kritik Ghalenoei.
Perlakuan terhadap Timnas Iran dalam Piala Dunia 2026 diduga masih dipengaruhi oleh tensi geopolitik kedua negara di Timur Tengah. Pasalnya, hubungan Washington dan Teheran sempat memanas pada awal tahun ini, sebelum akhirnya kedua belah pihak sepakat untuk menempuh jalur diplomasi damai.(dan)











