• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Penguatan Dolar AS Tekan Harga Emas, Kemendag Turunkan HPE dan HR

Nasuha Editor Nasuha
Selasa, 2 Juni 2026 - 20:31
in Ekonomi
Ilustrasi emas Antam. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Ilustrasi emas Antam. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan penurunan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) komoditas emas untuk periode 1–14 Juni 2026 seiring koreksi harga emas global yang dipengaruhi penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan perubahan preferensi investor.

Penurunan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 1416 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar. Dalam aturan itu, HPE emas periode pertama Juni 2026 ditetapkan sebesar USD 148.396,49 per kilogram, turun 1,43 persen dibandingkan periode kedua Mei 2026 yang mencapai USD 150.555,29 per kilogram.

BacaJuga:

Berdayakan Petani Gula Aren dan Jaga Hutan Cianjur, BSI Maslahat Raih Penghargaan Excellent

Jurus Baru BTN: Bangun Ekosistem Raksasa untuk Perkuat CASA dan Transaksi

Koperasi Kekuatan Baru Transformasi Ekonomi Pancasila

Sementara itu, HR emas juga mengalami penurunan menjadi USD 4.615,65 per troy ounce (t oz) dari sebelumnya USD 4.682,80 per t oz. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kemendag Tommy Andana mengatakan, selama periode pengumpulan data, harga emas dunia mengalami koreksi sebesar 1,43 persen.

Kondisi tersebut, menurut Tommy, dipicu meningkatnya minat investor terhadap instrumen keuangan yang menawarkan imbal hasil dibandingkan emas yang tidak menghasilkan pendapatan.

“Selama proses pengumpulan data, harga emas terkoreksi sebesar 1,43 persen. Selain dipengaruhi pergeseran preferensi investor ke instrumen berbasis imbal hasil, pasar emas memasuki fase konsolidasi yang mendorong terjadinya aksi ambil untung atau profit-taking,” kata Tommy dalam keterangan, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, pergerakan harga emas internasional juga dipengaruhi arah kebijakan moneter global serta prospek pertumbuhan ekonomi dunia yang masih menjadi perhatian pelaku pasar.

Tommy menjelaskan, penetapan HPE dan HR emas dilakukan berdasarkan data serta masukan teknis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang mengacu pada perkembangan harga di pasar internasional. Adapun harga emas yang digunakan sebagai acuan berasal dari publikasi London Bullion Market Association (LBMA).

Ia menambahkan, penetapan kedua indikator tersebut merupakan hasil koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna memastikan kebijakan yang diambil mencerminkan kondisi pasar terkini.

“Penetapan HPE dan HR emas dilakukan melalui mekanisme koordinasi lintas kementerian dan lembaga dengan mempertimbangkan data, informasi, serta perkembangan pasar terkini yang dianalisis bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian,” ujarnya. (nas)

Tags: ASdolaremasHPEHRKemendag

Berita Terkait.

Penghargaan
Ekonomi

Berdayakan Petani Gula Aren dan Jaga Hutan Cianjur, BSI Maslahat Raih Penghargaan Excellent

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:19
btn
Ekonomi

Jurus Baru BTN: Bangun Ekosistem Raksasa untuk Perkuat CASA dan Transaksi

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:15
Jakarta 499 Tahun: Saatnya Betawi Punya Rumah dalam Kebijakan
Ekonomi

Koperasi Kekuatan Baru Transformasi Ekonomi Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:05
btn
Ekonomi

BTN Gelontorkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Percepat Produksi Maung MV3 dan Amunisi Nasional

Senin, 1 Juni 2026 - 16:08
Purbaya Yudhi Sadewa
Ekonomi

Era Baru Devisa Ekspor Dimulai, Pemerintah Wajibkan DHE SDA Tetap di Dalam Negeri

Senin, 1 Juni 2026 - 15:05
cabai
Ekonomi

Pemerintah Klaim Harga Pangan Pasca-Iduladha 2026 Stabil di Tengah Gejolak Global

Senin, 1 Juni 2026 - 10:09

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3514 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    975 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    948 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    943 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.