• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kemendag: HR CPO Juni 2026 Turun, Harga Kakao dan Getah Pinus Naik

Nasuha Editor Nasuha
Jumat, 29 Mei 2026 - 22:45
in Ekonomi
Ilustrasi petani Kakao. Foto: Dokumen Kementan

Ilustrasi petani Kakao. Foto: Dokumen Kementan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah menetapkan Harga Referensi (HR) minyak kelapa sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) untuk periode Juni 2026 sebesar USD 1.029,51 per metrik ton (MT). Nilai tersebut turun USD 20,07 atau 1,91 persen dibandingkan periode Mei 2026 yang mencapai USD 1.049,58 per MT.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tommy Andana, mengatakan penurunan HR CPO dipicu melemahnya permintaan dari negara importir utama, terutama India.

BacaJuga:

Menkop Tegaskan Penguatan Koperasi Saat Berdialog dengan Penggerak Koperasi di Pamekasan

Kementerian UMKM Integrasikan Pembiayaan dan Akses Pasar demi Usaha Mikro Berkelanjutan

Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

“HR CPO periode Juni 2026 turun dibandingkan periode Mei 2026 akibat penurunan permintaan dari negara importir utama seperti India,” ujar Tommy dalam keterangan resmi, Jumat (29/5/2026).

Dengan penetapan tersebut, menurutnya, pemerintah mengenakan Bea Keluar (BK) CPO sebesar USD 148 per MT dan Pungutan Ekspor (PE) sebesar 12,5 persen dari HR CPO atau setara USD 128,6892 per MT untuk periode Juni 2026.

Ia menyebut, penetapan HR CPO dihitung berdasarkan rata-rata harga selama periode 20 April hingga 19 Mei 2026, yakni Bursa CPO Indonesia sebesar USD 920,80 per MT, Bursa CPO Malaysia USD 1.138,22 per MT, dan harga CPO Rotterdam USD 1.429,40 per MT.

Namun, masih ujar dia, mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 35 Tahun 2025, karena selisih harga dari tiga sumber melebihi USD 40, maka perhitungan HR menggunakan dua sumber harga yang paling dekat dengan median, yaitu Bursa CPO Malaysia dan Bursa CPO Indonesia.

“Selain CPO, pemerintah juga menetapkan Bea Keluar minyak goreng Refined, Bleached, and Deodorized (RBD) palm olein dalam kemasan bermerek dengan berat maksimal 25 kilogram sebesar USD 33 per MT,” katanya.

Di sisi lain, dikatakan dia harga referensi biji kakao periode Juni 2026 justru mengalami kenaikan signifikan menjadi USD 3.832,17 per MT atau naik USD 563,48 dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan tersebut mendorong Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao naik menjadi USD 3.511 per MT.

Menurut Tommy, lonjakan harga kakao dipicu penutupan Selat Hormuz yang menyebabkan kenaikan biaya logistik, asuransi, dan bahan bakar. Selain itu, berkurangnya pasokan dari Nigeria juga ikut mendorong kenaikan harga.

“Ada kenaikan pada HR dan HPE biji kakao karena ditutupnya Selat Hormuz yang mengakibatkan peningkatan biaya logistik, biaya asuransi, dan bahan bakar. Selain itu, penurunan suplai dari Nigeria ikut mendorong kenaikan HR dan HPE biji kakao,” katanya.

Diketahui, untuk periode Juni 2026, Bea Keluar dan Pungutan Ekspor biji kakao ditetapkan masing-masing sebesar 7,5 persen. Sementara itu, pemerintah menyebut tidak ada perubahan HPE produk kulit dibandingkan periode sebelumnya. Beberapa produk kayu juga tercatat tetap, seperti keping kayu (chipwood), kayu olahan jenis sungkai, dan kayu olahan khusus jenis merbau tertentu.

Adapun komoditas getah pinus mengalami kenaikan HPE menjadi USD 980 per MT atau naik USD 64 dibandingkan Mei 2026. Kenaikan juga terjadi pada sejumlah produk veneer dan kayu olahan dari jenis meranti, merbau, akasia, sengon, hingga eukaliptus. Sebaliknya, beberapa produk kehutanan mengalami penurunan HPE, antara lain kayu lapis untuk kotak kemasan, kayu keping atau pecahan, serta kayu olahan jenis jati, pinus, gmelina, dan karet. (nas)

Tags: CPOGETAHhargaHRkakaoPinusTurun

Berita Terkait.

menkop
Ekonomi

Menkop Tegaskan Penguatan Koperasi Saat Berdialog dengan Penggerak Koperasi di Pamekasan

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:28
ukm
Ekonomi

Kementerian UMKM Integrasikan Pembiayaan dan Akses Pasar demi Usaha Mikro Berkelanjutan

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:10
SAWIT
Ekonomi

Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:09
Dari Jalan Berlumpur hingga Pelosok Desa, Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan
Ekonomi

Dari Jalan Berlumpur hingga Pelosok Desa, Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:31
Perangi Scam dan Judi Online, BRI Bersama PERBANAS Perkuat Kolaborasi dengan OJK dan Kemkomdigi Dukung Ekosistem Keuangan Digital yang Aman bagi Masyarakat
Ekonomi

Perangi Scam dan Judi Online, BRI Bersama PERBANAS Perkuat Kolaborasi dengan OJK dan Kemkomdigi Dukung Ekosistem Keuangan Digital yang Aman bagi Masyarakat

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:01
Kisah UMKM di Cimahi, Omzet Meningkat Berkat Pelatihan Sertifikasi Halal BRI Peduli
Ekonomi

Kisah Rosyidah, Purna Pekerja Migran Indonesia yang Berhasil Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Pesisir Indramayu Berkat Pelatihan dari BRI Peduli

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:31

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3183 shares
    Share 1273 Tweet 796
  • Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12558 shares
    Share 5023 Tweet 3140
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2882 shares
    Share 1153 Tweet 721
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2754 shares
    Share 1102 Tweet 689
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.