• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Produksi Migas PHI Lampaui Target, Inovasi Sumur Tua Jadi Kunci

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 14 Mei 2026 - 13:13
in Ekonomi
Anjungan Platform Sepinggan Field

Anjungan Platform Sepinggan Field di lepas pantai Kalimantan Timur yang dikelola oleh PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT). Foto: Dokumen PHKT

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) membuka tahun 2026 dengan torehan positif. Perusahaan hulu minyak dan gas bumi (migas) yang mengelola wilayah operasi Kalimantan itu sukses mencatatkan produksi di atas target sekaligus menjaga performa keselamatan kerja tetap optimal sepanjang Triwulan I 2026.

Hingga akhir Maret 2026, PHI bersama anak perusahaan dan afiliasinya membukukan produksi minyak mencapai 60,44 ribu barel per hari (thousand barrels of oil per day/mbopd) serta produksi gas sebesar 619 juta standar kaki kubik per hari (million standard cubic feet per day/mmscfd). Angka tersebut melampaui target tahunan, masing-masing sekitar 120 persen untuk minyak dan 105 persen untuk gas.

BacaJuga:

Buka Rakernas AITTA, Ni Luh Puspa Ajak Industri Travel Perkuat Pariwisata Berkualitas

Tembus USD635 Juta, Efisiensi PHE Lampaui Target dan Siapkan Jurus Baru 2026

Usai MoU, BPJPH dan Barantin Langsung Turun ke Pelabuhan Awasi Daging dan Pakan Impor

Tak hanya unggul dari sisi produksi, PHI juga mempertahankan catatan keselamatan kerja dengan nihil fatalitas (zero fatality), mencatatkan 57,36 juta jam kerja selamat, dan tanpa Lost Time Incident (zero LTI).

Direktur Utama PHI, Sunaryanto, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam menjaga keberlanjutan produksi migas nasional.

”Di PHI, kami terus berinvestasi dalam kegiatan eksplorasi dan eksploitasi demi keberlanjutan produksi migas Perusahaan yang penting dalam mendukung pencapaian target produksi nasional dan ketahanan energi Indonesia,” ujar Anto, sapaan Sunaryanto, dalam keterangannya, dikutip Kamis (14/5/2026).

Menurutnya, penguatan inovasi dan peningkatan keandalan fasilitas produksi menjadi faktor penting dalam menjaga performa lapangan migas yang telah mature di Kalimantan.

”Penerapan inovasi dan teknologi merupakan langkah strategis Perusahaan dalam menahan laju penurunan produksi, meningkatkan recovery rate, dan mempertahankan tingkat produksi lapangan-lapangan migas yang sudah mature di wilayah Kalimantan,” jelas Anto.

PHI juga mempercepat berbagai program pemeliharaan fasilitas, reaktivasi, hingga perbaikan sumur guna memperpanjang usia produksi lapangan migas.

”Berkat inovasi, kolaborasi lintasfungsi, dan sinergi yang terbentuk menjadikan proyek-proyek utama Perusahaan dalam rencana kerja tahun 2026 dapat mencatatkan hasil seperti yang diharapkan,” imbuhnya.

Sejumlah terobosan teknologi menjadi motor peningkatan produksi di lapangan. Salah satunya penerapan metode High Pour Point Oil (HPPO) di Lapangan Handil yang dikelola PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), serta Lapangan Mutiara dan Pamaguan yang dioperasikan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS).

Teknologi ini dirancang untuk mengatasi tantangan minyak berkandungan lilin tinggi yang berpotensi membeku di jalur pipa produksi. Dengan penggunaan pelarut khusus, aliran minyak tetap terjaga sehingga produksi dapat berlangsung stabil.

PHM juga berhasil mengoptimalkan sumur emulsi di Lapangan Tunu melalui inovasi teknologi produksi. Sementara PHSS menerapkan teknologi Permanent Coiled Tubing Gas Lift (PCTGL) di sejumlah sumur workover di Lapangan Louise, Samboja, dan Mutiara.

Melalui teknologi gas lift, minyak lebih mudah terangkat ke permukaan lewat injeksi gas bertekanan ke dalam sumur. Langkah ini terbukti mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menopang target produksi perusahaan pada awal tahun.

Kontribusi produksi minyak tambahan juga datang dari PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT), terutama dari Lapangan Kerindingan, Lapangan Sapi, serta sumur-sumur sisipan baru di offshore Kalimantan Timur.

Di sisi lain, program peremajaan sumur turut memberikan dampak signifikan. Program Handil Rejuvenation yang dijalankan PHM, misalnya, mampu meningkatkan produksi Lapangan Handil sekitar lima persen dibandingkan sebelum program berjalan.

Untuk produksi gas, capaian PHI didukung oleh keberhasilan onstream platform kedua dan ketiga Proyek Sisi Nubi AOI yang dikelola PHM pada Februari hingga Maret 2026. Tambahan produksi juga diperkuat lewat aktivitas well service di Lapangan Tunu, workover Lapangan Santan, hingga Lapangan Nilam dan Mutiara.

Menutup keterangannya, Anto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja, pemerintah, dan masyarakat yang terus mendukung kelancaran operasi hulu migas di Kalimantan.

”Dukungan seluruh pemangku kepentingan internal dan eksternal terhadap kelancaran operasi hulu migas Perusahaan merupakan aspek penting dalam menjaga keberlanjutan produksi migas yang penting bagi ketahanan energi nasional sesuai Asta Cita pemerintah Indonesia,” tambahnya. (her)

Tags: industri hulu migaspertamina hulu indonesiaPHIproduksi migas

Berita Terkait.

niluh
Ekonomi

Buka Rakernas AITTA, Ni Luh Puspa Ajak Industri Travel Perkuat Pariwisata Berkualitas

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:05
whisnu
Ekonomi

Tembus USD635 Juta, Efisiensi PHE Lampaui Target dan Siapkan Jurus Baru 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:48
haikal
Ekonomi

Usai MoU, BPJPH dan Barantin Langsung Turun ke Pelabuhan Awasi Daging dan Pakan Impor

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:22
Menara BCA
Ekonomi

BCA Umumkan Operasional Libur Kenaikan Yesus Kristus, Nasabah Diimbau Waspada Penipuan Siber Perbankan

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:11
maman
Ekonomi

Akad Massal KUR 1.000 UMKM Kreatif Bali, Pemerintah Perluas Akses Pembiayaan dan Digitalisasi

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:21
Seminar
Ekonomi

FIFGROUP Dukung Penguatan Tata Kelola Industri Pembiayaan Lewat Seminar Nasional KUHP Baru

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:22

BERITA POPULER

  • hujan

    Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1071 shares
    Share 428 Tweet 268
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    979 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.