• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementan-Kemdiktisaintek Perkuat Hak PVT, Riset Kampus Jadi Senjata Swasembada Pangan Berkelanjutan

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 12 Mei 2026 - 21:03
in Nasional
Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) memperkuat komitmennya dalam mendukung kedaulatan pangan nasional dalam Bimbingan Teknis yang diselenggarakan di Universitas Pakuan, Selasa (12/5/2026). Foto: Humas Kementan

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) memperkuat komitmennya dalam mendukung kedaulatan pangan nasional dalam Bimbingan Teknis yang diselenggarakan di Universitas Pakuan, Selasa (12/5/2026). Foto: Humas Kementan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) memperkuat komitmennya dalam mendukung kedaulatan pangan nasional dengan memfasilitasi perlindungan varietas tanaman atas hasil inovasi dari perguruan tinggi. Langkah strategis ini diwujudkan melalui pendampingan intensif bagi 63 peneliti dari 48 universitas se-Indonesia dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) 2026 yang berlangsung pada 11 hingga 13 Mei 2026.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penandatangan nota kesepahaman antara Menteri Pertanian dan Menteri Diktisaintek dalam mendorong implementasi hasil riset kampus guna mempercepat swasembada pangan berkelanjutan,” dikatakan Kepala Pusat PVTPP, Leli Nuryari dalam Bimtek tersebut yang diselenggarakan di Universitas Pakuan, Selasa (12/5/2026).

BacaJuga:

Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

Hadiri Sidang Kabinet Paripurna, Mendagri Simak Arahan Presiden soal Pentingnya Kekompakan

Kecam Penundaan Wajib Halal hingga 2028, FKBI Soroti Dugaan Intervensi Industri Rokok

“Sinergi ini menempatkan perguruan tinggi sebagai salah satu ujung tombak pengembangan teknologi pertanian dan memastikan riset para akademisi tidak hanya berakhir di atas kertas, melainkan bertransformasi menjadi varietas unggul yang siap meningkatkan produktivitas pertanian nasional,” sambungnya.

Menurut Leli, kehadiran varietas unggul yang adaptif dan berkualitas adalah kunci utama untuk mewujudkan visi swasembada pangan berkelanjutan, dalam mewujudkan visi-misi pemerintahan Presiden RI Prabowo, Kementan memiliki program prioritas nasional, diantaranya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan, peningkatan produksi padi, jagung, dan komoditas strategis lainnya, penyediaan benih/varietas unggul, alat mesin pertanian dan pupuk bersubsidi, penyuluhan dan regenerasi petani, hilirisasi pertanian serta mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami berkomitmen mendorong hasil riset kampus, sehingga bisa mendorong program strategis kita yakni swasembada pangan berkelanjutan. Keberadaan varietas unggul memiliki peran yang sangat strategis. Varietas unggul mampu meningkatkan produktivitas, ketahanan terhadap hama dan penyakit, toleransi terhadap perubahan iklim, serta meningkatkan kualitas hasil panen,” cetusnya.

Lebih lanjut Leli menegaskan perlindungan hukum melalui Hak PVT bukan sekadar prosedur administratif, melainkan instrumen strategis untuk meningkatkan ekonomi bangsa. Menurutnya, Pusat PVTPP mengemban peran ganda yakni memberikan kepastian hukum bagi pemulia dan memfasilitasi perizinan pertanian yang menjadi kunci akselerasi ekonomi di pasar global.

“Dengan memiliki varietas yang unggul, selain dapat memaksimalkan hasil panen petani kita, namun juga dapat mendorong ekspor produk pertanian yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani, pelaku usaha dan pertumbuhan ekonomi nasional,” tegasnya.

“Perguruan tinggi memiliki kontribusi besar dalam menghasilkan inovasi varietas unggul. Banyak inovasi yang lahir dari para akademisi dan peneliti di kampus yang sesungguhnya memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat dan dunia usaha. Hasil inovasi tersebut perlu mendapatkan perlindungan hukum agar hak pemulia dapat terlindungi dan inovasi menghasilkan benih unggul dapat terus berkembang,” tambah Leli.

Di tempat yang sama, pakar pemuliaan tanaman, IPB University, Prof. Sobir menekankan keuntungan langsung bagi para akademisi. Menurutnya, pendaftaran Hak PVT adalah investasi karir yang nyata bagi dosen.

“Semakin sering akademisi meng-Hak PVT-kan hasil risetnya, maka mereka akan mendapatkan hak akan inovasi ilmiahnya secara penuh. Selain itu, ini sangat bagus juga untuk menunjang jenjang karir teman-teman dosen karena inovasi yang terproteksi memiliki bobot nilai yang tinggi,” tuturnya.

Sebagai wujud pelayanan prima dan upaya “jemput bola”, Pusat PVTPP mengerahkan tim ahli yang terdiri dari 9 Pemeriksa PVT guna memberikan asistensi teknis langsung kepada para peserta. Pendampingan ini mencakup tata cara penulisan riwayat pemuliaan hingga proses pengajuan hak PVT secara daring, sehingga inovasi hasil riset dapat segera mendapatkan legalitas.

Direktur Hilirisasi dan Kemitraan Kemdiktisaintek, Prof. Yos Sunitiyoso mengapresiasi langkah aktif PVTPP dalam menjembatani dunia riset dengan perlindungan hukum negara. Perguruan tinggi memiliki banyak inovasi varietas tanaman yang unggul dihasilkan dosen, tetapi hanya sedikit yang didaftarkan mendapatkan kekayaan intelektual berupa hak PVT.

“Harapannya dari Bimtek ini dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya dengan dilakukan PVT hasil riset varietasnya, agar tidak hanya menjadi kertas saja,” ungkap Yos.

Kegiatan ini juga akan memberikan penghargaan kepada 8 peserta sebagai bentuk motivasi bagi para akademisi untuk terus berkontribusi dalam pengembangan varietas unggul di Indonesia. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem inovasi pertanian nasional dan mempercepat hilirisasi teknologi dari laboratorium kampus ke lahan petani. (srv)

Tags: Hak PVTKemdiktisaintekKementanswasembada pangan

Berita Terkait.

umar
Nasional

Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:13
sidang
Nasional

Hadiri Sidang Kabinet Paripurna, Mendagri Simak Arahan Presiden soal Pentingnya Kekompakan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22
halal
Nasional

Kecam Penundaan Wajib Halal hingga 2028, FKBI Soroti Dugaan Intervensi Industri Rokok

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:02
djohan
Nasional

Jabatan Kades Diburu, Politik Dinasti Mengintai Desa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:21
cgbio
Nasional

CGBIO Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Meet the Masters in Bali 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:11
bksdn
Nasional

Perkuat Inovasi Daerah, BSKDN Kemendagri Siapkan Strategi Dukung Target Ekonomi 8 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:29

OLAHRAGA

champion
Olahraga

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10

INDOPOSCO.ID - Malam Liga Champions 2026/2027 matchday ketiga pada Rabu (21/10/2026) malam hingga Kamis (22/10/2026) dini hari WIB kembali menghadirkan...

SelengkapnyaDetails
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31
Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:40

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2642 shares
    Share 1057 Tweet 661
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1393 shares
    Share 557 Tweet 348
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1275 shares
    Share 510 Tweet 319
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1097 shares
    Share 439 Tweet 274
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.