INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto akan bergabung dengan ribuan buruh dalam peringatan Hari Buruh atau May Day di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026) pagi.
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono mengonfirmasi hal tersebut. Sementara estimasi buruh yang akan hadir dalam peringatan May Day di Monas mencapai 300 ribu orang.
“Mayday Fest yang dilaksanakan di Monas, dihadiri oleh Bapak Presiden (Prabowo), dengan jumlah massa kurang lebih 300 ribu orang,” kata Dekananto Eko Purwono di Jakarta, Jumat (1/5/2026).
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari telah menyampaikan bahwa Prabowo akan menghadiri peringatan Hari Buruh di Monas.
“Presiden Prabowo insya Allah diagendakan hadir pada puncak peringatan Hari Buruh Nasional 2026, yang akan dilaksanakan di Monumen Nasional Jakarta,” ujar Qodari terpisah dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Rabu (29/4/2026).
Dalam May Day 2026, buruh membawa sejumlah tuntutan di antaranya mendesak pengesahan RUU Ketenagakerjaan yang lebih pro-buruh serta menolak rencana kenaikan PPN 12 persen yang dinilai membebani daya beli.
Menuntut penghapusan sistem outsourcing, penolakan terhadap upah murah, serta penghentian PHK massal akibat dampak ekonomi global. Menuntut kejelasan status hukum dan tarif adil bagi pekerja platform digital (ojol/kurir), serta perlindungan bagi pekerja dari dampak negatif otomasi AI.
Selain itu, Mendesak pemerintah segera mengangkat guru dan tenaga honorer menjadi ASN, serta menuntut reformasi sistem jaminan kesehatan dan pensiun yang lebih adil. Mendorong kedaulatan pangan dan akses lahan bagi petani, menolak eksploitasi praktik magang, serta menuntut perlindungan bagi aktivis buruh dari kriminalisasi.
Polda Metro Jaya mengerahkan puluhan ribu personel aparat gabungan untuk mengawal unjuk rasa serikat buruh dalam aksi May Day di kawasan Monas, Jakarta Pusat pada hari ini.
“Polda Metro Jaya (PMJ) bersama TNI, Pemda, Pamdal, dan unsur terkait menyiapkan 24.980 personel,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto terpisah di Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Total personel yang dikerahkan mencakup 15.575 personel Polri, 6.003 personel TNI, 1.002 personel dari Pemprov DKI, 400 personel Pamdal, dan 2.000 personel organisasi sosial, kepemudaan, komunitas, pengemudi ojol, buruh (Sabuk Kamtibmas). (dan)










