INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto menyoroti banyaknya jalur kereta api yang beroperasi tanpa penjagaan memadai. Ia memastikan pemerintah akan segera turun tangan mengatasi persoalan infrastruktur keselamatan tersebut.
“Secara garis besar memang kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga ya. Kita segera akan atasi,” kata Prabowo kepada wartawan usai menjenguk korban kecelakaan kereta di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).
Bahkan terdapat sekitar 1.800 titik perlintasan serupa di Pulau Jawa memerlukan penanganan, sehingga pemerintah menginstruksikan percepatan perbaikan melalui berbagai skema seperti pembangunan flyover maupun peningkatan sistem pengamanan.
“Sekarang sudah lah kita selesaikan semua itu, saya sudah perintahkan segera kita akan perbaiki semua ya, lintasan tersebut ya, apakah dengan dilakukan pos jaga atau dengan flyover,” jelas Prabowo.
Di sisi lain, ia menyampaikan dukacita mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api jarak jauh dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.
“Tentunya kita prihatin, kaget dengan kecelakaan yang telah terjadi. Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi dan atas nama pemerintah,” ucap Prabowo.
Ia juga menginstruksikan pengusutan tuntas terkait kecelakaan kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek dengan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.
“Kita akan segera mengadakan investigasi kejadiannya bagaimana,” tegas eks menteri pertahanan itu.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengungkapkan bahwa berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.
“Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut,” imbuh Bobby Rasyidin terpisah dalam keterangannya.(dan)










