• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Warga Rawa Buaya Keluhkan Air Keruh Menahun, PAM Jaya Beri Penjelasan Berbeda

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 16 April 2026 - 12:21
in Megapolitan
Air

Seorang warga menampung air bersih menggunakan ember di pemukiman RT 05 RW 02 Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Foto: Dokumentasi pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Krisis air bersih melanda warga RT 05 RW 02 Rawa Buaya, Cengkareng, akibat kondisi air yang keruh dan berbau. Masalah tersebut berdampak pada terganggunya aktivitas harian warga yang diklaim telah berlangsung menahun.

Senior Manager Corporate dan Customer Communication PAM Jaya Gatra Vaganza membantah keluhan krisis air bersih tersebut telah berlangsung lama. Ia mengklaim gangguan yang dialami warga Jalan H. Jairi, Rawa Buaya, baru terjadi sejak awal April 2026.

BacaJuga:

Demi Kepastian Hukum Masyarakat Betawi, Pemuda Kaum Betawi Siapkan Uji Materi UU DKJ

Hari Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah Sepanjang Hari

Membaca Pesan Besar dari Sambutan Milad Perak Forum Betawi Rempug

“Kalau misalkan ditanya kejadian ini terjadinya kapan? Di awal bulan ini,” kata Gatra Vaganza kepada INDOPOSCO melalui telepon, Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Sumber air bersih yang dialirkan ke warga Rawa Buaya saat ini berasal dari PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) di Tangerang. Air tersebut dibeli dan disimpan terlebih dahulu dalam bak penampungan atau reservoar milik perusahaan sebelum disalurkan.

“Iya, jadi kalau kami beli-beli air dari PDAM Tangerang itu. Beli air terus kami simpan dulu ke reservoir kami, masuk ke reservoir kami, baru didistribusikan. Jadi sumber airnya dari sana,” ujar Gatra.

Untuk memastikan kualitas air kembali normal, ia meminta pelanggan yang masih mengalami masalah air berwarna agar membuka keran rumah mereka beberapa saat guna mengeluarkan sisa endapan.

“Dan sudah mau memastikan, jadi misalkan memang masih ada di rumah-rumah pelanggan yang masih berwarna gitu ya, Mas, itu memang salah satunya harus dibuka dulu kerannya,” jelas Gatra.

Ia menjelaskan bahwa salah satu langkah penanganan yang dapat dilakukan adalah melakukan proses pengurasan pipa jaringan untuk membuang endapan yang menyebabkan air menjadi keruh.

“Salah satu hal yang bisa kita lakukan adalah di-flushing. Dibuang sebenarnya airnya di pipa jaringan, dikuras karena tadi buat ngebuang endapan-endapan itu,” tutur Gatra terpisah saat dikonfirmasi wartawan baru-baru ini. (dan)

Tags: CengkarengKrisis Air Bersihpam jaya

Berita Terkait.

PKB
Megapolitan

Demi Kepastian Hukum Masyarakat Betawi, Pemuda Kaum Betawi Siapkan Uji Materi UU DKJ

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:03
Cerah
Megapolitan

Hari Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah Sepanjang Hari

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:20
Usni-Hasanudin
Megapolitan

Membaca Pesan Besar dari Sambutan Milad Perak Forum Betawi Rempug

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:13
Apel
Megapolitan

Amankan Zikir Kebangsaan, Polda Metro Kerahkan 7.643 Personel Aparat Gabungan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:31
pram
Megapolitan

Minta Pagar Besi Mal Dilepas, Pramono: Jangan Khawatir Berlebihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:13
pullman
Megapolitan

Hotel Pullman Central Park Kebakaran, 14 Mobil Damkar Dikerahkan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:58

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2091 shares
    Share 836 Tweet 523
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2214 shares
    Share 886 Tweet 554
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Persebaya Juara Grup B, Persija Dampingi ke Semifinal Piala Presiden

    903 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3186 shares
    Share 1274 Tweet 797
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.