• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Harga Pangan Kian Terkendali, Strategi GPM Kunci Stabilitas Nasional

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 14 April 2026 - 21:15
in Ekonomi
Aktivitas jual beli di pasar tradisional berlangsung ramai, dengan pedagang menawarkan berbagai komoditas pangan seperti cabai dan bawang kepada pembeli yang memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah harga yang relatif stabil. Foto: Dok. Bapanas

Aktivitas jual beli di pasar tradisional berlangsung ramai, dengan pedagang menawarkan berbagai komoditas pangan seperti cabai dan bawang kepada pembeli yang memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah harga yang relatif stabil. Foto: Dok. Bapanas

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Langkah terstruktur dan konsisten mulai menunjukkan hasil. Di tengah tantangan fluktuasi harga, Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus mengakselerasi berbagai intervensi untuk memastikan stabilitas pangan tetap terjaga di seluruh penjuru negeri.

Sejumlah program strategis digulirkan secara paralel. Penyaluran beras SPHP telah menembus 98 ribu ton, sementara Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar sebanyak 3.816 kali di 36 provinsi dan 341 kabupaten/kota. Tak hanya itu, bantuan pangan juga menjangkau masyarakat melalui distribusi 56,2 juta kilogram (kg) beras dan 11,2 juta liter minyak goreng kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

BacaJuga:

TRIV Gandeng Indomaret, Akses Investasi Kripto Menjangkau 300 Ribu Gerai

Listrik Surya untuk Koperasi Desa: MoU Kemenkop-Green X Bidik Desa 3T

Liburan Sekolah Lebih Seru di Swiss-Belresort Dago Heritage, Pesan Melalui Aplikasi Mobile

Upaya ini bukan sekadar angka di atas kertas. Dampaknya mulai terasa pada pergerakan inflasi yang menunjukkan tren lebih terkendali. Inflasi bulanan Maret tercatat lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, dan stabilitas tersebut terus berlanjut hingga April.

Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto, menekankan pentingnya intensitas intervensi di tingkat daerah sebagai kunci pengendalian harga.

“GPM menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas harga. Kami terus mendorong peningkatan pelaksanaan GPM di seluruh wilayah agar manfaatnya dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat. Terutama daerah-daerah yang realisasi GPM-nya masih relatif rendah,” terang Andriko dalam keterangannya seperti dikutip, Selasa (14/4/2026).

Ia menerangkan, dinamika harga di daerah sangat dipengaruhi oleh kekuatan pasokan serta efektivitas intervensi. Wilayah dengan pelaksanaan GPM yang terbatas cenderung lebih rentan terhadap gejolak harga, terutama untuk komoditas sensitif seperti cabai, bawang merah, telur, dan daging ayam.

Melalui GPM, tekanan harga pada komoditas tersebut berhasil diredam, menjaga daya beli masyarakat tetap stabil.

Di sisi lain, kondisi ketersediaan pangan nasional disebut berada dalam posisi yang sangat kuat. Andriko memastikan tidak ada kekhawatiran terkait pasokan komoditas utama.

“Pangan kita dalam kondisi baik, bahkan kalau kita mau sebut kondisi kita sangat baik. Pangan kita cukup dan hari ini kita tidak impor terkait dengan beras, jagung, bawang merah, cabai besar, cabai rawit, daging ayam ras, telur ayam ras, gula konsumsi,” terangnya.

Pengawasan distribusi juga diperketat melalui Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Pangan. “Jadi, per minggu pertama April kita sudah melakukan pengawasan di 77.629 titik di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Dari sisi indikator, Indeks Perkembangan Harga (IPH) hingga minggu kedua April menunjukkan kondisi yang relatif stabil. Sebanyak 22 provinsi mengalami kenaikan, sementara 16 provinsi lainnya mencatat penurunan. Di tingkat kabupaten/kota, jumlah wilayah yang mengalami kenaikan IPH turun menjadi 149, dari sebelumnya 160 wilayah.

Khusus untuk komoditas cabai merah, pergerakan harga masih terkendali dan berada dalam rentang Harga Acuan Penjualan (HAP), yakni Rp37.000 hingga Rp55.000 per kg.

Dengan kombinasi intervensi yang semakin luas dan pengawasan yang ketat, sinyal positif dari sektor pangan semakin menguat, menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. (her)

Tags: harga bahan pokokinflasi IndonesiaStabilitas Pangan

Berita Terkait.

TRIV Gandeng Indomaret, Akses Investasi Kripto Menjangkau 300 Ribu Gerai
Ekonomi

TRIV Gandeng Indomaret, Akses Investasi Kripto Menjangkau 300 Ribu Gerai

Senin, 20 April 2026 - 21:27
Listrik Surya untuk Koperasi Desa: MoU Kemenkop-Green X Bidik Desa 3T
Ekonomi

Listrik Surya untuk Koperasi Desa: MoU Kemenkop-Green X Bidik Desa 3T

Senin, 20 April 2026 - 21:03
Ekonomi

Liburan Sekolah Lebih Seru di Swiss-Belresort Dago Heritage, Pesan Melalui Aplikasi Mobile

Senin, 20 April 2026 - 20:31
Indonesia Nahkodai Forum Global HS, Imbas ke Perdagangan dan Harga Barang
Ekonomi

Indonesia Nahkodai Forum Global HS, Imbas ke Perdagangan dan Harga Barang

Senin, 20 April 2026 - 20:15
Ijazah Pesantren Diakui Negara dan Setara SMP, UAN PKPPS Wustha Dimulai
Ekonomi

Ekspor Perdana 8 Kg Madu, UMKM Binaan Bea Cukai Jambi Buka Jalan ke Pasar Global

Senin, 20 April 2026 - 19:31
bc
Ekonomi

Permintaan Tinggi, Kepiting Mimika Kuasai Pasar Malaysia dan Singapura

Senin, 20 April 2026 - 19:19

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1111 shares
    Share 444 Tweet 278
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    854 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Pramono Lantik 11 Pejabat Jakarta: Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel, Budi Awaludin Kadishub

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.