• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Industri Halal Melesat tapi Akses Pembiayaan Syariah Masih Terbatas, Ada Apa?

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 13 April 2026 - 10:41
in Gaya Hidup
Pembayaran-Syariah

Ilustrasi pembiayaan syariah. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia masih menghadapi tantangan serius. Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) menilai integrasi antara lembaga keuangan syariah dengan industri halal di dalam negeri belum berjalan optimal.

Kondisi ini terlihat dari masih terbatasnya aliran pembiayaan dari sektor keuangan syariah ke industri halal, yang sejatinya memiliki potensi besar untuk berkembang di Indonesia.

BacaJuga:

Bomi Apink Kenakan Cincin Emas Pada Penampilan Panggung Pertamanya Setelah Menikah Dengan Rado

Jung Kyung Ho dan Sooyoung Konfirmasi Putus Setelah Menjalin Hubungan Selama 14 Tahun

J&T Connect Preneur Goes to Campus Hadirkan Inspirasi bagi Wirausahawan Muda

Direktur Infrastruktur Ekonomi Syariah KNEKS, Sutan Emir Hidayat, mengungkapkan bahwa ketidaksinkronan ini menjadi ironi di tengah besarnya peluang ekonomi halal nasional.

“Yang namanya industri halal, seharusnya dibiayai oleh keuangan syariah. Dan keuangan syariah sendiri idealnya hanya membiayai sektor yang halal. Tapi sayangnya, di Indonesia kondisi itu belum sepenuhnya terjadi,” ujar Emir melalui gawai, Senin (13/4/2026).

Menurut Emir, masalah tersebut bukan hanya soal pembiayaan, tetapi juga berkaitan erat dengan kesenjangan antara pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah dan akses nyata terhadap layanan tersebut.

Ia memaparkan, tingkat literasi keuangan syariah di Indonesia saat ini sudah mencapai angka yang cukup signifikan, yakni sekitar 43 persen. Namun, angka tersebut belum diikuti oleh tingkat inklusi yang memadai, yang baru berada di kisaran 13 persen.

“Ini menunjukkan adanya gap yang cukup besar. Masyarakat sudah mulai paham, tapi belum semuanya bisa mengakses layanan keuangan syariah,” jelas Emir.

Kondisi ini, lanjut Emir, menjadi pekerjaan rumah besar bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong integrasi yang lebih kuat antara sektor keuangan syariah dan industri halal.

Ia menekankan pentingnya memperluas implementasi nilai-nilai ekonomi syariah di tengah masyarakat, agar tidak hanya berhenti pada aspek pemahaman, tetapi juga berlanjut pada penggunaan produk dan layanan.

“Kita perlu mensyariahkan ekonomi masyarakat. Dengan begitu, integrasi antara industri halal dan keuangan syariah bisa tercapai, sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi secara bersamaan,” tambahnya.

Dengan potensi pasar yang besar dan mayoritas penduduk muslim, Indonesia dinilai memiliki peluang menjadi pusat ekonomi syariah global. Namun, tanpa sinergi yang kuat antara sektor keuangan dan industri halal, peluang tersebut dikhawatirkan tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal. (her)

Tags: industri halalKNEKSPembiayaan Syariah

Berita Terkait.

apink
Gaya Hidup

Bomi Apink Kenakan Cincin Emas Pada Penampilan Panggung Pertamanya Setelah Menikah Dengan Rado

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:05
jung
Gaya Hidup

Jung Kyung Ho dan Sooyoung Konfirmasi Putus Setelah Menjalin Hubungan Selama 14 Tahun

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:04
jnt
Gaya Hidup

J&T Connect Preneur Goes to Campus Hadirkan Inspirasi bagi Wirausahawan Muda

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:22
Febtusia-Puspitasari
Gaya Hidup

Edukasi Jelang Hari Jantung Sedunia, PERKI dan Daewoong Soroti Bahaya Angin Duduk

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:50
Wamendiktisaintek: AI Tak Bisa Gantikan Peran Manusia dalam Pengambilan Keputusan
Gaya Hidup

Sooyoung dan Jung Kyung Ho Dikabarkan Putus Setelah 14 Tahun Berpacaran

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:03
Wamendiktisaintek: AI Tak Bisa Gantikan Peran Manusia dalam Pengambilan Keputusan
Gaya Hidup

Diduga Gunakan Sosok Yeontan Milik BTS V, Video Challenge LE SSERAFIM Tuai Kontroversi

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:43

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1148 shares
    Share 459 Tweet 287
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1422 shares
    Share 569 Tweet 356
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    854 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.