• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Dukung Pengawasan Ketat Dana Rp1,6 Triliun untuk Aceh, Komisi II: Jangan Sampai Melenceng

Dilianto - Editor Dilianto -
Minggu, 12 April 2026 - 20:35
in Nusantara
Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Heryawan. Foto: Dokumen DPR RI

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Heryawan. Foto: Dokumen DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Heryawan, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kementerian Dalam Negeri dalam memperketat pengawasan penggunaan dana pemulihan pascabencana di Aceh senilai Rp1,6 triliun.

Langkah monitoring dan evaluasi ini dilakukan menyusul temuan bahwa sejumlah daerah, seperti Bener Meriah dan Aceh Tengah, belum mengalokasikan dana secara tepat sasaran, terutama untuk perbaikan infrastruktur vital seperti jalan dan jembatan.

BacaJuga:

Gempa Bumi Kategori Dangkal Hantam Cilacap di Jawa Tengah

Perkuat Pendidikan Vokasi, Daihatsu Luncurkan Kelas DOJO di SMK Blitar

Kolaboraksi Dompet Dhuafa Bersama Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol Serahkan Donasi untuk Bantu Sumatera

Aher menegaskan bahwa pengawasan ketat menjadi kunci agar anggaran negara benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak bencana.

“Dana sebesar ini harus dipastikan tepat sasaran dan digunakan secara optimal. Infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan adalah urat nadi pemulihan ekonomi masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (12/4/2026).

Mantan Gubernur Jawa Barat dua periode itu juga mengapresiasi peran Inspektorat Jenderal Kemendagri yang menerapkan sistem peringatan dini (early warning system) dalam proses evaluasi.

Ia menilai langkah ini penting untuk mencegah potensi penyimpangan sekaligus memastikan fokus anggaran tetap pada pemulihan layanan publik, termasuk sekolah dan fasilitas umum.

Lebih lanjut, Aher mendukung rencana pemerintah pusat yang akan menurunkan tim langsung ke lapangan dalam waktu dekat. Menurutnya, kehadiran tim pusat tidak hanya memperkuat pengawasan, tetapi juga memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah agar pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Pengawasan yang kuat harus dibarengi dengan pendampingan. Dengan begitu, pemerintah daerah dapat mempercepat realisasi anggaran sesuai indikator capaian yang telah ditetapkan,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Aher menekankan bahwa keberhasilan pemulihan pascabencana tidak semata ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan.

Ia berharap seluruh daerah penerima dana dapat meningkatkan akuntabilitas agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Tujuan akhirnya jelas, masyarakat bisa kembali hidup normal dengan dukungan infrastruktur dan layanan publik yang memadai,” pungkasnya. (dil)

Tags: Bencana AcehDPR RIKomisi II

Berita Terkait.

Gempa Bumi Kategori Dangkal Hantam Cilacap di Jawa Tengah
Nusantara

Gempa Bumi Kategori Dangkal Hantam Cilacap di Jawa Tengah

Kamis, 30 April 2026 - 21:02
Penyerahan
Nusantara

Perkuat Pendidikan Vokasi, Daihatsu Luncurkan Kelas DOJO di SMK Blitar

Kamis, 30 April 2026 - 16:07
DD-Berbagi
Nusantara

Kolaboraksi Dompet Dhuafa Bersama Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol Serahkan Donasi untuk Bantu Sumatera

Kamis, 30 April 2026 - 13:14
Rokok
Nusantara

Bea Cukai Blitar Bongkar Penyelundupan 368.000 Batang Rokok Ilegal dalam Bus ALS

Kamis, 30 April 2026 - 12:03
Operasi-Pasar
Nusantara

Bea Cukai Morowali Amankan 20 Ribu Batang Rokok Ilegal di Area Kawasan Industri

Kamis, 30 April 2026 - 11:12
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Banda Aceh Tindak Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal Sepanjang Bulan Maret hingga April 2026

Kamis, 30 April 2026 - 10:51

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2551 shares
    Share 1020 Tweet 638
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1358 shares
    Share 543 Tweet 340
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1024 shares
    Share 410 Tweet 256
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    782 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.