• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementerian Ekraf dan OJK Luncurkan Infinity Accelerator, Dukung IP Jadi Aset Baru Lewat Blockchain

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 8 April 2026 - 23:03
in Nasional
Teuku-Riefky-Harsya

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Infinity Accelerator 2026: IP as an Asset Class Edition di ACASA Cottage, Bogor, Selasa (7/4/2026). Foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Infinity Accelerator 2026: IP as an Asset Class Edition di ACASA Cottage, Bogor. Program ini merupakan langkah strategis dalam mentransformasi karya kreatif menjadi aset investasi yang likuid dan memiliki daya tawar di tingkat global.

Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa sinergi ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat posisi Indonesia dalam kancah ekonomi digital dunia.

BacaJuga:

Pemerintah Pusat Beri Lampu Hijau Pemda Sesuaikan Penanganan Karhutla

Kemenag Luruskan Soal Wakaf Saham Istiqlal: Bukan IPO, Tapi Ajak Umat Berwakaf

Tri Tito Karnavian Dorong Transformasi Posyandu Perkuat Pelayanan Enam Bidang SPM

“Sinergi ini adalah langkah strategis untuk membangun kedaulatan ekonomi kreatif yang inklusif, sehingga inovasi lokal mampu berdiri sejajar dengan aset bernilai tinggi di pasar keuangan modern,” ujar Menteri Ekraf Selasa (7/4/2026).

Infinity Accelerator merupakan kemitraan strategis Kementerian Ekraf dan OJK yang disepakati melalui MoU pada 24 April 2025. Kolaborasi ini mencakup pertukaran data, riset, hingga peningkatan sumber daya manusia, guna memperkuat implementasi program literasi keuangan serta dukungan subsektor unggulan seperti gim, animasi, musik, dan kuliner.

“Kreator Indonesia adalah kekuatan ekonomi yang luar biasa. Melalui Infinity Accelerator, kami membuka jalan bagi mereka untuk memonetisasi karya melalui skema aset yang bankable,” ujar Direktur Teknologi Digital Baru Kementerian Ekraf Dandy Yudha Feryawan.

Program ini dirancang sebagai pendampingan selama 15 minggu yang dikelola oleh Superteam Indonesia. Infinity Accelerator menjembatani teknologi blockchain dengan kebijakan finansial. Tujuannya menciptakan pasar Kekayaan Intelektual (IP) yang likuid dan layak investasi. Sinergi ini juga hadir sebagai solusi atas tantangan pembiayaan yang selama ini dihadapi pelaku kreatif, sekaligus menjadi instrumen untuk menghubungkan aset lokal dengan investor global secara sah.

“Menjadikan Kekayaan Intelektual sebagai kelas aset likuid adalah lompatan fundamental bagi Indonesia untuk membangkitkan ‘aset tidur’ para pelaku kreatif. Melalui Infinity Accelerator, kita membangun mesin pembuka nilai agar inovasi lokal terhubung langsung dengan pendanaan global secara sah dan teregulasi,” ujar Deputi Utusan Khusus Presiden bidang UMKM, Ekonomi Kreatif & Digital Ery Punta, Hendraswara.

Dalam program ini, 10 startup Web3 terpilih akan dibina untuk mentransformasi hak cipta, merek dagang, dan paten menjadi Programmable IP yang terverifikasi serta dapat ditokenisasi secara fraksional. OJK berperan krusial dalam mengawal aspek keamanan dan perlindungan konsumen, sekaligus menjadikan praktik lapangan ini sebagai referensi dalam merumuskan kebijakan yang relevan.

“Inovasi aset keuangan digital harus diimbangi dengan perlindungan konsumen. Melalui Infinity Accelerator, OJK melakukan pendekatan proaktif untuk merumuskan kebijakan berbasis praktik lapangan, memastikan ekosistem IP-backed tumbuh secara aman dan bertanggung jawab,” ucap Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital Otoritas Jasa Keuangan Ludy Arlianto.

Implementasi teknis program bertumpu pada tiga pilar: Engineering Sovereignty (solusi blockchain lokal), Integritas Operasional (penyelarasan risiko), dan Skala Ekonomi (dorongan ekspor digital). Sepuluh startup yang terlibat—Libere, Kraflab, Kollect, NanoFi, The Wandersun, AlterFUN, Invisiblefund, RepoRamp, Creo Engine, dan Khuga—akan melewati tahapan The Foundation (registrasi IP on-chain), The Accelerator (pengembangan model bisnis), hingga The Post-Accelerator (penyusunan ringkasan kebijakan). (ney)

Tags: Infinity AcceleratorKementerian EkrafOJK

Berita Terkait.

karhutla
Nasional

Pemerintah Pusat Beri Lampu Hijau Pemda Sesuaikan Penanganan Karhutla

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:23
thobib
Nasional

Kemenag Luruskan Soal Wakaf Saham Istiqlal: Bukan IPO, Tapi Ajak Umat Berwakaf

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:12
tri
Nasional

Tri Tito Karnavian Dorong Transformasi Posyandu Perkuat Pelayanan Enam Bidang SPM

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:21
tito
Nasional

Mendagri Dorong Forkopimda Sumatera Solid Jaga Pertumbuhan Ekonomi dan Stabilitas Daerah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:44
Tundra Meliala Mundur sebagai Ketum AMKI, Transparansi Keuangan Jadi Sorotan
Nasional

Tundra Meliala Mundur sebagai Ketum AMKI, Transparansi Keuangan Jadi Sorotan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:42
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Kemendagri Undang Pandawara Group Kampanyekan Kebersihan Lingkungan
Nasional

Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Kemendagri Undang Pandawara Group Kampanyekan Kebersihan Lingkungan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:41

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2211 shares
    Share 884 Tweet 553
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1148 shares
    Share 459 Tweet 287
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    998 shares
    Share 399 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.