• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Peta Wapres 2029 Mulai Terbaca, 3 Nama Ini Disebut Paling Dekat ke Prabowo

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 6 April 2026 - 14:25
in Headline
Prabowo

Presiden Prabowo Subianto didampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka saat memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara Jakarta, Jumat (13/3/2026). Foto: Dokumen Setkab

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kontestasi menuju Pilpres 2029 perlahan mulai memunculkan peta awal. Menariknya, sorotan justru bukan pada calon presiden (capres), melainkan pada siapa yang akan mendampingi Presiden Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden (cawapres).

Analis Komunikasi Politik Hendri Satrio melihat ada tiga nama yang berpotensi masuk radar kuat: Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Wakil Presiden saat ini Gibran Rakabuming Raka.

BacaJuga:

Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Ciamis dan Lampung

KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat dan 2 Lainnya Jadi Tersangka Korupsi

KPK Periksa 8 Orang Hasil OTT Lombok Barat, Termasuk Bupati Lalu Ahmad Zaini

Pria yang akrab disapa Hensa itu menilai, pertarungan untuk posisi cawapres justru akan jauh lebih kompetitif dibanding perebutan kursi capres.

“Pak Prabowo ini tinggal satu periode lagi, 2034 pasti selesai, dia harus pintar-pintar milih wapres. Nah kalau intuisi politik saya, dia enggak bisa milih yang beda partai politik,” ujar Hensa dalam podcast YouTube Newlitics & Helmy Yahya Bicara, seperti dikutip pada Senin (6/4/2026).

Nama Teddy Indra Wijaya muncul sebagai salah satu figur yang mulai dilirik publik. Selain menduduki posisi strategis di lingkaran kekuasaan, intensitas kemunculannya di ruang publik turut memperkuat citranya.

“Letkol Teddy juga digadang-gadang, banyak netizen yang menyebut dia sebagai calon potensial mendampingi Prabowo,” jelas Hensa.

Sementara itu, Dedi Mulyadi dinilai memiliki kekuatan berbeda. Basis dukungan yang kuat, khususnya di Jawa Barat, menjadi nilai tambah yang tidak bisa diabaikan. Namun, Hensa menilai peluang tersebut tetap bergantung pada kesiapan partai dalam membuka ruang lebih luas.

“KDM-nya sendiri tidak masalah menurut saya. Tapi apakah Gerindra sudah siap menjadi partai terbuka? Itu pertanyaannya. Karena masih ada nama-nama dari lingkaran keluarga yang juga digadang-gadang,” terangnya.

Menurutnya, skenario paling ideal bagi Dedi adalah tetap berada di posisi wakil, mendampingi Prabowo sebagai calon presiden.

“Paling ideal. Karena Gerindra tidak kehilangan apa-apa kalau KDM maju, karena ini kadernya dia juga. Belum lagi KDM itu disukai, dicintai masyarakat Jawa Barat yang basis pemilihnya sangat besar,” kata Hensa.

Meski demikian, jalan Dedi menuju posisi puncak dinilai tidak mudah. Faktor historis turut menjadi pertimbangan, mengingat belum banyak presiden Indonesia yang berasal dari latar belakang Sunda melalui jalur pemilihan langsung.

“Tapi dengan kekuatannya KDM hari ini, menurut saya dia layak diperhitungkan oleh Pak Prabowo, apalagi kalau memang Prabowo ingin membesarkan Gerindra di 2029,” katanya.

Di antara semua nama, Gibran Rakabuming Raka masih dinilai sebagai kandidat paling kuat untuk posisi wakil presiden.

“Masih Gibran. Yang kedua saya menjagoin KDM, karena dari sisi partai politiknya pun masuk,” ujarnya.

Namun, Hensa memberikan catatan penting terkait kemungkinan duet Prabowo-Gibran kembali di 2029. Ia menilai, secara politik, skenario tersebut bukan lagi pilihan paling ideal.

Menurutnya, kehadiran Gibran sejak Pilpres 2024 merupakan bagian dari strategi besar untuk mempersiapkannya sebagai calon presiden di masa depan. Jika kembali ditempatkan sebagai wakil, langkah tersebut justru berpotensi memperlambat laju politiknya.

“Kalau Prabowo bersama Gibran lagi di 2029, itu artinya Prabowo membesarkan Gibran. Memang mempersiapkan Gibran sebagai calon presiden,” kata Hensa.

Ia menegaskan, target utama yang sejak awal dirancang adalah menjadikan Gibran sebagai pemimpin nomor satu, bukan sekadar pendamping.

“Prabowo kemungkinan tidak butuh Jokowi lagi untuk menang di 2029 karena dia adalah incumbent. Dia akan memilih cawapres yang tidak punya ambisi mengganggu posisinya dan elektabilitas Gerindra,” tambah Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu.

Dengan dinamika ini, satu hal menjadi jelas: jalan menuju 2029 bukan hanya soal siapa yang memimpin, tetapi juga siapa yang berdiri di sisi kanan kekuasaan. (her)

Tags: capresCawapresPilpres 2029Prabowo Subianto

Berita Terkait.

Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Ciamis dan Lampung
Headline

Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:32
kpk
Headline

KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat dan 2 Lainnya Jadi Tersangka Korupsi

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:47
lalu
Headline

KPK Periksa 8 Orang Hasil OTT Lombok Barat, Termasuk Bupati Lalu Ahmad Zaini

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:45
Ahmad-Zaini
Headline

KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Bupati Lombok Barat

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:34
Prabowo
Headline

Digitalisasi Perlinsos Dikebut, Prabowo Ingin Bantuan Tepat Sasaran Tanpa Hambatan Birokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:40
bowo
Headline

Prabowo Tepis Tudingan Program MBG Bikin Rupiah dan Saham Anjlok

Senin, 20 Juli 2026 - 22:02

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3180 shares
    Share 1272 Tweet 795
  • Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12558 shares
    Share 5023 Tweet 3140
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1413 shares
    Share 565 Tweet 353
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2882 shares
    Share 1153 Tweet 721
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2740 shares
    Share 1096 Tweet 685
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.