INDOPOSCO.ID – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman tegas terhadap Israel. Militer Iran menyatakan bahwa seluruh kedutaan besar Israel di kawasan dapat menjadi target sah jika terjadi serangan terhadap fasilitas diplomatik Iran.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh juru bicara markas pusat Khatam Al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, pada Sabtu (4/4/2026). Ia menegaskan bahwa setiap bentuk agresi terhadap kedutaan atau pusat diplomatik Iran akan dibalas secara langsung.
“Jika ada serangan terhadap fasilitas diplomatik Iran, maka seluruh kedutaan Israel di kawasan akan menjadi sasaran yang sah bagi angkatan bersenjata Iran,” ujarnya sebagiamana dilansir oleh Sputnik melalui Antara.
Ancaman ini muncul di tengah eskalasi konflik yang semakin tajam. Sebelumnya, pada 28 Februari, Amerika Serikat bersama Israel dilaporkan melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk ibu kota Teheran. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur dan korban sipil.
Sebagai balasan, Iran melakukan serangan ke wilayah Israel serta fasilitas militer milik Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Rangkaian aksi saling serang ini memicu kekhawatiran internasional akan potensi konflik yang lebih luas.
Pengamat menilai, pernyataan terbaru dari Iran menandai fase baru dalam eskalasi konflik, di mana target tidak lagi terbatas pada instalasi militer, tetapi juga berpotensi meluas ke simbol-simbol diplomatik.
Komunitas internasional kini dihadapkan pada tantangan besar untuk meredakan ketegangan, sekaligus mencegah konflik terbuka yang dapat mengganggu stabilitas kawasan secara lebih luas. (dil)










