INDOPOSCO.ID – Jenderal Randy George resmi menanggalkan jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) pada awal April 2026. Langkah itu diambil menyusul perintah pensiun dini dari Pentagon di tengah meningkatnya ketegangan militer AS dengan Iran di Timur Tengah.
Juru bicara Pentagon Sean Parnell membenarkan hal tersebut. Namun, ia enggan merinci lebih jauh mengenai alasan spesifik di balik pensiun dini Jenderal George.
“Kepala Staf Angkatan Darat AS Jenderal Randy George pensiun sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-41, yang berlaku segera,” kata Parnell dilansir dari Al Jazeera, Jumat (3/4/2026).
Banyak pihak beranggapan bahwa tidak mungkin memisahkan keputusan Jenderal George dari pengaruh besar posisi Menteri Pertahanan Pete Hegseth.
Hegseth mendorong strategi ofensif yang lebih agresif, seperti yang terlihat dalam kepemimpinan atas perang Iran. Sementara Jenderal senior cenderung lebih berhati-hati dan berbasis pada strategi strategis jangka panjang, menimbulkan konflik saat pendekatan Hegseth dianggap lebih politis daripada taktis.
Di sisi lain, Pentagon disinyalir menyiapkan ribuan tentara termasuk Marinir dan Divisi Lintas Udara ke-82 ke wilayah tersebut. Opsi itu disiapkan untuk menghancurkan kapasitas rudal Iran, memusnahkan angkatan laut mereka, dan mengamankan uranium yang diperkaya.
Meski opsi terus disiapkan, keputusan akhir pengiriman belum difinalisasi dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkadang menyatakan tidak ingin mengirim pasukan darat. Namun, Teheran menyatakan siap menghadapi serangan darat AS. (dan)










