INDOPOSCO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah bangunan rusak akibat gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi Maluku Utara pada Kamis (2/4/2026).
“Kaji cepat sementara mencatat, di Provinsi Sulawesi Utara terdapat satu unit hotel, lima kantor, dan satu fasilitas umum (Gedung KONI) terdampak di Kota Manado,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat (3/4/2026).
Di Kabupaten Minahasa, tercatat 17 rumah, satu kantor pemerintahan, dua fasilitas ibadah, dan satu akses jalan terdampak. Lebih lanjut, di Provinsi Maluku Utara dilaporkan di Kota Ternate terdapat 32 rumah rusak berat, 36 rusak sedang.
“66 rusak ringan, serta 6 fasilitas ibadah terdampak. Di Kota Tidore Kepulauan terdapat 25 rumah rusak ringan, lima fasilitas ibadah, dan satu fasilitas umum terdampak,” ujar Abdul Muhari.
Sedangkan di Kabupaten Halmahera Selatan terdapat dua rumah rusak sedang dan satu fasilitas pendidikan serta 1 jembatan terdampak. Di Kabupaten Halmahera Tengah terdapat dua rumah rusak berat dan 5 rumah rusak sedang.
“Sementara di Kabupaten Halmahera Barat terdapat lima rumah rusak ringan. BPBD setempat melakukan penanganan darurat di lokasi kejadian,” jelas Aam disapanya.
Di samping itu, dampak gempa di Sulawesi Utara, terdapat satu korban meninggal dunia di Kota Manado dan satu korban luka ringan di Kabupaten Minahasa.
Gempa berkekuatan Magnitudo 7,6 dengan kedalaman 33 km itu berpusat di laut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 233 gempa susulan dengan magnitudo terbesar Magnitudo 5,8.(dan)









