• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dari Kota Malang, Candyco Kembangkan Kerajinan Rajut Custom dengan Dukungan BRI dan LinkUMKM

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 31 Maret 2026 - 23:45
in Ekonomi
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Candyco merupakan usaha kerajinan rajut di Kota Malang yang berdiri pada 2020 dan dikenal melalui produk unggulan berupa bunga rajut serta boneka rajut. Usaha ini juga menyediakan layanan pesanan custom yang memungkinkan pelanggan memesan produk sesuai referensi dan kebutuhan.

Didukung oleh 15 tenaga kerja, Candyco memasarkan produknya melalui gerai, reseller, marketplace, social commerce, skema business-to-business (B2B), serta pameran dan event, dengan jangkauan pembeli dari pasar lokal hingga antar kota.

BacaJuga:

Loan Factory BTN: Strategi Cerdas Kejar Pertumbuhan Tanpa Abaikan Risiko

Freeport Indonesia Terus Berperan Sebagai Fondasi Ekonomi Papua

DPR Nilai PNM dan Pegadaian Jadi Jalan Ekonomi Warga Naik Kelas

Co-Founder Candyco, Adillah Dhianida Khanza, mengatakan bahwa pengembangan usaha rajut custom menuntut konsistensi kualitas, kesiapan kapasitas produksi, serta penguatan pengelolaan SDM agar pemenuhan permintaan pelanggan tetap stabil.

“Candyco berawal dari hobi merajut yang kemudian berkembang setelah melihat peluang pasar serta mendapat dukungan dari orang-orang terdekat untuk mulai menjual produk rajutan. Pada tahap awal, penjualan dilakukan melalui marketplace. Karena dijalankan sambil kuliah, usaha ini sempat vakum pada 2022–2023, lalu kembali aktif pada 2024 dan membuka gerai di Kota Malang. Perjalanan hingga mencapai tahap sekarang tidak mudah, terutama dalam beradaptasi terhadap tren pasar serta mengelola SDM agar tetap mampu memenuhi permintaan pelanggan,” ujarnya.

Candyco mengembangkan produk rajut handmade dengan fokus pada bunga rajut dan boneka rajut sebagai produk yang paling diminati pelanggan. Dalam mendukung operasional harian, Candyco menggunakan QRIS BRI untuk memperlancar penerimaan pembayaran dari pelanggan.

Di sisi pengembangan usaha, LinkUMKM menjadi bagian dari penguatan bisnis Candyco melalui akses ke berbagai program pelatihan dan pendampingan.

Adillah juga mengikuti program Seven Days Challenge yang diselenggarakan oleh LinkUMKM, yaitu tantangan terstruktur selama tujuh hari yang mengajak pelaku UMKM membuat konten harian dengan pendekatan micro storytelling untuk merangkum perjalanan bisnis dan menyiapkan rencana pengembangan berikutnya.

“Seru karena kami bisa melakukan rewind dan refleksi atas berbagai hal yang sudah dijalankan selama perjalanan membangun bisnis, sehingga membantu kami menyusun strategi ke depan,” ungkapnya.

Hingga akhir 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM sebagai sarana pendampingan usaha secara daring, mulai dari peningkatan kapasitas, perluasan pasar, hingga percepatan proses naik kelas.

LinkUMKM menghadirkan enam fitur utama yang saling terintegrasi, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan Register NIB, serta didukung lebih dari 750 modul pembelajaran untuk memperkuat soft skill dan hard skill pelaku usaha.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyampaikan bahwa Candyco menjadi contoh bagaimana dukungan LinkUMKM mampu memperkuat kapasitas UMKM melalui akses pembelajaran, pendampingan, dan program yang relevan.

“Candyco menunjukkan bahwa daya saing UMKM bertumpu pada pengelolaan usaha yang konsisten, kualitas yang terjaga, dan kesiapan memenuhi permintaan pasar. LinkUMKM menyediakan akses pembelajaran, pendampingan, serta program yang aplikatif agar pelaku usaha dapat menata bisnisnya lebih terukur sesuai tahap pengembangan. Melalui penguatan kapasitas tersebut, BRI mendorong UMKM memperluas pasar dan membangun fondasi usaha yang tangguh untuk tumbuh berkelanjutan,” pungkasnya. (adv)

Tags: BBRIbriCandycoLinkUMKMUMKM

Berita Terkait.

btn
Ekonomi

Loan Factory BTN: Strategi Cerdas Kejar Pertumbuhan Tanpa Abaikan Risiko

Selasa, 14 April 2026 - 11:01
freeport
Ekonomi

Freeport Indonesia Terus Berperan Sebagai Fondasi Ekonomi Papua

Selasa, 14 April 2026 - 10:30
eko
Ekonomi

DPR Nilai PNM dan Pegadaian Jadi Jalan Ekonomi Warga Naik Kelas

Selasa, 14 April 2026 - 03:30
pge
Ekonomi

PGE–PLN IP Kunci Tarif, Teknologi Bottoming Siap Dongkrak Listrik Bersih

Selasa, 14 April 2026 - 02:20
menkop
Ekonomi

Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP

Senin, 13 April 2026 - 20:12
sawit
Ekonomi

BPDP Buka Grant Riset 2026 dengan Prinsip BAIK, Dorong Inovasi Perkebunan

Senin, 13 April 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2502 shares
    Share 1001 Tweet 626
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    751 shares
    Share 300 Tweet 188
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.