INDOPOSCO.ID – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo, meninjau langsung kondisi jaringan telekomunikasi seluler saat puncak arus balik mudik di Pelabuhan Bakauheni, Provinsi Lampung, Jumat (27/3/2026) malam.
Angga Raka tiba di lokasi bersama Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, sekitar pukul 18.30 WIB. Keduanya kemudian berjalan dari Kantor ASDP menuju jalur antrean kendaraan roda dua yang akan menyeberang ke Pelabuhan Merak, Tangerang, Banten.
Di sela peninjauan, Angga Raka menyapa para pemudik dan menanyakan langsung kondisi jaringan seluler yang mereka rasakan selama perjalanan. Berdasarkan hasil dialog tersebut, mayoritas masyarakat menyatakan jaringan dalam kondisi baik.
“Hari ini arus balik mudik diperkirakan mencapai puncaknya. Kami tanya langsung kepada masyarakat, dan Alhamdulillah mereka merasa jaringan aman dan baik,” ujar Angga Raka di Posko Raya Idulfitri Komdigi.
Ia mengungkapkan, kecepatan rata-rata jaringan seluler di kawasan Pelabuhan Bakauheni mencapai sekitar 30 Mbps dengan tingkat keberhasilan layanan (success rate) sebesar 96 persen. “Jadi, Alhamdulillah sangat baik,” katanya.
Selain memantau jaringan, Angga Raka juga mengingatkan para pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan serta memanfaatkan layanan komunikasi dengan bijak. Ia juga meminta masyarakat segera melapor jika mengalami kendala jaringan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap hati-hati. Jika ada kendala komunikasi, silakan segera dilaporkan,” tambahnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, sejak awal arus mudik hingga arus balik, operator seluler menerima lebih dari 10.000 aduan, yang mayoritas berkaitan dengan bandwidth dan kecepatan jaringan. Namun, seluruh gangguan tersebut kini telah berhasil ditangani.
“Kami pantau ada sekitar 10.000 laporan ke opsel (operator seluler) tentang beberapa gangguan, tetapi Alhamdulillah hari ini semuanya sudah terselesaikan,” kata Wamenkomdigi.
Usai menyapa pemudik, Angga Raka melanjutkan peninjauan ke Balai Monitoring (Balmon) Mobile yang beroperasi selama 24 jam untuk memantau trafik sinyal dan frekuensi radio. Ia juga menyempatkan diri berdialog dengan petugas dari Kementerian Komunikasi dan Digital serta perwakilan operator seluler yang bertugas di lapangan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan layanan komunikasi tetap optimal selama periode puncak arus balik, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. (dil)










