• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

AMMAN Tahan Guncangan 2025, Bidik Stabilitas Smelter di 2026

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 26 Maret 2026 - 19:06
in Ekonomi
Produksi emas murni AMMAN pertama pada Juli 2025. Foto: AMMAN

Produksi emas murni AMMAN pertama pada Juli 2025. Foto: AMMAN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN) menutup 2025 sebagai tahun penuh tantangan sekaligus penentu arah baru. Di tengah tekanan operasional akibat transisi tambang dan percepatan hilirisasi, perusahaan justru berhasil menegaskan posisinya sebagai pemain terintegrasi, dari hulu hingga hilir, di industri tembaga dan emas nasional.

Melalui entitas anak usahanya, AMMAN kini resmi bertransformasi menjadi produsen terintegrasi penuh, sekaligus menempati posisi sebagai produsen tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia.

BacaJuga:

Menkop: Rebranding dan Digitalisasi Jadi Strategi Transformasi Koperasi

I-EU CEPA Buka Jalan Produk RI Kuasai Pasar Eropa

Deepal S05 dan Nevo Q05 Hadir di Medan, Changan Perkuat Pasar SUV Listrik

Direktur Utama AMMAN, Arief Sidarto, menyebut 2025 sebagai fase krusial yang menguji ketahanan operasional perusahaan.

“Tahun 2025 merupakan tahun transisi yang sangat penting bagi AMMAN. Peralihan ke Fase 8 dengan kadar bijih lebih rendah, bersamaan dengan proses ramp-up smelter, menimbulkan tekanan jangka pendek. Namun, kami berhasil menuntaskan transformasi strategis menjadi produsen terintegrasi penuh,” ujar Arief dalam keterangannya, Kamis (26/3/2026).

Sepanjang tahun, operasional smelter sempat terhenti sementara pada Juli–Agustus untuk perbaikan fasilitas utama. Meski demikian, performa berangsur pulih menjelang akhir tahun, ditopang izin ekspor konsentrat yang diperoleh pada Oktober 2025.

Momentum penting juga tercatat di sektor hilir. Produksi katoda tembaga dimulai Maret 2025, disusul emas murni pada Juli—menandai lompatan signifikan dalam penciptaan nilai tambah.

Di sisi hulu, aktivitas tambang tetap berjalan sesuai rencana, meski volume material turun 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Produksi bijih meningkat, namun dengan kadar lebih rendah, sehingga berdampak pada efisiensi dan biaya.

Secara keseluruhan, produksi konsentrat tercatat 446.563 ton, turun 41 persen secara tahunan. Produksi tembaga mencapai 209 juta pon, sementara emas sebesar 102.758 ons. Meski turun, realisasi ini sebagian besar masih melampaui target internal.

Kinerja keuangan mencerminkan fase adaptasi tersebut. Penjualan bersih tercatat US$1,847 juta, turun dari tahun sebelumnya, dengan kontribusi terbesar datang dari kuartal IV seiring stabilnya operasi smelter.

EBITDA mencapai US$1,057 juta dengan margin meningkat ke 57 persen, menunjukkan efisiensi yang mulai terbentuk dari strategi hilirisasi. Sementara laba bersih berada di US$258 juta.

“Meski ada tekanan sementara, fundamental jangka panjang tembaga dan emas tetap kuat. Fokus kami ke depan adalah stabilitas smelter, disiplin biaya, dan keunggulan operasional,” tegas Arief.

Memasuki 2026, AMMAN membidik produksi konsentrat hingga 900 ribu ton kering, dengan kandungan 485 juta pon tembaga dan 579 ribu ons emas. Namun, perusahaan masih menahan proyeksi produk hilir, sembari memprioritaskan kestabilan operasi smelter.

“Di tengah dinamika tersebut, AMMAN juga melanjutkan proyek strategis seperti pembangunan PLTGU (Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap), fasilitas LNG, serta ekspansi pabrik konsentrator, langkah yang diyakini akan memperkuat daya saing biaya dan ketahanan operasional ke depan,” tambahnya.

Dengan fondasi yang kian matang, 2025 bukan sekadar tahun penuh tekanan bagi AMMAN, melainkan titik balik menuju fase pertumbuhan yang lebih berkelanjutan. (her)

Tags: AMMANHilirisasi TambangIndustri Tembaga

Berita Terkait.

menkop
Ekonomi

Menkop: Rebranding dan Digitalisasi Jadi Strategi Transformasi Koperasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:51
budi
Ekonomi

I-EU CEPA Buka Jalan Produk RI Kuasai Pasar Eropa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:08
deepal
Ekonomi

Deepal S05 dan Nevo Q05 Hadir di Medan, Changan Perkuat Pasar SUV Listrik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:03
Ciputra-Life
Ekonomi

Bisnis Makin Kencang, Ciputra Life Perkuat Modal dan Portofolio

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:32
Petugas-Bank
Ekonomi

Atasi Fluktuasi Harga Emas, Pegadaian Hadirkan Solusi Cicil Tabungan Emas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:00
Agus-Haryoto-Widodo
Ekonomi

Asbanda: BPD Tak Minta Proteksi, tapi Kesempatan yang Setara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:29

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.