• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Rabu, 25 Maret 2026 - 00:13
in Internasional
Ilustrasi - Bendera negara Iran dan Amerika Serikat. Foto: Antara/Anadolu Ajansi/pri.

Ilustrasi - Bendera negara Iran dan Amerika Serikat. Foto: Antara/Anadolu Ajansi/pri.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menegaskan kesiapan negaranya untuk memfasilitasi pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran guna meredakan ketegangan di kawasan tersebut.

“Dengan syarat mendapat persetujuan dari AS dan Iran, Pakistan siap dan merasa terhormat menjadi tuan rumah untuk memfasilitasi pembicaraan yang bermakna dan menghasilkan kesepakatan guna penyelesaian komprehensif atas konflik yang sedang berlangsung,” kata Shehbaz Sharif seperti dilansir dari Sky News, Selasa (24/3/2026).

BacaJuga:

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Menlu: Negara Berduka, Indonesia Mengutuk dan Desak Investigasi PBB

Iran Ancam Targetkan Kedubes Israel, Ketegangan Timur Tengah Kian Memanas

UU Hukuman Mati Disahkan Israel, DPR RI: Ancaman Nyata bagi Genosida Tahanan Palestina

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengklaim bahwa pemerintahannya telah melakukan pembicaraan yang sangat baik dan produktif dengan Iran terkait upaya pengakhiran konflik di kawasan tersebut.

“Saya telah memerintahkan Departemen Perang untuk menunda semua serangan militer terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari, tergantung pada keberhasilan pertemuan dan diskusi yang sedang berlangsung,” ujarTrump terpisah melalui akun Truth Social pribadinya @realDonaldTrump, Senin (23/3/2026).

Trump juga sempat mengeluarkan ultimatum terhadap Iran, mengancam akan menghancurkan seluruh infrastruktur pembangkit listrik negara tersebut jika Selat Hormuz tidak dibuka sepenuhnya dalam kurun waktu 48 jam ke depan.

“Jika Iran tidak membuka sepenuhnya tanpa ancaman, Selat Hormuz dalam waktu 48 jam sejak saat ini Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mereka,” ucap Trump melalui Truth Social pribadinya @realDonaldTrump, Minggu (22/3/2026).

Pernyataan itu disampaikannya sehari setelah ia menyinggung pengakhiran perang. Sementara itu, ancaman Iran di Selat Hormuz telah melumpuhkan jalur pelayaran tersebut dan memicu lonjakan harga minyak.

Wakil Ketua Parlemen Iran Ali Nikzad mendesak pemerintah agar tidak bernegosiasi dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, di tengah berhembusnya isu pembicaraan baru untuk mengakhiri perang di kawasan tersebut.

Langkah tersebut diambil karena Nikzad menilai Trump tidak bermartabat dan telah terbukti berbohong. Ia mencatat bahwa Iran sudah dua kali dibohongi Amerika Serikat dalam proses perundingan sebelumnya.

“Republik Islam Iran, dengan dukungan rakyatnya, berdiri teguh atas kemampuan militernya, dan jika Trump berkata jujur, ia harus mengumumkan dengan siapa ia bernegosiasi,” jelas Ali Nikzad terpisah seperti dilansir dari Al Jazeera, pagi tadi. (dan)

Tags: ASIranisrael

Berita Terkait.

sugiono
Internasional

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Menlu: Negara Berduka, Indonesia Mengutuk dan Desak Investigasi PBB

Minggu, 5 April 2026 - 07:07
netanyahu
Internasional

Iran Ancam Targetkan Kedubes Israel, Ketegangan Timur Tengah Kian Memanas

Minggu, 5 April 2026 - 05:50
sukamta
Internasional

UU Hukuman Mati Disahkan Israel, DPR RI: Ancaman Nyata bagi Genosida Tahanan Palestina

Minggu, 5 April 2026 - 04:44
haji
Internasional

Tinjau Penyelenggaraan Haji 2026, Komite III DPD RI: Kami Ingin Pastikan Kesiapan Layanan

Minggu, 5 April 2026 - 02:20
kholid
Internasional

Israel Legalkan Hukuman Mati untuk Tahanan Palestina, PKS: Ini Kejahatan Sistemik Menuju Genosida

Sabtu, 4 April 2026 - 23:23
abbas
Internasional

Bushehr 4 Kali Diserang, Iran Peringatkan Bahaya Besar

Sabtu, 4 April 2026 - 23:03

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.